M O M S M O N E Y I D
Bugar

Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat Apa, ya? Ini 12 Pilihannya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, buah penurun kolesterol paling cepat apa saja, ya? Mari intip daftarnya di sini!

Buah-buahan sangat bermanfaat untuk membantu menurunkan kolesterol. Buah mengandung banyak serat, namun tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh.

Dr. Bhattacharya mengingatkan agar tidak mengandalkan jus buah, karena prosesnya bisa menghilangkan serat dan hanya menyisakan gula. Ia juga menekankan bahwa makan buah utuh lebih baik daripada diblender. Dengan mengunyah buah, tubuh bisa mencerna seratnya secara alami dan mendapatkan sinyal rasa kenyang.

Baca Juga: Ini Penyebab Tingginya Kadar Kolesterol dalam Darah yang Penting Diketahui

Lantas, buah penurun kolesterol paling cepat apa saja, ya? Merangkum dari laman Kemkes dan Hello Sehat, berikut ini daftarnya:

1. Apel

Apel dikenal kaya akan pektin, terutama pada bagian kulitnya. Pektin bekerja seperti spons di dalam usus,menyerap kolesterol dan lemak berlebih, lalu membuangnya bersama sisa pencernaan.

Selain itu, serat dalam apel bisa membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga keinginan untuk ngemil makanan berlemak bisa berkurang. Apel juga mengandung polifenol, antioksidan yang bantu redakan peradangan dalam tubuh.

2. Alpukat

Banyak orang ragu mengonsumsi alpukat karena dianggap tinggi lemak. Padahal, lemak dalam alpukat justru termasuk lemak baik. Sekitar 63% kandungan lemaknya berupa lemak tak jenuh tunggal, yang punya manfaat besar untuk kesehatan jantung.

Lemak sehat ini bekerja seperti pelindung dinding pembuluh darah agar tidak mudah rusak akibat kolesterol jahat atau LDL. Selain itu, alpukat juga kaya serat dan omega-9, dua nutrisi yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Pir

Sama seperti apel, pir juga mengandung pektin yang membantu mengikat kolesterol dan membuangnya dari tubuh. Bahkan, kandungan seratnya sedikit lebih tinggi dibandingkan apel.

Satu buah pir ukuran sedang bisa mencukupi sekitar 16% kebutuhan serat harian Anda. Pir cocok dijadikan pilihan buah sehat, terutama jika Anda ingin menjaga kadar kolesterol sejak usia muda.

4. Buah beri

Kelompok buah beri ini sarat dengan serat dan antioksidan. Pektin di dalamnya membantu menyerap kolesterol di saluran cerna, sementara polifenol bekerja melindungi pembuluh darah dari kerusakan.

Berdasarkan riset dalam Nutrients (2019), konsumsi buah beri utuh maupun dalam bentuk jus mampu menurunkan kolesterol total dan LDL secara signifikan.

Baca Juga: 12 Minuman Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi, Ada Jus Tomat

5. Anggur

Anggur juga punya efek positif untuk kadar kolesterol. Kandungan resveratrol dan saponin di dalamnya membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan LDL dan trigliserida.

Serat larut air dalam anggur juga bekerja mirip seperti pektin, membantu membawa kolesterol keluar dari tubuh.

6. Pepaya

Buah yang satu ini mudah ditemukan dan terjangkau. Pepaya mengandung antioksidan yang dapat bekerja sama dengan enzim paraoxonase untuk mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah.

Efek ini bisa membantu menurunkan risiko aterosklerosis atau penyumbatan arteri akibat plak kolesterol.

7. Jambu biji

Jambu biji adalah buah tropis kaya kalium dan serat larut. Kombinasi ini mampu menurunkan LDL dan sekaligus meningkatkan HDL.

Kandungan vitamin dan antioksidan di dalamnya juga membantu menjaga kesehatan jantung dengan melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas.

8. Jeruk

Jeruk bukan cuma menyegarkan, tapi juga berguna untuk mengendalikan kolesterol. Kandungan serat larut dalam jeruk bekerja membersihkan kelebihan kolesterol dari usus.

Selain itu, jeruk mengandung d-limonene, senyawa yang dapat membantu mengurai kolesterol dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan vitamin C-nya juga mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Baca Juga: Apa Jenis Buah yang Bagus untuk Turunkan Kolesterol Tinggi? Cek di Sini

9. Kiwi

Meskipun rasanya agak asam, kiwi sangat bermanfaat untuk kadar kolesterol. Buah ini tinggi flavonoid, antioksidan yang membantu menurunkan LDL dan meningkatkan HDL.

Kiwi juga mengandung vitamin C, serat, protein, dan kalium yang penting untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

10. Tomat

Tomat juga bisa menjadi andalan untuk menurunkan kolesterol. Bahkan menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Maturitas, tomat yang dimasak bisa memberikan efek hampir setara dengan obat statin—obat penurun kolesterol yang biasa diresepkan dokter. Bedanya, tomat tidak menyebabkan efek samping seperti nyeri otot atau kelelahan.

Kandungan likopen—zat yang memberi warna merah pada tomat—adalah kunci utamanya. Senyawa ini berperan sebagai antioksidan yang mampu menekan risiko serangan jantung dan stroke. Tomat juga mengandung vitamin B dan kalium, yang mendukung penurunan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi.

11. Jeruk nipis

Meski jarang dimakan langsung, jeruk nipis menyimpan manfaat besar bagi tubuh. Buah ini mengandung flavonoid, sejenis senyawa alami yang mampu menekan produksi kolesterol LDL di dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi jeruk nipis secara teratur, Anda bisa mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung. Flavonoid juga bisa ditemukan pada makanan sehat lainnya seperti kedelai, teh, brokoli, delima, dan bawang.

Cara konsumsi yang disarankan adalah dengan menyeduh irisan jeruk nipis dalam air hangat selama sekitar 30 menit. Minumlah di pagi dan malam hari agar manfaatnya terasa maksimal.

12. Semangka

Buah segar ini bukan cuma menghilangkan haus, tapi juga punya efek positif untuk menurunkan kolesterol. Sama seperti tomat, semangka mengandung likopen yang dapat membantu menurunkan kadar LDL dalam darah.

Dengan rajin mengonsumsi semangka, tubuh akan mendapatkan pasokan antioksidan yang membantu menjaga pembuluh darah tetap sehat.

Baca Juga: 15 Makanan yang Ampuh Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi Paling Cepat

Demikian ulasan tentang buah penurun kolesterol paling cepat apa saja. Beberapa jenis buah terbukti secara ilmiah dapat membantu menurunkan kolesterol, terutama berkat kandungan serat larut, antioksidan, dan senyawa aktif lainnya.

Meski buah-buahan di atas punya efek luar biasa dalam membantu menurunkan kolesterol, ini bukan pengganti pengobatan medis. Untuk hasil terbaik, konsumsi buah sebaiknya disertai dengan pola makan sehat, olahraga teratur, cukup tidur, dan pengurangan konsumsi makanan tinggi kolesterol, seperti gorengan atau makanan cepat saji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.