M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Alasan Gula Tidak Bagus untuk Kesehatan Tubuh Jika Dikonsumsi Berlebihan

11 Alasan Gula Tidak Bagus untuk Kesehatan Tubuh Jika Dikonsumsi Berlebihan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa alasan gula tidak bagus untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan!

Tubuh memang membutuhkan gula sebagai sumber energi, tetapi konsumsi berlebihan dapat mengubah manfaat tersebut menjadi ancaman bagi kesehatan Anda.

Dalam kehidupan sehari hari gula sering hadir di berbagai makanan dan minuman tanpa disadari. Mulai dari teh manis, roti, saus, camilan, hingga minuman kemasan. Tanpa kontrol yang jelas, asupan gula bisa melonjak jauh di atas batas aman.

Dampaknya tidak selalu langsung terasa, tetapi perlahan mengganggu fungsi tubuh dari dalam. Jika Anda sedang berusaha menerapkan pola hidup sehat, memahami alasan mengapa konsumsi gula berlebihan tidak baik bagi tubuh akan membantu Anda lebih bijak dalam memilih makanan.

Baca Juga: 5 Jenis Kacang-Kacangan yang Bantu Turunkan Gula Darah secara Alami

Melansir dari laman Healthline, berikut beberapa alasan gula tidak bagus untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan:

1. Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Obesitas terus meningkat di seluruh dunia, dan gula tambahan terutama dari minuman manis jadi salah satu penyebab utamanya. Minuman seperti soda, jus kemasan, dan teh manis tinggi fruktosa. Jenis gula ini membuat rasa lapar bertambah karena tubuh sulit merasa kenyang.

Studi pada hewan juga menunjukkan fruktosa berlebih bisa menurunkan sensitivitas leptin, hormon yang memberi sinyal kapan harus berhenti makan. Tidak heran minuman manis sangat mudah membuat berat badan naik.

Penelitian pun menghubungkan konsumsi minuman manis dengan obesitas, diabetes tipe 2, serta peningkatan lemak perut yang berbahaya.

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kebiasaan mengonsumsi gula tinggi berkaitan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang naik, dan peradangan. Semua ini adalah faktor risiko penyakit jantung, penyebab kematian nomor satu di dunia.

Sebuah studi besar menemukan orang yang banyak makan gula tambahan lebih berisiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bahkan hanya satu kaleng soda sudah hampir memenuhi batas harian gula yang disarankan.

3. Memicu Jerawat

Makanan manis dan olahan cepat menaikkan gula darah. Lonjakan ini membuat produksi hormon androgen dan minyak kulit meningkat, serta menimbulkan peradangan yang memicu jerawat.

Studi besar menemukan konsumsi makanan manis, produk olahan, dan susu berkaitan dengan risiko jerawat yang lebih tinggi. Sebaliknya, pola makan rendah gula terbukti bisa membantu mencegah jerawat.

4. Menyumbang Risiko Diabetes Tipe 2

Jumlah penderita diabetes terus meningkat dalam 30 tahun terakhir, dan gula jadi salah satu faktor pemicunya. Walau gula tidak langsung menyebabkan diabetes, konsumsi berlebih bisa memicu kenaikan berat badan dan resistensi insulin.

Kondisi ini membuat gula darah terus naik dan akhirnya meningkatkan risiko diabetes. Studi juga menemukan orang yang rutin minum minuman manis lebih berisiko terkena penyakit ini.

Baca Juga: 8 Makanan Tinggi Serat yang Bantu Stabilkan Gula Darah secara Alami

5. Berkaitan dengan Risiko Kanker

Obesitas akibat terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Selain itu, gula berlebih menyebabkan peradangan kronis dan resistensi insulin, yang juga berhubungan dengan kanker.

Tinjauan dari puluhan studi menunjukkan konsumsi tinggi makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko kanker antara 23% hingga 200%, tergantung jenisnya.

6. Mengganggu Kesehatan Mental

Pola makan tinggi gula sering dikaitkan dengan gangguan suasana hati, kecemasan, hingga depresi. Para peneliti menduga hal ini disebabkan oleh peradangan kronis, resistensi insulin, serta terganggunya sistem dopamin di otak.

Studi besar pada pria dan wanita menunjukkan konsumsi gula tambahan yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko depresi.

7. Mempercepat Penuaan Kulit

Gula bisa memicu terbentuknya senyawa bernama AGE (advanced glycation end products) yang merusak kolagen dan elastin, dua protein penting untuk menjaga kulit tetap kencang.

Akibatnya, kulit lebih cepat keriput dan kendur. Dengan kata lain, konsumsi gula berlebih bisa mempercepat penuaan kulit.

