M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Penyebab Gula Darah Naik yang Sering Terabaikan

7 Penyebab Gula Darah Naik yang Sering Terabaikan
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, intip beberapa penyebab gula darah naik yang sering terabaikan berikut ini!  

Saat membahas gula darah tinggi, pikiran banyak orang sering langsung tertuju pada konsumsi makanan manis. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Kadar gula darah dipengaruhi oleh berbagai faktor yang terjadi setiap hari, mulai dari pola tidur, tingkat stres, hingga kebiasaan bergerak.

Tidak sedikit orang yang sudah merasa makan cukup sehat tetapi tetap mendapatkan hasil gula darah yang tinggi saat pemeriksaan. Kondisi ini dapat terjadi karena ada kebiasaan kecil yang tanpa disadari ikut memengaruhi cara tubuh mengolah glukosa.

Memahami penyebabnya dapat membantu Anda mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Baca Juga: Ternyata Ini Standar Gula Darah Normal Menurut Usia, Cek yuk!

Penyebab Gula Darah Naik yang Sering Terabaikan

Melansir dari laman EMC Healthcare, di bawah ini beberapa penyebab gula darah naik yang sering terabaikan:

1. Terlalu Sering Mengonsumsi Permen dan Karbohidrat Olahan

Gula darah tidak hanya dipengaruhi oleh makanan yang terasa manis. Makanan tinggi karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti putih, mie instan, kue, dan minuman manis juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Jenis makanan ini mengandung karbohidrat sederhana yang cepat dipecah menjadi glukosa dan diserap oleh tubuh.

Akibatnya, kadar gula darah meningkat dalam waktu singkat setelah makan. Jika kebiasaan ini berlangsung terus dan tidak diimbangi dengan asupan serat atau protein, tubuh akan semakin sulit mengendalikan kadar gula secara optimal.

Karena itu, cobalah mengatur porsi dan kombinasikan makanan dengan sumber protein, lemak sehat, serta sayuran.

2. Kurang Bergerak atau Jarang Berolahraga

Tubuh menggunakan glukosa sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi. Salah satu cara tubuh memanfaatkan gula tersebut adalah melalui aktivitas fisik.

Ketika Anda terlalu lama duduk atau jarang berolahraga, otot menjadi lebih sedikit menggunakan gula dari aliran darah.

Akibatnya, gula dapat menumpuk dan sensitivitas insulin ikut menurun. Kondisi ini membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga kadar gula tetap normal.

Tidak harus olahraga berat, berjalan kaki, peregangan, atau aktivitas ringan secara rutin juga dapat membantu.

3. Stres Berlebihan

Stres tidak hanya memengaruhi kondisi emosional, tetapi juga berdampak pada metabolisme tubuh.

Saat stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin. Hormon tersebut membantu menyediakan energi tambahan dengan meningkatkan kadar gula darah.

Respons ini sebenarnya normal dalam kondisi darurat. Namun jika stres berlangsung terus-menerus, gula darah dapat tetap tinggi meski pola makan sudah dijaga.

Mengatur stres melalui aktivitas yang menyenangkan, olahraga, atau waktu istirahat yang cukup dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh.

4. Kurang Tidur atau Pola Tidur Tidak Teratur

Tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan hormon, termasuk hormon yang mengatur gula darah. Kebiasaan tidur larut malam atau jam tidur yang tidak konsisten dapat mengganggu kerja insulin.

Akibatnya, tubuh menjadi kurang efisien dalam mengolah glukosa sehingga kadar gula lebih mudah meningkat. Usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan durasi tidur yang cukup setiap malam agar metabolisme tubuh tetap berjalan optimal.

Baca Juga: 15 Makanan Penurun Gula Darah dengan Cepat yang Terbukti Ampuh

5. Dehidrasi

Kurang minum ternyata juga dapat memengaruhi kadar gula darah. Saat tubuh kehilangan cairan, konsentrasi gula di dalam darah menjadi lebih tinggi. Pada saat yang sama, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan cairan dan membantu membuang kelebihan gula.

