M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ragam Khasiat Daun Katuk bagi Kesehatan Tubuh, Begini Cara Konsumsinya

Ragam Khasiat Daun Katuk bagi Kesehatan Tubuh, Begini Cara Konsumsinya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Jangan dilewatkan! Ini dia segudang khasiat daun katuk bagi kesehatan tubuh Anda.

Daun katuk atau yang dikenal dengan nama ilmiah Sauropus androgynus telah lama menjadi andalan dalam pengobatan tradisional, berkat manfaat kesehatannya yang melimpah.

Tanaman hijau ini sangat mudah ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia dan biasanya digunakan sebagai bahan masakan.

Namun, di balik rasanya yang lezat, daun katuk menyimpan beragam khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Artikel ini akan membahas ragam khasiat daun katuk bagi kesehatan serta cara mengonsumsinya. Simak, ya.

Baca Juga: Inilah Jenis Olahraga yang Dapat Menurunkan Kolesterol di Tubuh, Apa Saja?

Khasiat daun katuk bagi kesehatan tubuh

Menyadur dari laman Hello Sehat, berikut adalah beberapa khasiat daun katuk bagi kesehatan tubuh:

1. Meningkatkan produksi ASI

Salah satu manfaat paling populer dari daun katuk adalah kemampuannya dalam meningkatkan produksi air susu ibu (ASI). Kandungan daun ini dapat merangsang hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan dalam memperlancar ASI.

Kedua hormon tersebut membantu jaringan payudara menyerap nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi ASI, lalu mengalirkannya ke saluran ASI.

2. Menghambat pertumbuhan sel kanker payudara

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun katuk memiliki sifat sitotoksik yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami peran daun katuk sebagai pengobatan kanker.

3. Mengatasi diare

Daun katuk juga memiliki sifat antibakteri dari senyawa saponin, flavonoid, dan tanin yang mampu membunuh bakteri di saluran pencernaan, sehingga bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan diare.

Baca Juga: Apakah Tahu Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan? Ini Jawabannya!

4. Mempercepat penyembuhan luka

Kandungan vitamin C dalam daun katuk mendukung pembentukan kolagen, protein penting untuk regenerasi kulit.

Ketika Anda mengonsumsi daun katuk, tubuh memecah vitamin C dan mengirimkannya ke area tubuh yang terluka, membantu proses penyembuhan.

5. Mencegah infeksi bakteri

Ekstrak daun katuk diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, seperti Klebsiella pneumoniae dan Staphylococcus aureus, yang bisa menyebabkan infeksi serius.

Meski bakteri ini biasanya tidak berbahaya dalam jumlah kecil, daun katuk bisa menjadi perlindungan alami untuk mencegah infeksi yang lebih berat.

6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Daun katuk kaya akan vitamin C, yang penting untuk memperkuat sistem imun. Karena tubuh tidak memproduksi vitamin ini sendiri, Anda perlu mencukupi asupannya dari makanan.

Dengan sistem kekebalan yang kuat, tubuh akan lebih siap melawan infeksi dari virus, bakteri, atau parasit.

Baca Juga: Kerap jadi Lalapan, Ini Manfaat Makan Kemangi untuk Kesuburan Wanita dan Pria

7. Mengurangi dan mencegah peradangan

Daun katuk mengandung vitamin C, karotenoid, dan flavonoid (seperti apigenin dan quercetin) yang bersifat antioksidan.

Antioksidan ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan dan mengurangi peradangan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Dalam jangka panjang, ini dapat membantu menurunkan risiko peradangan kronis yang bisa memicu penyakit jantung.

8. Membantu menjaga berat badan

Konsumsi daun katuk yang rendah kalori dan kaya serat dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah keinginan ngemil berlebih.

Ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk mencegah kelebihan berat badan atau obesitas yang berisiko menimbulkan penyakit kronis.

9. Mencegah osteoporosis

Daun katuk mengandung isoflavon, senyawa yang mirip dengan hormon estrogen dan dapat mencegah penurunan kepadatan tulang.

Selain itu, kandungan kalsiumnya membantu meningkatkan kekuatan tulang, sehingga mengurangi risiko osteoporosis.

Baca Juga: Menurut Penelitian, Inilah 15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor untuk Tubuh

10. Menjaga kadar gula darah

Senyawa flavonoid dalam daun katuk dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga kadar gula darah tetap stabil.

Hal ini menjadikan daun katuk sebagai pilihan baik untuk membantu mencegah atau mengelola diabetes.

11. Mencegah anemia

Daun katuk kaya akan zat besi yang penting dalam pembentukan hemoglobin, sehingga membantu mencegah anemia.

Dengan asupan zat besi yang cukup, produksi sel darah merah bisa berjalan optimal dan mencegah gejala anemia seperti lemas dan lesu.

Itu dia beberapa khasiat daun katuk bagi kesehatan tubuh. Lantas, bagaimana cara aman konsumsinya?

Cara aman konsumsi daun katuk

Untuk menikmati daun katuk dengan aman, cuci daunnya terlebih dahulu sebelum dimasak dan pastikan Anda mengonsumsinya dalam keadaan sudah matang.

Baca Juga: 12 Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan, Mari Intip Daftarnya!

Efek samping daun katuk

Melansir dari laman Dokter Sehat, konsumsi daun katuk berlebihan dapat menimbulkan efek negatif pada kesehatan, terutama paru-paru, yang bisa menyebabkan bronchiolitis permanen.

Untuk itu, penting untuk tidak makan daun katuk dalam jumlah besar karena kandungan papaverina dalam daun ini—alkaloid yang juga terdapat dalam opium—dapat menyebabkan keracunan bahkan kematian jika dikonsumsi berlebihan.

Penelitian di Taiwan menunjukkan, makan daun katuk mentah lebih dari 150 mg per hari secara terus-menerus selama dua minggu hingga tujuh bulan bisa menyebabkan sesak napas, hilang nafsu makan, dan sulit tidur.

Baca Juga: 8 Makanan Sehat yang Berbahaya jika Dikonsumsi Berlebihan

Karena potensi efek sampingnya, sangat disarankan membatasi konsumsi daun katuk. Untuk keamanan, rebus daun katuk sebelum dimakan, karena panas dapat mengurangi zat beracun pada daun ini.

Selain itu, daun katuk belum diuji secara formal di laboratorium di Indonesia untuk mengetahui secara pasti efeknya.

Semoga informasi terkait khasiat daun katuk bagi kesehatan tubuh ini bermanfaat, ya.

Tonton: Menakar Manfaat dan Efek Samping Rebusan Daun Sirsak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?