M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Usus yang Kaya Probiotik

10 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Usus yang Kaya Probiotik
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip beberapa makanan untuk menjaga kesehatan usus yang kaya probiotik berikut ini!

Kesehatan usus memengaruhi lebih dari sekadar proses pencernaan. Usus juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh, penyerapan nutrisi, hingga keseimbangan suasana hati. Salah satu cara untuk menjaga fungsi usus tetap optimal adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik.

Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam saluran pencernaan. Ketika jumlah bakteri baik mencukupi, proses pencernaan dapat berjalan lebih lancar dan risiko berbagai gangguan usus pun dapat berkurang.

Beberapa makanan fermentasi menjadi sumber probiotik alami yang mudah ditemukan dan dapat dimasukkan ke dalam menu harian.

Baca Juga: 9 Makanan Fermentasi untuk Dikonsumsi supaya Usus dan Pencernaan Tetap Sehat

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa makanan untuk menjaga kesehatan usus yang kaya probiotik:

1. Yogurt

Yogurt merupakan salah satu sumber probiotik yang paling populer karena rasanya mudah diterima. Umumnya, yogurt mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Beberapa produk juga mengandung Bifidobacteria yang bermanfaat untuk kesehatan usus.

Selain probiotik, yogurt, terutama yogurt Yunani, juga kaya protein dan kalsium. Konsumsi rutin dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2, osteoporosis, dan penyakit jantung.

Tip: Pilih yogurt tanpa tambahan gula. Anda bisa menambahkan madu atau buah segar sebagai pemanis alami. Produk dengan label “kultur hidup dan aktif” menandakan kandungan probiotik yang cukup.

2. Kefir

Kefir adalah minuman susu fermentasi dengan rasa sedikit asam. Minuman ini mengandung berbagai jenis bakteri baik dalam jumlah beragam, sehingga menjadi sumber probiotik yang sangat kaya.

Kefir dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, serta berpotensi membantu mengontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

Selain itu, kefir juga mengandung protein dan kalsium, serta memiliki kandungan laktosa yang lebih rendah sehingga lebih mudah dicerna.

3. Kombucha

Kombucha adalah minuman fermentasi dari teh yang memiliki rasa sedikit asam dan berkarbonasi alami. Minuman ini dibuat dari teh, gula, ragi, dan bakteri.

Kombucha mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan peradangan, menurunkan kolesterol, dan mendukung sistem imun. Kandungan probiotiknya juga berpotensi baik untuk kesehatan usus, meskipun jumlahnya bisa berbeda tergantung proses pembuatannya.

4. Sauerkraut

Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi menggunakan bakteri asam laktat. Rasanya asam dan segar, serta sering dijadikan pelengkap makanan.

Kandungan probiotiknya dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit, diare, dan iritasi usus. Selain itu, sauerkraut juga mendukung sistem kekebalan tubuh.

Pilih sauerkraut mentah yang tidak dipasteurisasi agar kandungan probiotiknya tetap optimal.

5. Acar Fermentasi

Acar fermentasi dibuat dengan merendam mentimun dalam air garam hingga terjadi proses fermentasi alami. Proses ini menghasilkan bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh.

Acar fermentasi juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan.

Catatan: Tidak semua acar mengandung probiotik. Banyak produk menggunakan cuka, bukan fermentasi. Pilih produk dengan label “fermentasi” atau “kultur hidup” dan perhatikan kadar natrium.

Baca Juga: 5 Cara Makanan Fermentasi Menjaga Kesehatan Usus Anda

6. Tempe

Tempe adalah makanan fermentasi khas Indonesia yang terbuat dari kedelai. Selain menjadi sumber protein nabati, tempe juga memberikan manfaat bagi kesehatan usus.

Walaupun proses memasak dapat mengurangi jumlah probiotik hidup, tempe tetap memberikan manfaat melalui paraprobiotik, yaitu bakteri tidak aktif yang tetap berperan positif bagi tubuh.

Tempe juga dapat membantu meningkatkan energi dan mendukung kesehatan otot.

7. Kimchi

Kimchi merupakan makanan fermentasi khas Korea yang terbuat dari kubis dan berbagai bumbu. Rasanya khas, sedikit pedas dan asam.

Kimchi mengandung serat dan bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan. Konsumsi rutin dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus, serta berpotensi menurunkan kadar kolesterol dan lemak tubuh.

Selain itu, kimchi juga dikenal dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

8. Miso

Miso adalah pasta fermentasi dari kedelai yang sering digunakan dalam masakan Jepang. Rasanya gurih dan kaya umami.

Miso mengandung probiotik, protein nabati, dan serat yang baik untuk kesehatan metabolisme. Konsumsi miso dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus serta mendukung kesehatan jantung.

9. Natto

Natto adalah makanan fermentasi dari kedelai dengan tekstur lengket dan aroma khas. Makanan ini mengandung bakteri Bacillus subtilis yang bermanfaat bagi kesehatan usus.

Natto juga kaya protein, serat, dan lemak sehat, serta mengandung berbagai mineral penting yang mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh.

10. Yogurt Beku

Yogurt beku atau frozen yogurt bisa menjadi alternatif camilan yang tetap mengandung probiotik. Bakteri baik dalam yogurt umumnya masih bertahan selama proses pembekuan.

Jika produk memiliki label “kultur hidup dan aktif”, artinya masih terdapat probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan usus. Namun, perhatikan kandungan gula tambahan agar tetap sehat.

Baca Juga: 5 Alasan Konsumsi Terlalu Banyak Gula Bisa Ganggu Kesehatan Usus Anda

Nah, itu dia beberapa makanan untuk menjaga kesehatan usus yang kaya probiotik. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.