M O M S M O N E Y I D
Bugar

Seperti Apa Ciri-ciri Luka Penyakit Diabetes? Yuk, Cek di Sini!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, seperti apa ciri-ciri luka penyakit diabetes? Mari sama-sama cari tahu pada ulasan berikut ini!

Diabetes adalah penyakit kronis yang dapat mempengaruhi banyak aspek kesehatan, salah satunya adalah kondisi kulit dan luka.

Penderita diabetes sering kali mengalami masalah dengan penyembuhan luka, bahkan luka yang kecil sekalipun. Ini karena kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi sirkulasi darah, kekebalan tubuh, dan kemampuan tubuh untuk memperbaiki diri.

Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk memahami ciri-ciri luka penyakit diabetes ini agar dapat mengelola dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga: 11 Obat Herbal untuk Menurunkan Gula Darah dalam Tubuh secara Alami

Ciri-ciri Luka Penyakit Diabetes yang Patut Diwaspadai

Melansir dari laman WebMD, jika luka diabetes mulai berkembang, Anda mungkin akan merasakan beberapa ciri-ciri berikut:

  • Kulit retak
  • Kekeringan
  • Kemerahan
  • Bersisik
  • Ruam

Jika semakin parah, luka tersebut bisa membesar atau menjadi lebih dalam, terkadang tulang bisa terlihat. Ciri-ciri luka penyakit diabetes lebih lanjut yakni seperti:

  • Kulit mengelupas
  • Ada cairan yang keluar (tanda infeksi)
  • Warna luka berubah
  • Ada area keras di tengah luka
  • Mengeluarkan bau busuk

Baca Juga: Manfaat Pare untuk Diabetes Menurut Penelitian, Ini Penjelasannya

Tahapan Luka Penyakit Diabetes

Dokter menilai luka pada kaki berdasarkan ukuran dan seberapa dalam luka tersebut menembus kulit. Ada beberapa sistem untuk menilai luka diabetes, salah satunya adalah Sistem Klasifikasi Kelas Ulkus Kaki Diabetik Wagner, yang terdiri dari tahapan berikut:

  • Grade 0: Kulit tidak mengalami kerusakan.
  • Grade 1: Luka dangkal, hanya pada lapisan atas kulit.
  • Grade 2: Luka menembus lebih dalam ke kulit.
  • Grade 3: Luka sangat dalam, sehingga tulang, sendi, atau tendon terlihat.
  • Grade 4: Kaki mengalami nekrosis parsial (gangren), yaitu kondisi di mana jaringan kulit mati.
  • Grade 5: Gangren telah menginfeksi seluruh kaki.

Baca Juga: Ini Menu Sarapan yang Bantu Mengatur Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Cara Mengobati Luka Penyakit Diabetes

Jika Anda memiliki bisul atau melihat perubahan pada kulit yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter. Menyembuhkan luka dengan cepat sangat penting untuk mengurangi risiko infeksi.

Dokter juga akan membantu Anda menjaga agar luka atau bisul tidak terinfeksi dan semakin memburuk.

Berikut adalah beberapa langkah untuk mengobati luka diabetes dan menghindari komplikasi:

1. Kontrol Gula Darah

Menjaga gula darah tetap terkendali tidak hanya mengurangi risiko bisul, tetapi juga membantu tubuh Anda menyembuhkan luka yang ada.

2. Bersihkan dan Balut Luka

Bersihkan luka setiap hari dengan sabun dan air, kecuali jika dokter memberi rekomendasi pembersih lain. Hindari penggunaan hidrogen peroksida atau merendam luka di air panas atau pusaran air, karena bisa memperlambat penyembuhan dan meningkatkan infeksi.

