M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Daftar Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus

 10 Daftar Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja daftar makanan kaya probiotik yang bagus untuk kesehatan usus ya? Intip di sini, yuk!

Kesehatan usus memiliki peran yang jauh lebih besar dari sekadar proses pencernaan. Di dalam usus terdapat triliunan bakteri baik yang membantu menyerap nutrisi, menjaga sistem imun, hingga memengaruhi suasana hati.

Ketika keseimbangan bakteri ini terganggu, berbagai masalah kesehatan bisa muncul, mulai dari kembung hingga penurunan daya tahan tubuh.

Salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan usus adalah dengan mengonsumsi makanan kaya probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang membantu menyeimbangkan bakteri baik di dalam sistem pencernaan.

Baca Juga: 6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh

Bersumber dari laman Health, berikut ini daftar makanan kaya probiotik yang bagus untuk kesehatan usus:

1. Yogurt

Yogurt merupakan salah satu sumber probiotik yang paling populer karena rasanya mudah diterima. Umumnya, yogurt mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Beberapa produk juga mengandung Bifidobacteria yang bermanfaat untuk kesehatan usus.

Selain probiotik, yogurt, terutama yogurt Yunani, juga kaya protein dan kalsium. Konsumsi rutin dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2, osteoporosis, dan penyakit jantung.

Tip: Pilih yogurt tanpa tambahan gula. Anda bisa menambahkan madu atau buah segar sebagai pemanis alami. Produk dengan label “kultur hidup dan aktif” menandakan kandungan probiotik yang cukup.

2. Kefir

Kefir adalah minuman susu fermentasi dengan rasa sedikit asam. Minuman ini mengandung berbagai jenis bakteri baik dalam jumlah beragam, sehingga menjadi sumber probiotik yang sangat kaya.

Kefir dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, serta berpotensi membantu mengontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

Selain itu, kefir juga mengandung protein dan kalsium, serta memiliki kandungan laktosa yang lebih rendah sehingga lebih mudah dicerna.

3. Kombucha

Kombucha adalah minuman fermentasi dari teh yang memiliki rasa sedikit asam dan berkarbonasi alami. Minuman ini dibuat dari teh, gula, ragi, dan bakteri.

Kombucha mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan peradangan, menurunkan kolesterol, dan mendukung sistem imun. Kandungan probiotiknya juga berpotensi baik untuk kesehatan usus, meskipun jumlahnya bisa berbeda tergantung proses pembuatannya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Menu Sarapan yang Bagus untuk Kesehatan Usus

4. Sauerkraut

Sauerkraut adalah kubis yang difermentasi menggunakan bakteri asam laktat. Rasanya asam dan segar, serta sering dijadikan pelengkap makanan.

Kandungan probiotiknya dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit, diare, dan iritasi usus. Selain itu, sauerkraut juga mendukung sistem kekebalan tubuh.

Pilih sauerkraut mentah yang tidak dipasteurisasi agar kandungan probiotiknya tetap optimal.

5. Acar fermentasi

Acar fermentasi dibuat dengan merendam mentimun dalam air garam hingga terjadi proses fermentasi alami. Proses ini menghasilkan bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh.

Acar fermentasi juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan.

Catatan: Tidak semua acar mengandung probiotik. Banyak produk menggunakan cuka, bukan fermentasi. Pilih produk dengan label “fermentasi” atau “kultur hidup” dan perhatikan kadar natrium.

6. Tempe

Tempe adalah makanan fermentasi khas Indonesia yang terbuat dari kedelai. Selain menjadi sumber protein nabati, tempe juga memberikan manfaat bagi kesehatan usus.

Walaupun proses memasak dapat mengurangi jumlah probiotik hidup, tempe tetap memberikan manfaat melalui paraprobiotik, yaitu bakteri tidak aktif yang tetap berperan positif bagi tubuh.

Tempe juga dapat membantu meningkatkan energi dan mendukung kesehatan otot.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Usus secara Alami

7. Kimchi

Kimchi merupakan makanan fermentasi khas Korea yang terbuat dari kubis dan berbagai bumbu. Rasanya khas, sedikit pedas dan asam.

Kimchi mengandung serat dan bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan. Konsumsi rutin dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus, serta berpotensi menurunkan kadar kolesterol dan lemak tubuh.

Selain itu, kimchi juga dikenal dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

8. Miso

Miso adalah pasta fermentasi dari kedelai yang sering digunakan dalam masakan Jepang. Rasanya gurih dan kaya umami.

Miso mengandung probiotik, protein nabati, dan serat yang baik untuk kesehatan metabolisme. Konsumsi miso dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus serta mendukung kesehatan jantung.

9. Natto

Natto adalah makanan fermentasi dari kedelai dengan tekstur lengket dan aroma khas. Makanan ini mengandung bakteri Bacillus subtilis yang bermanfaat bagi kesehatan usus.

Natto juga kaya protein, serat, dan lemak sehat, serta mengandung berbagai mineral penting yang mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh.

Baca Juga: 5 Makanan Berbahaya untuk Usus jika Dikonsumsi Berlebihan

10. Yogurt beku

Yogurt beku atau frozen yogurt bisa menjadi alternatif camilan yang tetap mengandung probiotik. Bakteri baik dalam yogurt umumnya masih bertahan selama proses pembekuan.

Jika produk memiliki label “kultur hidup dan aktif”, artinya masih terdapat probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan usus. Namun, perhatikan kandungan gula tambahan agar tetap sehat.

Itulah daftar makanan kaya probiotik yang bagus untuk kesehatan usus. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​