M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Buah Rendah Gula yang Sehat dan Tidak Menaikkan Kadar Gula Darah

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Coba konsumsi beberapa jenis buah rendah gula yang sehat dan tidak menaikkan kadar gula darah ini, yuk!

Buah sering dianggap sebagai camilan yang sehat, tetapi bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil, tidak semua buah cocok.

Beberapa buah memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi, sehingga bisa memengaruhi gula darah. Namun, ada juga buah-buahan dengan kandungan gula rendah yang aman dikonsumsi dan memberikan banyak manfaat kesehatan.

Baca Juga: Cara Menurunkan Gula Darah dengan Cepat saat Darurat di Rumah

Buah-buahan rendah gula umumnya memiliki indeks glikemik yang rendah dan kaya akan serat. Kandungan ini membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, menjaga gula darah tetap stabil.

Apa saja buah rendah gula yang sehat dan tidak menaikkan kadar gula darah, ya? Bersumber dari laman Times Now News, berikut daftarnya:

1. Alpukat

Alpukat adalah buah unik dengan tekstur lembut dan kandungan lemak sehat. Rendah gula, buah ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal, serat, serta vitamin E, K, C, dan kalium. Alpukat juga mendukung kesehatan jantung dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

2. Cranberry

Cranberry memiliki rasa asam khas dan rendah gula. Buah ini mengandung banyak antioksidan dan vitamin C. Cranberry segar adalah pilihan terbaik, meskipun sering dikonsumsi dalam bentuk kering atau jus tanpa tambahan gula.

3. Raspberry

Raspberry hanya mengandung sekitar 5 gram gula per cangkir. Kaya akan serat, vitamin C, mangan, dan antioksidan, raspberry memberikan manfaat kesehatan sekaligus rasa yang lezat. Buah ini cocok ditambahkan ke salad, yogurt, atau smoothie.

Baca Juga: 6 Minuman Sehat yang Terbukti Efektif Menurunkan Gula Darah Tinggi

4. Blackberry

Seperti raspberry, blackberry rendah gula dan tinggi serat. Selain itu, buah ini mengandung banyak vitamin dan antioksidan. Blackberry dapat dinikmati langsung sebagai camilan segar atau sebagai tambahan makanan penutup dan sarapan.

5. Stroberi

Stroberi memiliki rasa manis alami tetapi relatif rendah gula dibandingkan dengan banyak buah lainnya. Buah ini merupakan sumber vitamin C, mangan, folat, dan antioksidan yang baik. Stroberi dapat dinikmati segar, beku, atau dicampurkan ke dalam berbagai hidangan.

6. Semangka

Semangka memiliki rasa manis yang menyegarkan tetapi rendah gula dan kalori. Kandungan airnya yang tinggi membuatnya sangat menghidrasi. Semangka juga mengandung vitamin C, vitamin A, dan antioksidan seperti likopen.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Rempah-Rempah yang Membantu Mengontrol Gula Darah

7. Persik

Persik menawarkan rasa manis yang lembut dengan kandungan gula yang rendah. Buah ini kaya akan vitamin A dan C, kalium, serta antioksidan. Persik bisa dimakan segar atau dijadikan tambahan dalam salad, smoothie, atau makanan penutup.

8. Kiwi

Kiwi adalah buah rendah gula dengan kandungan vitamin C, vitamin K, serat, dan antioksidan yang melimpah. Dengan rasa unik dan warna hijau cerah, kiwi sangat cocok untuk camilan sehat atau berbagai kreasi kuliner.

9. Lemon

Lemon sangat rendah gula dan kaya vitamin C. Meskipun jarang dimakan utuh karena rasa asamnya, jus lemon dan kulitnya sering digunakan untuk menambah rasa pada makanan dan minuman tanpa menambah gula.

Baca Juga: Salah Satunya Ayam, Ini 16 Menu Makanan Sehat Sehari-hari Penderita Diabetes

10. Aprikot

Aprikot adalah buah kecil dengan kandungan gula yang rendah. Kaya akan vitamin A, vitamin C, kalium, dan serat, aprikot bisa dinikmati segar atau kering. Buah ini sering digunakan dalam berbagai resep manis dan gurih.

Demikianlah daftar buah rendah gula yang sehat dan tidak menaikkan kadar gula darah. Buah-buahan ini tidak hanya rendah gula, tetapi juga penuh nutrisi yang mendukung kesehatan. Konsumsi dalam porsi wajar dan kombinasikan dengan pola makan sehat untuk hasil terbaik bagi pengelolaan diabetes Anda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita ke Perempatfinal

Hasil Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (29/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melenggang ke perempatfinal.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10): 8 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (30/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Hujan Lebat Guyur 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok 30 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.