MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global memantul naik, memangkas penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk memasuki pasar yang penuh risiko pada hari kelima perang di Timur Tengah.
Mengutip Bloomberg, Rabu (4/3), harga emas spot naik 1,32% menjadi US$ 5.156,31 per troi ons pada pukul 12.56 WIB.
Harga emas hari ini sedikit pulih, setelah pada Selasa mengakhiri reli empat hari dengan penurunan tajam 4,3%. Para pedagang menyeimbangkan premi risiko emas dengan dollar AS yang lebih kuat. Indeks dollar AS menguat 1,4% minggu ini.
Imbal hasil obligasi naik dan kenaikan harga energi meningkatkan risiko inflasi yang meluas. Hal itu mendorong para pedagang mengurangi taruhan terhadap potensi pelonggaran moneter. Sementara, aksi jual besar-besaran di seluruh pasar saham pada Selasa, memaksa beberapa investor melikuidasi posisi mereka guna memenuhi kewajiban margin pada aset lain dalam portofolio mereka.
Baca Juga: Harga Emas Berfluktuasi Setelah Reli Empat Hari, Ini Pemicunya!
Menurut Peter Kinsella, Kepala Strategi Valas Global di Union Bancaire Privee, UBP SA, pasar emas sedang mengalami pergerakan standar untuk mengurangi risiko portofolio. "Ini sepenuhnya konsisten dengan apa yang telah kita lihat dalam konflik-konflik sebelumnya," katanya mengutip Bloomberg, hari ini.
Harga emas telah melonjak hampir 20% tahun ini, mencapai titik tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5.595 per troi ons pada akhir Januari. Permintaan didukung oleh ketegangan geopolitik dan perdagangan yang terus berlnajut, serta kekhawatiran tentang independensi The Fed.
Pasar tetap waspada karena perang antara AS-Israel dengan Iran bergema di seluruh wilayah tersebut. Israel memborbardir Teheran dengan gelombang serangan baru pada Selasa.
"Kita pasti akan melihat pemulihan harga emas. Faktor pendorong jangka panjang tetap tidak berubah. Hasil yang tidak pasti dari perang tersebut justru menyoroti risiko geopolitik yang lebih besar daripada sebelumnya," imbuh Kinsella.
Baca Juga: Anjlok Parah! Cek Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 4 Maret
Namun, risiko inflasi akibat melonjaknya harga energi dapat membatasi kenaikan harga emas. The Fed dan bank sentral global lainnya akan terpaksa mempertahankan suku bunga tetap stabil lebih lama, atau bahkan menaikkannya.
Para pedagang kini melihat 80% peluang terjadi penurunan suku bunga lebih dari 25 bps oleh The Fed pada tahun ini, dibandingkan sebelumnya yang sepenuhnya memperkirakan dua kali penurunan suku bunga. Suku bunga lebih tinggi menjadi hambatan bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News