M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

 10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

Protein sering dikaitkan dengan pembentukan otot dan pemulihan tubuh setelah beraktivitas. Namun, manfaat protein sebenarnya jauh lebih luas. Nutrisi ini juga berperan dalam menjaga fungsi organ, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

Meski demikian, tidak semua sumber protein memberikan dampak yang sama terhadap kesehatan jantung. Memilih protein yang tepat dapat membantu mengontrol kadar kolesterol, menjaga tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, konsumsi sumber protein tertentu secara berlebihan justru dapat meningkatkan risiko gangguan jantung.

Anda tidak perlu menjalani pola makan yang rumit untuk mendapatkan manfaat tersebut. Beberapa perubahan sederhana dalam memilih dan mengolah sumber protein sudah dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung.

Baca Juga: 10 Daftar Minuman untuk Dikonsumsi Agar Jantung Tetap Sehat

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung:

1. Konsumsi Daging Unggas Tanpa Kulit

Dada ayam dan daging kalkun tanpa kulit termasuk sumber protein hewani yang baik untuk kesehatan. Jenis protein ini mengandung lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan daging merah, tetapi tetap kaya protein.

Saat mengolahnya, pilih metode memasak seperti memanggang, merebus, atau mengukus. Batasi penggunaan saus tinggi garam dan lemak agar manfaat kesehatannya tetap optimal.

2. Pilih Ikan Berlemak dan Makanan Laut Rendah Merkuri

Ikan dan makanan laut merupakan sumber protein yang baik sekaligus kaya nutrisi. Ikan berlemak seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang mendukung kesehatan jantung.

Pilih ikan segar, beku, atau kalengan dengan kandungan natrium rendah. Hindari produk yang digoreng atau dilapisi tepung karena dapat menambah lemak dan kalori.

3. Batasi Daging Merah dan Pilih yang Tanpa Lemak

Daging merah sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Jika ingin mengonsumsinya, pilih potongan yang lebih rendah lemak seperti tenderloin, sirloin, atau daging giling rendah lemak.

Hindari memasak daging pada suhu yang terlalu tinggi dalam waktu lama karena dapat menghasilkan senyawa yang kurang baik bagi kesehatan. Gunakan bumbu secukupnya dan kurangi tambahan mentega atau saus berlemak.

4. Konsumsi Telur Secara Wajar

Telur merupakan sumber protein lengkap karena mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, telur juga menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan.

Bagi sebagian besar orang, mengonsumsi sekitar 1 butir telur per hari masih dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai jumlah yang sesuai.

5. Pilih Produk Susu Rendah Lemak

Produk susu dapat menjadi sumber protein sekaligus kalsium yang baik. Untuk mendukung kesehatan jantung, pilih produk rendah lemak dan tanpa tambahan gula berlebihan.

Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi antara lain yogurt Yunani tanpa pemanis, kefir, susu rendah lemak, keju rendah lemak, dan keju cottage.

Baca Juga: 8 Kebiasaan yang Berbahaya untuk Kesehatan Jantung Anda

6. Perbanyak Konsumsi Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati yang kaya serat dan rendah lemak jenuh. Kombinasi ini menjadikannya pilihan yang baik untuk kesehatan jantung.

Beberapa jenis yang bisa dicoba antara lain kacang hitam, kacang merah, lentil, buncis, kacang adzuki, kacang hijau, dan kacang polong. Jika menggunakan produk kalengan, pilih yang rendah natrium atau bilas terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

7. Pilih Kacang dan Biji-bijian Tanpa Tambahan Garam

Kacang dan biji-bijian tidak hanya mengandung protein, tetapi juga lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral.

Pilihan yang baik meliputi almond, kenari, pistachio, kacang mete, pecan, serta biji chia, biji labu, biji bunga matahari, dan biji wijen. Sebaiknya pilih produk tanpa tambahan gula, garam, atau minyak berlebih.

Karena kalorinya cukup tinggi, konsumsilah dalam porsi yang sesuai.

8. Ganti Biji-bijian Olahan dengan Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh umumnya mengandung lebih banyak protein dan serat dibandingkan versi olahannya.

Quinoa merupakan salah satu contoh yang menarik karena mengandung protein lengkap. Selain quinoa, Anda juga dapat memilih oatmeal, beras merah, sorgum, millet, farro, dan gandum utuh.

9. Tambahkan Sayuran yang Mengandung Protein

Meski kandungan proteinnya tidak setinggi kacang-kacangan atau produk hewani, beberapa sayuran tetap dapat memberikan tambahan protein dalam menu harian.

Contohnya adalah brokoli, asparagus, kubis brussel, artichoke, dan jagung. Mengombinasikan sayuran ini dengan sumber protein utama dapat membantu meningkatkan kualitas nutrisi makanan Anda.

10. Konsumsi Tahu, Tempe, dan Produk Kedelai

Produk kedelai merupakan sumber protein nabati berkualitas tinggi. Tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai tanpa pemanis mengandung protein lengkap yang menyediakan seluruh asam amino esensial.

Selain protein, produk kedelai juga mengandung berbagai nutrisi dan senyawa tanaman yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Itulah beberapa cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.