M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Manfaat Olahraga untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi Anda

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata tersimpan sejumlah manfaat olahraga untuk menurunkan kadar gula darah tinggi, lho. Apa sajakah itu?

Olahraga adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Selain mendukung pencapaian berat badan ideal dan meningkatkan kesehatan jantung, olahraga memiliki efek langsung dalam membantu menurunkan kadar gula darah.

Tapi, bagaimana sebenarnya olahraga bekerja dalam menurunkan gula darah? Apa yang terjadi di tubuh Anda saat bergerak? MomsMoney akan membahasnya di sini.

Baca Juga: Apakah Minum Air Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi? Ini Jawabannya

Melansir dari laman Health Shots, ini dia beberapa manfaat olahraga untuk menurunkan kadar gula darah tinggi:

1. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Olahraga membuat sel-sel tubuh Anda lebih peka terhadap insulin. Saat Anda bergerak, otot-otot berkontraksi dan menggunakan glukosa dari darah sebagai sumber energi. Insulin membantu memindahkan glukosa ini ke dalam sel-sel otot.

Dengan olahraga rutin, sensitivitas reseptor insulin dalam sel-sel otot meningkat, sehingga tubuh dapat mengatur kadar gula darah lebih efisien. Hal ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang tinggi.

Penelitian dalam Frontier Physiology menunjukkan bahwa olahraga secara signifikan dapat menurunkan kadar insulin dan meningkatkan pengelolaan gula darah.

2. Meningkatkan Massa Otot

Latihan kekuatan, seperti angkat beban atau latihan resistensi, membantu membangun massa otot. Otot yang lebih besar dan kuat membutuhkan lebih banyak glukosa untuk energi karena metabolisme otot bekerja lebih aktif.

Dengan bertambahnya massa otot, tubuh Anda lebih efisien menyerap glukosa dari darah, sehingga mengurangi kebutuhan insulin. Hal ini tidak hanya meningkatkan sensitivitas insulin, tetapi juga mencegah lonjakan gula darah yang tinggi.

Menurut pakar kebugaran Mahesh Ghanekar, otot yang lebih besar membantu mengelola kadar gula darah dengan lebih baik karena memanfaatkan glukosa secara optimal.

Baca Juga: Apa Penyebab Gula Darah Tinggi pada Orang yang Tidak Diabetes?

3. Mengurangi Stres

Stres dapat meningkatkan kadar gula darah karena tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin sebagai bagian dari respons fight-or-flight. Ketika stres berlangsung lama, kadar kortisol yang tinggi dapat memengaruhi pengelolaan gula darah dan membuat tubuh lebih rentan terhadap lonjakan gula.

Olahraga membantu mengurangi stres dengan merangsang pelepasan hormon endorfin, yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi tekanan emosional. Dengan suasana hati yang lebih baik dan tingkat stres yang lebih rendah, tubuh Anda lebih mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

4. Membakar Kalori dan Mengelola Berat Badan

Obesitas adalah salah satu penyebab utama resistensi insulin, di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik. Kondisi ini sering menyebabkan kadar gula darah tinggi.

Olahraga yang membakar kalori, seperti jogging, bersepeda, atau jalan cepat, membantu mengurangi lemak tubuh dan menjaga berat badan yang sehat. Dengan menurunkan berat badan, sensitivitas insulin meningkat, sehingga tubuh lebih efisien dalam mengelola kadar gula darah.

Studi dari StatPearls menyebutkan bahwa mengurangi berat badan melalui olahraga teratur dapat secara signifikan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Baca Juga: 3 Tips Mengontrol Gula Darah ala Budaya Jepang, Bantu Turunkan Risiko Diabetes

Nah, itu tadi ulasan lengkap tentang manfaat olahraga untuk menurunkan kadar gula darah tinggi. Olahraga memberikan manfaat besar dalam mengontrol kadar gula darah dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin, membangun massa otot, mengurangi stres, dan membantu mengelola berat badan.

Untuk hasil yang optimal, cobalah mengombinasikan latihan aerobik, seperti jalan cepat atau bersepeda, dengan latihan kekuatan. Selain itu, lakukan olahraga secara konsisten dan sesuaikan intensitasnya dengan kemampuan tubuh Anda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fenomena Nebeng di Tengah Kondisi Kenaikan Biaya Hidup

Budaya nebeng di Indonesia memang bukan budaya baru. Bahkan, sebelum adanya jasa ride-hiling, komunitas untuk nebeng menebeng sudah ada.

Masih Ada Celah Bagi Produk UMKM Masuk Jaringan Ritel Modern

Sebanyak sepuluh produk pangan usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) berhasil masuk jaringan ritel modern besutan AEON Indonesia.

Promo Hypermart Daily Fresh 11-17 September 2026, Cake-Frozen Food Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 11-17 September 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Promo Alfamart Serba Gratis Weekend 11-13 September 2026, Oronamin C Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Weekend Periode 11-13 September 2026 untuk belanja produk favorit lebih hemat.

Promo Indomaret Weekend Treats 11-13 September 2026, Belfoods Safari Beli 1 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 11-13 September 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Butter Baby Hadirkan Menu Spesial Bertema Dangdut dan Dessert Run 6K

Dari panggung dangdut hingga rute lari pagi, Butter Baby mengajak Jakarta merayakan dessert culture dengan cara yang lebih ekspresif.

Tekanan Global Masih Bayangi Pasar, Investor Disarankan Tetap Selektif

Investor dinilai perlu tetap selektif dengan mencermati fundamental dan perkembangan likuiditas domestik. 

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 11-13 September 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Pasar Saham Membaik, tapi Belum Saatnya Bertindak Agresif

Pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Manulife Aset Manajemen Indonesia ungkap sinyal yang ditunggu sebelum bersikap agresif.

Beberapa Langkah Supaya Koperasi Bisa Naik Kelas

Salah satu langkah agar koperasi bisa go internasional adalah dengan mengikuti pameran internasional untuk membuka akses pasar.