8. Mempercepat Penuaan Sel

Di ujung kromosom terdapat telomer yang berfungsi melindungi DNA. Seiring bertambahnya usia, telomer akan memendek. Gaya hidup, termasuk konsumsi gula tinggi, dapat mempercepat proses ini.

Studi menunjukkan anak-anak yang sering minum minuman manis memiliki telomer lebih pendek, tanda bahwa sel mereka menua lebih cepat.

Baca Juga: 12 Ciri-Ciri Terlalu Banyak Konsumsi Gula, Perhatikan ya!

9. Menyebabkan Energi Mudah Drop

Makanan manis memang memberi energi instan, tetapi hanya berlangsung sebentar. Setelah lonjakan gula darah, tubuh mengalami penurunan tajam yang membuat lelah dan lesu.

Analisis penelitian menunjukkan konsumsi gula justru membuat kewaspadaan menurun dan rasa lelah meningkat dalam waktu singkat. Cara lebih sehat untuk menjaga energi stabil adalah mengonsumsi karbohidrat yang kaya serat, dipadukan dengan protein atau lemak.

10. Menyebabkan Perlemakan Hati

Fruktosa berlebih diproses langsung oleh hati. Jika terlalu banyak, hati akan mengubahnya menjadi lemak. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD).

Studi menemukan orang yang rutin minum minuman manis setiap hari memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini.

11. Masih Banyak Dampak Lain

Selain yang sudah disebutkan, gula berlebih juga bisa meningkatkan risiko penyakit ginjal, asam urat, gigi berlubang, hingga penurunan fungsi otak. Beberapa penelitian bahkan mengaitkannya dengan risiko demensia dan Alzheimer.

Itu dia beberapa alasan gula tidak bagus untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Terlalu banyak makan gula tidak hanya menyebabkan berat badan naik, tapi juga berpengaruh pada hampir semua aspek kesehatan, mulai dari jantung, kulit, hati, hingga otak.

Para ahli sepakat bahwa membatasi gula tambahan adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi tubuh dari penyakit kronis.

Baca Juga: 8 Manfaat Lidah Buaya sebagai Tanaman Herbal, Bisa Kontrol Gula Darah lo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Barang di Ruang Tamu yang Sebaiknya Dijauhkan Jika Punya Hewan Peliharaan

Simak cara sederhana menata ruang tamu agar aman untuk hewan peliharaan tanpa mengorbankan kenyamanan dan kebersihan rumah Anda.  

6 Warna Cat Rumah yang Buat Suasana Lebih Tenang dan Ruangan Cerah

Simak inspirasi warna cat rumah yang menenangkan, membuat ruangan terasa cerah, dan cocok untuk hunian Anda di masa depan.  

Biaya Dokter Gigi Makin Terasa Mahal, Begini Cara Bijak Mengelolanya Sejak Awal

Berikut informasi biaya dokter gigi terbaru dan tips mengatur anggaran agar keuangan tetap aman. Yuk, cek sebelum sakit gigi mendadak.  

Cara Buka Rekening BRI Online Lewat BRImo, Praktis dan Bisa dari Manapun

Simak cara buka rekening BRI online lewat BRImo yang praktis, aman, dan bisa dilakukan dari rumah tanpa perlu antre ke bank.  

Kartu Kredit Digital, Pilihan Cerdas untuk Transaksi Praktis di Zaman Sekarang

Cek yuk, beberapa manfaat kartu kredit digital untuk Anda yang ingin transaksi lebih mudah, aman, dan sesuai kebutuhan kedepan.

Deretan Film dan Serial Yang Bakal Tayang di Netflix Tahun Ini

Sejumlah film dan serial baru akan tayang di Netflix sepanjang tahun 2026 ini. Ada yang sudah ditunggu?

Hujan Amat Deras di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/1)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 6 Januari 2026 dan dan Rabu 7 Januari 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat.

7 Efek Samping Botox yang Penting Diketahui Sebelum Melakukannya

Yuk, pahami beberapa efek samping botox yang penting diketahui sebelum melakukannya berikut ini.     

7 Cara Alami Menambah Energi Tanpa Minum Kopi yang Bisa Anda Coba

Ternyata ini dia beberapa cara alami menambah energi tanpa minum kopi yang bisa Anda coba. Apa sajakah itu?

6 Buah yang Meredakan Kram Perut saat Menstruasi secara Alami, Konsumsi yuk

Tahukah bahwa ada buah yang meredakan kram perut saat menstruasi secara alami, lo. Mau coba konsumsi?