M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Masuk Daftar Indeks MSCI, Ini Rekomendasi Teknikal Saham CUAN

Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - MSCI mengumumkan saham-saham Indonesia yang masuk dalam semesta Indeks MSCI pada 7 Agustus 2025 yang akan berlaku efektif 26 Agustus nanti. Masuk di antaranya dalam MSCI Indonesia Index, saham CUAN dan DSSA. 

Masuk dalam daftar MSCI, saham CUAN sempat terbang sampai 19% ke harga tertinggi intraday Rp 1.750. Namun, pukul 9:48 WIB, penguatannya mereda dan tercatat naik 10%. 

Saham DSSA juga naik tinggi hampir 20% ke Rp 78.375. 

Baca Juga: Cek, Ini Daftar Saham Indonesia yang Masuk dan Keluar dalam Indeks MSCI

Sejumlah sekuritas membagikan ulasan rekomendasi teknikal untuk saham CUAN. Sekuritas ini melihat bahwa 

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini melihat saham CUAN dalam tren bullish. Harga bergerak sangat fluktuatif diakibatkan sentimen pengumuman masuknya CUAN kedalam indeks MSCI. Secara jangka pendek, CUAN memiliki support di 1520 - 1570. Sementara resistance terdekat berada pada level 1700 - 1790.

Kiwoom Sekuritas Indonesia juga senada, memperkirakan CUAN berpotensi lanjut uptrend untuk test resistance 1.795, jika breakout potensi lanjut menuju target 2.090 (FR 161,8%). Karena harga sudah breakout resist 1.560 (menjadi patokan support terdekat).

Tim riset Sinarmas Sekuritas merekomendasikan spekulasi buy saham CUAN di harga 1.430-1.465. Target harga di 1.545-1.625. Namun, diingatkan dalam tren bullish, terdapat volume jual saham CUAN.  

Nah, itu dia rekomendasi teknikal untuk saham CUAN. Meskipun dalam tren bullish karena masuk dalam Indeks MSCI, investor diingatkan tetap ada risiko dalam investasi. Jadi, sesuaikan rencana pembelian atau penjualan saham dengan target keuangan dan profil risiko masing-masing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.