M O M S M O N E Y I D
Santai

8 Manfaat Lidah Buaya sebagai Tanaman Herbal, Bisa Kontrol Gula Darah lo

8 Manfaat Lidah Buaya sebagai Tanaman Herbal, Bisa Kontrol Gula Darah lo
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Manfaat lidah buaya sebagai tanaman herbal tak perlu diragukan lagi. Lidah buaya adalah tanaman herbal dengan sifat antioksidan dan antibakteri. 

Manfaat lidah buaya antara lain mengurangi plak gigi, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan fungsi pelindung kulit, dan mengatur gula darah. Lidah buaya adalah tanaman tebal berbatang pendek yang menyimpan air di daunnya. 

Baca Juga: 14 Obat Batuk Alami​ yang Memanfaatkan Tanaman Herbal

Kerry Boyle, seorang dokter akupunktur dan pemilik di Integrative Acupuncture, menjelaskan, tanaman ini bisa mengobati luka kulit hingga menurunkan kadar gula darah,” ucapnya, dilansir dari Medicalnewstoday.com.

Ini dia ulasan yang membahas tentang manfaat lidah buaya sebagai tanaman herbal yang bersumber dari Medicalnewstoday.com:

1. Mengandung senyawa yang menyehatkan

Industri kosmetik, farmasi, dan makanan menggunakan lidah buaya untuk produk mereka. Lidah buaya dikenal karena daunnya yang tebal, runcing, dan berwarna hijau. 

Setiap daun mengandung jaringan berlendir yang menyimpan air. Jaringan berisi air ini adalah gel yang mengandung senyawa bioaktif, mengandung vitamin dan antioksidan.

2 .Memiliki sifat antibakteri

Lidah buaya dikenal karena sifat antibakteri, antivirus, dan antiseptiknya. Inilah salah satu alasan mengapa lidah buaya dapat membantu menyembuhkan luka dan mengatasi masalah kulit.

Lidah buaya menghambat pertumbuhan bakteri Staphlococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa.

3. Mempercepat penyembuhan luka

Orang-orang paling sering menggunakan lidah buaya sebagai obat topikal dengan mengoleskannya ke kulit. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lidah buaya merupakan pengobatan topikal yang efektif untuk luka bakar ringan.

Lidah buaya dapat mengurangi waktu penyembuhan luka bakar sekitar 9 hari dibandingkan dengan pengobatan konvensional. Lidah buaya juga membantu mencegah gatal dan infeksi.

4. Mengurangi plak gigi

Kerusakan gigi dan penyakit gusi merupakan masalah kesehatan yang sangat umum. Salah satu cara terbaik untuk mencegah kondisi ini adalah dengan mengurangi penumpukan plak, atau biofilm bakteri pada gigi.

Sebuah studi yang melibatkan 152 anak sekolah berusia 8 hingga 14 tahun membandingkan obat kumur lidah buaya dengan bahan baku obat kumur klorheksidin.

Setelah 4 minggu penggunaan, obat kumur lidah buaya terbukti mengurangi plak, gingivitis, dan bakteri penghasil plak yang sebanding dengan klorheksidin.

Gel lidah buaya juga efektif dalam membunuh jamur yang ditemukan di mulut yang dikenal sebagai Candida albicans.

Baca Juga: 5 Tanaman Herbal yang Bantu Redakan Gejala Penyakit Lupus, Ini Daftar Lengkapnya

5. Membantu mengobati sariawan

Banyak orang mengalami sariawan. Sariawan biasanya terbentuk di bawah bibir, di dalam mulut, dan berlangsung sekitar seminggu. 

Perawatan sariawan menggunakan lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan. Sebuah penelitian tahun 2024 menemukan bahwa penggunaan obat kumur berbahan dasar lidah buaya bisa mengurangi keparahan mukositis oral akibat radioterapi.

6. Mengurangi sembelit

Lidah buaya dapat membantu mengobati sembelit. Anda bisa memanfaatkan ateksnya, bukan gelnya. Lateks adalah residu kuning lengket yang terdapat tepat di bawah kulit daun.

Senyawa kunci yang bertanggung jawab atas efek ini disebut aloin atau barbaloin yang memiliki efek pencahar.

7 .Bermanfaat bagi kulit

Gel lidah buaya topikal dapat memperlambat tanda-tanda penuaan pada kulit. Sebuah penelitian tahun 2020 menunjukkan bahwa konsumsi 40 mikrogram sterol lidah buaya bisa menjaga kelembapan kulit, elastisitas kulit dan kandungan kolagen pada kulit.

8. Menurunkan kadar gula darah

Lidah buaya ternyata bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu memperbaiki manajemen gula darah. Sebuah penelitian di tahun 2021 menyimpulkan bahwa terdapat bukti yang mendukung efek lidah buaya pada pasien pradiabetes atau diabetes tipe 2.

Itu dia penjelasan penting yang memuat tentang manfaat lidah buaya sebagai tanaman herbal yang penting untuk dipahami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trailer dan Poster Film Hasut Dirilis, Sajikan Horor Lewat Suara

Tuta Films merilis trailer dan poster resmi film Hasut yang jadi debut penyutradaraan Ilya Sigma.     

Tanpa 7 Organ Tubuh Ini Ternyata Manusia Masih Bisa Hidup dan Beraktivitas, lo

Beberapa organ tubuh bersifat pendukung. Simak daftar organ tubuh yang membuat manusia tetap bisa bertahan hidup meski tanpa organ tersebut.

Penerapan AI Demi Perluas Pasar bagi UMKM

Penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pemasaran bisa memperluas jangkauan produk besutan dari para UMKM.

Kain Bekas Jadi Alas Bingkai Foto, Ini Ide Dekorasi Rumah yang Penuh Kenangan

Kain bekas bisa diubah menjadi alas bingkai foto unik untuk mempercantik rumah sekaligus menyimpan kenangan lebih bermakna.

5 Area Rumah yang Boleh Berantakan biar Hunian Tetap Rapi dan Tertata

Tidak semua sudut rumah harus selalu rapi. Kenali lima area yang boleh menampung barang agar rumah tetap nyaman dan tertata.

Akad Kredit Rumah: 7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Tanda Tangan KPR

Jangan buru-buru tanda tangan KPR, pahami proses akad kredit rumah, cicilan, tenor, biaya, dan dokumen pentingnya.

Perbedaan Asuransi Berjangka dan Seumur Hidup biar Gak Salah Memilih

Kenali perbedaan asuransi berjangka dan seumur hidup sebelum memilih perlindungan finansial yang sesuai kebutuhan keluarga.

Asuransi Mobil Online Tawarkan Pilihan All Risk dan TLO, Ini Kemudahannya

​Cermati Protect menyediakan pilihan perlindungan all risk dan total loss only (TLO) untuk mobil dengan pengajuan secara online.

Kaya Nutrisi! Ini 7 Manfaat Madu untuk Tumbuh Kembang Si Kecil & Usia Amannya

Ini 7 manfaat madu untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan pencernaan anak. Lengkap dengan panduan penting pemberian madu yang aman.

Run & Rise 2026: Saat Ribuan Langkah Berlari untuk Air Bersih Anak Indonesia

Run & Rise 2026 melibatkan lebih dari 1.200 peserta sekaligus mengajak masyarakat ikut mendukung akses air bersih bagi anak-anak.