MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa makanan dan minuman penurun tekanan darah yang lebih baik dari suplemen? Mari cek selengkapnya di sini!
Menjaga tekanan darah tetap stabil tidak selalu harus dimulai dari rak suplemen. Dalam kehidupan sehari-hari, pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi secara rutin justru dapat memberi pengaruh lebih besar terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Beberapa makanan mengandung kalium, magnesium, nitrat alami, serat, hingga antioksidan yang membantu tubuh mengatur keseimbangan cairan, mendukung pelebaran pembuluh darah, dan menjaga sirkulasi tetap optimal. Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, manfaatnya juga hadir bersama nutrisi lain yang tidak selalu ditemukan dalam bentuk suplemen.
Baca Juga: 7 Makanan yang Bisa Mempengaruhi Tekanan Darah Anda
Makanan dan Minuman Penurun Tekanan Darah yang Lebih Baik dari Suplemen
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa makanan dan minuman penurun tekanan darah yang lebih baik dari suplemen:
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau mengandung kalium dan magnesium yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Kedua mineral ini bekerja dengan membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh dan mendukung pembuluh darah agar lebih rileks.
Pilihan yang bisa dicoba antara lain:
- Arugula
- Daun bit
- Sawi hijau
- Bayam
- Swiss chard
Sebuah penelitian tahun 2023 menunjukkan bahwa konsumsi sekitar 1 cangkir sayuran hijau setiap hari dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah hingga sekitar 22%.
2. Kacang dan Polong-polongan
Kacang dan polong-polongan kaya akan serat larut yang dicerna lebih lambat oleh tubuh.
Jenis serat ini membantu menjaga tekanan darah dengan mendukung penurunan kolesterol LDL, membantu mengendalikan peradangan, dan menjaga gula darah tetap lebih stabil sehingga pembuluh darah tidak mudah mengalami gangguan.
Beberapa pilihan yang baik meliputi:
- Kacang hitam
- Buncis
- Edamame
- Kacang merah
- Lentil
Penelitian menunjukkan konsumsi sekitar 1 cangkir per hari dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi hingga 30%.
Jika menggunakan produk kalengan, pilih yang rendah natrium atau tanpa tambahan garam.
3. Buah Beri
Buah beri mengandung polifenol, yaitu senyawa alami tumbuhan yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Salah satu jenis polifenol yang penting adalah antosianin yang memberi warna merah, biru, atau ungu pada buah.
Senyawa ini membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif sehingga pembuluh darah dapat bekerja lebih baik dan menghasilkan oksida nitrat yang membantu pelebaran pembuluh darah.
Pilihan buah beri meliputi:
- Blackberry
- Blueberry
- Cranberry
- Raspberry
- Stroberi
Beberapa penelitian menemukan asupan antosianin harian berkaitan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.
4. Yogurt atau Susu Rendah Lemak
Produk susu rendah lemak menyediakan kalium, magnesium, dan kalsium yang mendukung pengaturan tekanan darah.
Nutrisi tersebut membantu:
- Menyeimbangkan kadar natrium dan cairan tubuh
- Mendukung kontraksi otot jantung yang normal
- Membantu kelancaran sirkulasi darah
Untuk orang dewasa dengan pola makan sekitar 2.000 kalori per hari, anjuran umum berkisar 2 sampai 3 porsi produk susu rendah lemak.
Yogurt juga memiliki manfaat tambahan karena dapat mendukung pembentukan senyawa yang berhubungan dengan pengaturan tekanan darah.
Baca Juga: 4 Minuman Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Terbaik
5. Gandum dan Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh menyediakan serat, magnesium, kalium, dan senyawa antioksidan yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.
Beberapa contohnya:
- Jelai
- Beras merah
- Soba
- Oat
- Quinoa
- Gandum hitam utuh
- Gandum utuh
Pola makan yang rutin memasukkan biji-bijian utuh dikaitkan dengan kemungkinan tekanan darah tinggi yang lebih rendah.
6. Ikan Berlemak
Ikan berlemak menjadi sumber asam lemak omega-3 yang membantu mendukung fungsi pembuluh darah.
Omega-3 juga membantu meningkatkan ketersediaan oksida nitrat yang mendukung relaksasi pembuluh darah.
Pilihan yang kaya omega-3 meliputi:
- Ikan teri
- Ikan haring
- Ikan tenggiri
- Salmon
- Sarden
Rekomendasi umum adalah mengonsumsi minimal 2 porsi ikan per minggu, terutama ikan berlemak.
7. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang dan biji menggabungkan beberapa nutrisi sekaligus dalam porsi kecil, seperti lemak sehat, magnesium, serat, dan antioksidan.
Makanan ini juga mengandung L-arginin, yaitu asam amino yang digunakan tubuh untuk menghasilkan oksida nitrat.
Pilihan yang baik antara lain:
- Almond
- Biji chia
- Biji rami
- Pistachio
- Biji labu
- Kenari
Pilih versi tanpa tambahan garam agar manfaatnya lebih optimal.
8. Jus Bit
Bit mengandung nitrat alami yang dapat diubah tubuh menjadi oksida nitrat.
Jus bit segar menjadi pilihan yang cukup populer karena kandungan nitratnya lebih terkonsentrasi dibanding saat dikonsumsi setelah direbus.
Penelitian menunjukkan konsumsi sekitar 1 cangkir jus bit per hari dapat membantu mendukung penurunan tekanan darah sistolik.
Namun, bit tetap mengandung gula alami sehingga konsumsinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Baca Juga: 7 Herbal dan Bumbu Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Layak Dicoba
Itulah beberapa makanan dan minuman penurun tekanan darah yang lebih baik dari suplemen. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News