M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Fakta Perbedaan Ketombe dan Kulit Kepala Kering, Sekilas Bentuknya Mirip

5 Fakta Perbedaan Ketombe dan Kulit Kepala Kering, Sekilas Bentuknya Mirip
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Seringkali orang terkecoh dan tak mengetahui bahwa ketombe berbeda dari kulit kepala kering.

Meski memiliki tampilan yang sekilas mirip, ketombe dengan kulit kepala kering memiliki penyebab dan cara mengatasi yang berbeda.

Berikut ini MomsMoney hadirkan 5 fakta perbedaan ketombe dan kulit kepala kering agar Anda tak salah mengira.

Baca Juga: Waspada, Inilah 6 Tanda Tubuh Kelebihan Protein yang Bisa Ganggu Fungsi Ginjal

Sekilas tentang Ketombe vs Kulit Kepala Kering

Ketombe nyatanya berbeda dari kulit kepala kering (dry scalp). Melansir dari Loreal Professionnel UK, ketombe biasa dikaitkan dengan ketidakseimbangan kulit kepala yang menyebabkan produksi sel tulit mati jadi terlalu aktif.

Sementara kulit kepala kering secara harfiah berarti kulit di kepala Anda kering dan tak memperoduksi minyak alami yang cukup untuk menjaga kelembapannya.

Gejala Mirip, Penyebab Berbeda

Secara tampilan, kulit kepala kering memiliki tampilan berupa serpihan putih berbentuk kecil yang memang berasal dari kulit kepala terkelupas. Sementara ketombe cukup berbeda.

Baca Juga: 6 Penyebab Mengapa Pria Tua Menyukai Wanita yang Lebih Muda, No 6 Bikin Ngeri!

Ketombe tak dipengaruhi dari jenis kulit kepalanya. Bisa saja seseorang memiliki rambut berminyak ataupun rambut kering dengan kulit kepala terkelupas.

Ini menjadi perbedaan penting karena penanganan ketombe berbeda dari kulit kepala kering.

Ketombe
Ketombe

Baca Juga: 5 Pelukis Paling Terkenal di Dunia, dari Van Gogh, Da Vinci, hingga Michelangelo

Tampilan Ketombe vs Kulit Kepala Kering

Apabila Anda memiliki masalah kulit kepala kering (dry scalp), maka rambut juga akan ikut kering, bukan malah berminyak.

Melansir Living Proof, ciri bentuk kulit kepala kering akan berupa serpihan kering berwarna putih kecil. Bukan bentuk serpihan besar atau berwarna kuning.

Namun jika itu ketombe, maka bentuknya berupa serpihan besar yang berminyak, disertai warna putih atau kekuningan. Kulit kepala pun akan terlihat memerah/bersisik, meski rambut berminyak.

Baca Juga: 5 Minuman Pereda Gejala Flu, Cocok Dikonsumsi saat Cuaca Ekstrem Begini

Penyebab Ketombe vs Kulit Kepala Kering

Penyebab ketombe, menurut American Academy of Dermatology, yang dikutip dari Greatist merupakan kombinasi beberapa faktor termasuk:

  1. Infeksi jamur
  2. Sensitif terhadap produk rambut tertentu
  3. Minyak alami rambut yang keluar berlebihan

Sebuah studi tahun 2016 juga menemukan hubungan antara bakteri kulit kepala dengan ketombe.

Penyebab kulit kepala kering ialah:

  1. Menggunakan produk perawatan rambut yang terlalu keras
  2. Merokok
  3. Cuaca dingin
  4. Diabetes, penyakit ginjal, tiroid
  5. HIV
  6. Psoriasis, dermatitis atopik, ataupun dermatitis seboroik

Baca Juga: 6 Tips Pernikahan Langgeng yang Wajib Pasutri Tahu biar Terhindar dari Perceraian

Cara atasi ketombe & kulit kepala kering

Untuk mengatasi ketombe, Dr King dari Real Simple menyarankan untuk menggunakan produk rambut bersifat antijamur dan antimikroba.

Bahan-bahan ini biasanya terdapat pada sulfida, zinc pyrithione, ketoconazole, tar batubara, asam salisilat dan minyak pohon teh.

Untuk mengatasi kulit kepala kering (dry scalp), kuncinya adalah menggunakan bahan-bahan yang lembut dan menenangkan seperti asam hialuronat.

Hindari produk shampoo yang mengandung deterjen, serutama bahan ammonium lauryl sulfate dan ammonium laureth sulfate.

Itulah berbagai fakta menarik perbedaan antara ketombe dengan kulit kepala kering. Jadi, sudah tahu kan apa permasalahan kepala Anda?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Masuki Usia 35 Tahun, Ini Upaya McDonalds Indonesia Untuk Konsumen

McDonalds Indonesia memasuki perayaan 35 tahun dengan mengedepankan layanan dan aneka menu enak ke konsumen

IHSG Anjlok, Ini Saham-saham Paling Banyak Dijual Asing di Sesi I (28/1)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026 sampai lebih dari 8%. 

Pecah Rekor Baru, Harga Emas Hari Ini Tembus ke atas US$ 5.200

Harga emas hari ini di pasar global naik 1,7% mencapai rekor tertinggi US$ 5.268,58 per troi ons pukul 14.08 WIB. Simak pemicunya!

Tetap Tenang, Begini Tips Investor Menyikapi Momentum Pasar yang Fluktuatif

BNI Sekuritas membagikan tips investor dalam menyikapi momentum pasar domestik yang fluktuatif. Simak ulasannya di sini! 

AirAsia Move Ajak Traveler Jelajah Hidden Gems di Kawasan ASEAN, Begini Caranya

Lewat kampanye Travel More for Less, AirAsia Move mengajak traveler mengenal sisi lain Asia Tenggara lewat destinasi-destinasi tersembunyi.​

Promo Es Krim Alfamart: Borong Wall's dan Campina, Beli 2 Gratis 1!

Banyak yang belum tahu, promo es krim Alfamart berakhir 31 Januari 2026. Cek daftar merek yang diskon besar sekarang juga!

Diskon 45% Skincare di Alfamart? Cek Promo Alfamart Personal Care Fair Ini!

Diskon Alfamart Personal Care Fair hingga 45% berlaku sampai 31 Januari 2026. Dapatkan produk perawatan wajah dan tubuh dengan harga terbaik.

Katalog Promo Alfamart Gantung (Gajian Untung) Periode 28 Januari-3 Februari 2026

Manfaatkan Promo Alfamart Gantung Periode 28 Januari-3 Februari 2026 untuk belanja hemat selama musim gajian ini.

Trading Halt Dicabut, IHSG Lanjut Melorot Lebih dari 8%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penurunan setelah tading halt. IHSG turun 8,25% ke level 8.239 pada pukul 8:14 WIB. 

Trading Halt! BEI Bekukan Perdagangan Sementara Setelah IHSG Anjlok 8%

Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%