MOMSMONEY.ID - Ada beberapa suplemen yang bisa bantu menurunkan gula darah tinggi, lho. Mari intip selengkapnya di sini!
Kadar gula darah yang tinggi tidak selalu menimbulkan gejala di awal, tetapi dampaknya bisa serius jika dibiarkan dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat memengaruhi berbagai organ tubuh, mulai dari jantung, ginjal, hingga saraf.
Oleh karena itu, menjaga gula darah tetap stabil menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Selain pola makan seimbang, olahraga, dan pengelolaan stres, beberapa suplemen juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
Suplemen ini bekerja dengan berbagai cara, seperti meningkatkan sensitivitas insulin, memperlambat penyerapan gula, atau mendukung metabolisme tubuh.
Baca Juga: 6 Minuman Sehat yang Bantu Turunkan Gula Darah secara Alami
Bersumber dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa suplemen yang bisa bantu menurunkan gula darah tinggi:
1. Asam alpha lipoic
Asam alpha lipoic adalah antioksidan yang telah diteliti untuk membantu penderita diabetes dan komplikasinya. Namun, hasil penelitian masih belum konsisten.
Ada studi yang menunjukkan suplemen ini tidak berpengaruh pada gula darah, kolesterol, atau trigliserida. Sementara itu, beberapa penelitian lain menunjukkan adanya perbaikan pada gejala saraf akibat diabetes, meskipun tidak semua hasil mendukung hal ini.
Secara umum, suplemen ini dianggap aman dalam dosis normal. Efek samping yang mungkin muncul antara lain sakit kepala, mual, dan muntah.
2. Kayu manis
Suplemen kayu manis dalam beberapa penelitian terbukti dapat menurunkan gula darah puasa dan meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes tipe 2 dan pradiabetes.
Selain itu, kayu manis juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaatnya.
Kayu manis umumnya aman jika dikonsumsi kurang dari 6 g per hari. Namun, jenis kayu manis tertentu mengandung kumarin yang tinggi, yang bisa berbahaya bagi hati jika dikonsumsi berlebihan.
3. Magnesium
Magnesium adalah mineral yang penting untuk membantu mengontrol gula darah. Kadar magnesium yang cukup dalam tubuh dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih rendah.
Suplemen magnesium dapat membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Namun, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan diare, mual, dan kram perut.
4. Kromium
Kromium membantu meningkatkan kerja insulin dan mendukung proses metabolisme gula dalam tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen kromium dapat sedikit membantu menurunkan kadar HbA1c pada penderita diabetes tipe 2, meskipun tidak berpengaruh besar pada gula darah puasa.
Perlu berhati-hati jika mengonsumsi kromium bersama obat diabetes, karena bisa menyebabkan gula darah terlalu rendah.
5. Seng
Seng atau zinc berperan dalam fungsi insulin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan seng yang cukup dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Efeknya terlihat lebih jelas pada kelompok tertentu, seperti orang yang tinggal di pedesaan.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Buah Rendah Gula yang Aman untuk Gula Darah
6. Vitamin D
Vitamin D berperan dalam menjaga fungsi metabolisme tubuh. Asupan yang cukup dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Suplemen vitamin D juga dapat membantu mengontrol gula darah pada orang dengan pradiabetes. Namun, konsumsi berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti mual, lemas, dan batu ginjal.
7. Asam lemak Omega 3
Omega 3 dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan metabolik.
Beberapa penelitian menunjukkan omega 3 dapat membantu mengontrol gula darah, tetapi ada juga studi yang tidak menemukan manfaat signifikan.
Suplemen ini umumnya aman, tetapi dosis tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan irama jantung dan efek samping seperti mual atau gangguan pencernaan.
8. Berberine
Berberine adalah senyawa alami yang dapat membantu mengontrol gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen ini dapat memperbaiki berbagai indikator diabetes, seperti HbA1c, gula darah setelah makan, dan resistensi insulin.
Namun, berberine tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui karena dapat berbahaya bagi bayi.
9. Probiotik
Probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Pada penderita diabetes tipe 2, beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu menurunkan gula darah puasa, HbA1c, dan resistensi insulin.
10. Lidah buaya
Suplemen lidah buaya dalam beberapa penelitian menunjukkan potensi untuk menurunkan gula darah puasa. Namun, bukti ilmiahnya masih terbatas dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Bantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
11. Gymnema
Gymnema adalah tanaman herbal yang mengandung senyawa aktif yang diduga dapat membantu mengontrol gula darah.
Meski memiliki potensi, penelitian tentang manfaat dan keamanannya masih belum cukup, sehingga perlu kajian lebih lanjut.
Itulah beberapa suplemen yang bisa bantu menurunkan gula darah tinggi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News