Pastikan luka Anda selalu dibalut dengan pembalut yang tepat, sesuai saran dokter. Meskipun terdengar penting untuk "mengudarakan" luka, menutupi luka dengan benar justru membantu mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Baca Juga: 12 Cara Menurunkan Kadar Insulin yang Efektif, Bantu Turunkan Risiko Diabetes

3. Mengurangi Tekanan pada Luka

Jika luka berada di kaki, penting untuk mengurangi tekanan pada area tersebut. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan kruk, alas kaki khusus, atau alat bantu lainnya. Mengurangi tekanan dan iritasi akan membantu luka sembuh lebih cepat.

4. Obat Topikal

Gunakan obat yang direkomendasikan oleh dokter Anda. Obat ini biasanya berupa salep yang diterapkan langsung pada luka untuk mempercepat penyembuhan.

5. Pengobatan Antibiotik

Jika luka diabetes Anda terinfeksi, dokter akan memberikan pengobatan antibiotik. Untuk infeksi yang tidak terlalu serius, biasanya antibiotik oral yang bisa diminum sudah cukup. Namun, untuk infeksi yang lebih parah, antibiotik spektrum luas seperti levofloxacin atau ciprofloxacin mungkin diperlukan.

Baca Juga: Begini Cara Menurunkan Kadar Gula Darah dengan Cepat dan Efektif

6. Debridemen

Ini adalah prosedur untuk mengangkat jaringan mati atau yang terinfeksi dari luka Anda agar jaringan sehat bisa terlihat dan luka sembuh.

Anda mungkin perlu menjalani prosedur ini lebih dari sekali untuk merawat luka diabetes. Selain itu, dokter mungkin akan meresepkan salep untuk perawatan debridemen di rumah.

Demikianlah ulasan tentang ciri-ciri luka penyakit diabetes yang patut Anda waspadai beserta cara mengobatinya. Semoga membantu, ya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tokocrypto Hadirkan 4 Aset Kripto Baru: Gensyn, USD.AI, Genius Terminal & Steem

Tokocrypto hadirkan 4 aset kripto baru yang memiliki infrastruktur digital di bidang artificial intelligence (AI). 

Malaysia Airlines dan Singapore Airlines Bermitra Luncurkan Produk Tarif Bersama

Peluncuran produk tarif bersama dengan Malaysia Airlines memperluas pilihan tarif bagi pelanggan yang bepergian antara Singapura dan Kuala Lumpur.

Belum Siap Punya Anak? Coba 4 Cara Mencegah Kehamilan Tanpa KB Ini

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 cara mencegah kehamilan tanpa KB. Baca di sini!    

Berawan Capai 33 °C di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Rabu (24/6)

BMKG merilis prakiraan cuaca Jawa Barat besok Rabu (24/6) berawan di beberapa kota dengan suhu mencapai 33 °C.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 24 Juni 2026, Cancer dan Scorpio akan Bersinar

Cek ramalan zodiak besok Rabu 24 Juni 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan untuk 12 bintang terbaru berikut ini.​

4 Mitos Tentang Seks yang Tidak Boleh Dipercaya, Ketahui Faktanya!

Berikut beberapa mitos tentang seks yang tidak boleh dipercaya beserta faktanya. Simak sampai akhir, Moms.

Indro Warkop: Jangan Tunggu Badan Rewel Baru Jaga Kesehatan

​Bersama Indro Warkop, Hotto mengajak masyarakat memprioritaskan kesehatan sejak dini dan tidak menunggu sakit untuk menerapkan pola hidup sehat.  

Prakiraan Cuaca Besok (24/6) dan Lusa di Banten, Hujan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di Banten akan turun hujan ringan hingga sedang, sementara lusa akan berawan.

Waspadai Udara Kabur, Begini Prakiraan Cuaca Besok (24/6) dan Lusa di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok di DKI Jakarta akan didominasi hujan ringan, sementara lusa didominasi udara kabur.  

Harga Emas Global Ambles Meski Negosiasi AS-Iran Lancar, Apa Penyebabnya?

Deutsche Bank AG memangkas perkiraan harga emas jadi US$ 4.300 pada kuartal ketiga, turun lebih dari seperlima dari perkiraan sebelumnya.