MOMSMONEY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Rabu lalu (3/3) menyuguhkan informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1%. Investor bisa melongok deretan pemegang saham suatu emiten secara lebih dalam.
Informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini akan disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs BEI. Sebelumnya, BEI hanya menampilkan informasi para pemegang saham di atas 5%.
Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan dalam memperkuat transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia.
Sejatinya, langkah ini juga merespons permintaan MSCI mengenai transparansi pasar modal Tanah Air.
"Dengan tersedianya informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% ini, diharapkan investor dapat memperoleh referensi yang lebih akurat dalam proses pengambilan keputusan investasi, sekaligus memperkuat kepercayaan, integritas dan kredibilitas pasar modal Indonesia," kata Kautsar dalam keterangannya.
Cara mengecek informasi
Untuk mengecek Informasi kepemilikan saham di atas 1%, investor dapat mengakses lewat kanal Pengumuman BEI. Langkahnya, masuk ke www.idx.co.id > Berita > Pengumuman.
Atau bisa langsung dilihat di www.idx.co.id/id/berita/pengumuman/.
Setelah itu, investor bisa mencari pengumuman dengan tajuk Pemegang Saham di atas 1% (KSEI) [Semua Emiten Saham] yang berbentuk pdf.
Anda dapat melongok daftar saham dengan kepemilikan di atas 1%. Ambil contoh, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) kini mencantumkan PT Adaro Strategic Investments, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan Garibaldi Thohir sebagai pemegang saham di atas 5%.
Kini, terlihat juga tujuh pemegang saham AADI lainnya di atas 1%, antara lain PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya, TP Rachmat, Sandiaga Salahuddin Uno, Persada Capital Investama, FTAG Investment Bank Ltd, dan PT Trinugraha Thohir.
Di sini, investor asing yang masuk ke suatu saham di bawah 5% juga ikut terlihat. Misalnya di saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) kini terlihat digenggam juga oleh Pemerintah Norwegia dengan kepemilikan 1,54%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News