Minum air yang cukup membantu proses metabolisme berjalan lebih baik dan mendukung kestabilan gula darah. Jangan menunggu haus untuk minum. Jadikan konsumsi air sebagai bagian dari rutinitas harian.

6. Penggunaan Obat-obatan Tertentu

Beberapa jenis obat dapat memengaruhi cara tubuh mengatur kadar gula darah. Contohnya adalah obat golongan steroid, pil KB, dan beberapa obat untuk tekanan darah.

Efeknya bisa berbeda pada setiap orang. Pada sebagian kondisi, penggunaan dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan gula darah meningkat. Jika Anda rutin mengonsumsi obat dan mulai melihat perubahan pada hasil pemeriksaan gula darah, konsultasikan dengan tenaga medis untuk evaluasi lebih lanjut.

7. Kondisi Medis Tertentu

Tidak semua kenaikan gula darah berasal dari pola hidup. Ada juga kondisi medis yang membuat tubuh lebih sulit menggunakan gula secara efektif.

Resistensi insulin dan diabetes merupakan contoh yang paling sering terjadi. Selain itu, gangguan hormon seperti PCOS dan sindrom Cushing juga dapat memengaruhi kadar gula darah.

Akibatnya, gula tetap tinggi meski asupan makanan tidak berlebihan. Pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mendeteksi kondisi tersebut lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga: 14 Cara Cepat Turunkan Kadar Gula Darah Tinggi secara Alami

Nah, itulah beberapa penyebab gula darah naik yang sering terabaikan. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo J.CO Rilis Paket Nobar Delivery, 1/2 Lusin Donat & 2 Minuman Mulai Rp 112 Ribu

Momen nobar makin meriah dengan Paket Nobar J.CO. Donat setengah lusin dan dua minuman di promo J.CO mulai Rp 112 ribu. Pesan delivery sekarang!

Promo Superindo Weekday 13-16 Juli 2026, Jeruk-Anggur Import Diskon hingga 35%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 13-16 Juli 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Stop Insecure! Hindari Cara Instan, Ini 7 Cara Mengecilkan Paha dan Betis yang Mudah

Paha dan betis besar sering bikin minder? Coba 7 gerakan mudah ini yang efektif membentuk kaki Anda jadi lebih proporsional.

Wajib Tonton 7 Film Fisika Terbaik Bikin Paham Rahasia Alam Semesta

Tertarik ilmu fisika? 7 rekomendasi film sci-fi ini tak hanya menghibur, tapi juga menyuguhkan banyak pengetahuan. Jangan sampai terlewat!

Usai Menguat, Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2.635.000 per Gram pada Senin (13/7)

Harga emas Antam turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.635.000 per gram, sedangkan buyback melemah ke Rp 2.395.000 per gram.

Bikin Mental Terganggu, Waspada 7 Efek Samping Kecanduan Media Sosial

Kecanduan media sosial lebih dari sekadar buang waktu. Ini 7 konsekuensi serius pada mood, fokus, dan perkembangan emosi Anda.

Bukan Kartun Biasa, 5 Film Animasi Ini Punya Rating Dewasa

Adegan dewasa dan eksplisit tersebar di film animasi. Jangan sampai salah tonton, kenali 5 judul animasi yang hanya cocok untuk dewasa.

Pencinta Thriller? 6 Film Teror Ini Dijamin Bikin Jantung Berdebar

Ingin pengalaman nonton paling menegangkan? 6 film teror pilihan ini siap menguji adrenalin Anda. Temukan daftar lengkapnya sekarang!

Kulit Wajah Bebas Milia, Ini Langkah Penting Cegah Kemunculannya Kembali

Milia terbentuk dari keratin terjebak di bawah kulit. Ketahui cara membersihkan dan mencegahnya agar wajah mulus tanpa benjolan.

Kiwoom Sekuritas Bagikan 4 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Hari Ini (13/7)

IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (13/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas untuk hari ini.