MOMSMONEY.ID - Dada ayam mengandung sedikit karbohidrat, menjadikannya pilihan protein terbaik untuk penderita gula darah tinggi. Dengan mengganti makanan tinggi karbohidrat dengan ayam tanpa lemak, Anda bisa mencegah lonjakan gula darah.
Hema Pratima, dokter umum, memaparkan, ayam adalah sumber protein tanpa lemak, penting untuk perbaikan jaringan, pertumbuhan otot, dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Protein memainkan peran penting dalam pengelolaan gula darah dengan memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat.
Sehingga, mencegah peningkatan cepat kadar gula darah setelah makan. Mengutip dari Apollo247.com, memasukkan protein yang cukup ke dalam makanan juga membantu menjaga rasa kenyang dan mengurangi risiko makan berlebihan.
Baca Juga: Kelola Kadar Gula Darah Pascaoperasi Usus Buntu, Tekan Risiko Komplikasi Fatal
Dada ayam tanpa kulit lebih rendah lemak jenuh
Asupan lemak jenuh yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Keduanya merupakan masalah umum bagi penderita diabetes atau gula darah tinggi.
Dada ayam tanpa kulit cenderung rendah lemak jenuhnya dibandingkan sumber protein lain seperti potongan daging merah berlemak. Hal ini menjadikan ayam sebagai pilihan yang menyehatkan sekaligus baik untuk jantung.
Ayam tidak hanya kaya akan protein berkualitas tinggi, tetapi juga kaya akan vitamin dan mineral penting yang penting untuk kesehatan:
- Vitamin B6: Penting untuk fungsi otak, kesehatan kekebalan tubuh, dan produksi sel darah merah.
- Niacin (Vitamin B3): Mendukung proses metabolisme dan meningkatkan kesehatan kulit.
- Fosfor: Penting untuk menjaga kesehatan tulang dan fungsi sel.
- Selenium: Bertindak sebagai antioksidan, melindungi sel dari kerusakan dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.
Nutrisi ini sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan dapat membantu mengurangi komplikasi yang umumnya terkait dengan gula darah tinggi.
Cara memasak dada ayam tanpa memicu lonjakan gula darah
Meski ayam memiliki dampak minimal terhadap kadar gula darah, cara memasak dapat memengaruhi pengendalian glukosa. Memasangkan ayam dengan sayuran rendah glikemik, biji-bijian, atau lemak sehat membantu menciptakan makanan seimbang yang mendukung kestabilan kadar gula darah.
Sebaiknya, olah ayam dengan cara dipanggang yang dipadukan dengan brokoli kukus atau salad quinoa. Selain itu, hindari menggoreng ayam dengan minyak dalam jumlah besar atau menggunakan bumbu yang mengandung gula.
Hal tersebut bisa menambah lemak dan karbohidrat yang tidak perlu, sehingga menyebabkan lonjakan gula darah. Menumis adalah cara cepat dan sehat untuk memasak ayam sekaligus mengonsumsi banyak sayuran.
Gunakan sedikit minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak alpukat dalam wajan panas. Masukkan irisan dada ayam tanpa kulit dan masak hingga kecokelatan.
Kemudian, tambahkan berbagai sayuran seperti paprika, brokoli, kacang polong dan jamur. Bumbui dengan kecap asin rendah natrium, jahe, dan bawang putih untuk hidangan lezat yang ramah bagi penderita diabetes.
Selain itu, Anda juga bisa mengukus ayam yang membantu mempertahankan nutrisi dan kelembapan daging. Letakkan potongan ayam tanpa kulit di dalam wadah pengukus di atas air mendidih.
Tambahkan rempah segar, irisan lemon, dan siung bawang putih untuk menambah cita rasa. Kukus ayam selama sekitar 20 menit atau hingga matang sempurna.
Metode ini tidak memerlukan tambahan lemak dan menjaga tekstur ayam tetap empuk.
Baca Juga: Manfaat Timun untuk Gula Darah: Efek Antioksidannya Redakan Resistensi Insulin
Tips memilih bagian ayam untuk penderita gula darah tinggi
Saat memilih ayam untuk diet ramah diabetes, pertimbangkan tips berikut:
1. Pilihlah ayam tanpa kulit
Ayam tanpa kulit terutama dada ayam, merupakan sumber protein tanpa lemak. Menghilangkan kulit membantu menghilangkan kelebihan lemak yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan masalah kardiovaskular.
Keduanya lebih sering terjadi pada penderita gula darah tinggi.
2. Pilih ayam segar
Ayam segar atau beku tanpa tambahan natrium atau pengawet adalah pilihan paling sehat. Produk olahan ayam seperti ayam goreng, nugget ayam, atau sosis ayam, seringkali mengandung tambahan gula, lemak tidak sehat, dan natrium.
Bahan tambahan ini dapat berdampak negatif terhadap pengendalian gula darah dan kesehatan secara keseluruhan. Pilihlah ayam segar atau ayam yang diproses secara minimal untuk menjaga kontrol yang lebih baik terhadap pola makan dan kesehatan.
3. Pilih opsi organik atau ayam kampung
Ayam organik atau ayam kampung cenderung lebih rendah lemak tidak sehat dan bebas antibiotik dan hormon. Meski pilihan ini mungkin lebih mahal, namun bisa jadi pilihan yang lebih sehat dalam jangka panjang.
Ayam organik dan ayam kampung sering kali dipelihara dalam kondisi yang lebih baik, sehingga dapat menghasilkan kualitas nutrisi yang lebih tinggi. Sekian penjelasan mengenai dada ayam yang lebih aman untuk penderita gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News