MOMSMONEY.ID - Kolesterol tinggi merupakan masalah serius, meningkatkan potensi gagal jantung. Kolesterol adalah zatyang diproduksi secara alami oleh tubuh, memainkan peran penting dalam pembentukan sel yang sehat, produksi hormon, dan membantu fungsi hati dalam memproduksi cairan empedu.
Ioana Dumitru, dokter spesialis jantung, menyampaikan, kolesterol terdapat di setiap sel dalam tubuh. Tubuh Anda memproduksi seluruh kolesterol yang dibutuhkan agar tubuh tetap sehat dan berfungsi optimal.
Namun, Anda juga akan memperoleh tambahan kolesterol melalui makanan yang dikonsumsi. Hal ini dapat menyebabkan kadar kolesterol menjadi lebih tinggi dari batas normal. Kolesterol dikelompokkan menjadi tiga jenis utama.
Baca Juga: Manfaat Buah Apel hingga Beri, Kolesterol Turun dan Cegah Penumpukan Plak Arteri
Dilansir dari Emedicine.medscape.com, kolesterol HDL dikenal sebagai jenis yang baik dan berperan penting dalam mengelola jenis kolesterol lainnya. Lalu, kolesterol LDL dianggap sebagai jenis jahat dan bersama dengan kolesterol VLDL dapat membentuk plak di dalam arteri.
Istilah "Non-HDL" mengacu pada semua kolesterol dalam tubuh yang bukan merupakan jenis HDL. Sebagian orang memiliki kecenderungan genetik untuk mengalami kolesterol tinggi.
Namun, biasanya kondisi ini berkembang seiring waktu akibat pola makan tinggi lemak jenuh, ultra processed food, serta kurangnya aktivitas fisik. Ada pula obat-obatan tertentu yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi.
Bagaimana kolesterol tinggi menyebabkan gagal jantung?
Kelebihan kolesterol dalam aliran darah dapat bergabung dengan lemak dan zat lain untuk membentuk plak, yaitu zat lengket yang dapat menempel pada dinding arteri. Seiring dengan terus menumpuknya plak tersebut, pembuluh darah menjadi menyempit.
Sehingga, ruang bagi darah yang kaya oksigen untuk mengalir ke seluruh tubuh menjadi berkurang. Penumpukan plak ini disebut aterosklerosis.
Ketika aliran darah berkurang, hal ini dapat menyebabkan nyeri dada dan jika terbentuk gumpalan darah pada plak yang kemudian lepas dapat memicu gagal jantung.
Gagal jantung adalah kondisi jangka panjang di mana jantung tidak mampu memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tubuh. Jantung sering kali mencoba mengimbanginya dengan bekerja lebih keras dari biasanya, hal ini dapat menimbulkan beban berlebih dan meningkatkan risiko mengalami masalah jantung tambahan.
Meski kolesterol tinggi tidak secara langsung menyebabkan gagal jantung, kondisi ini dapat berkontribusi pada faktor-faktor yang meningkatkan risiko gagal jantung, terutama dengan mempersempit diameter pembuluh darah arteri dan menghambat aliran darah agar tidak mengalir dengan lancar.
Mengapa kolesterol tinggi merusak arteri?
Untuk memahami sepenuhnya hubungan antara kolesterol tinggi dan penyakit jantung, penting untuk melihat apa yang terjadi di dalam arteri ketika kadar kolesterol meningkat. Pembuluh arteri dilapisi oleh lapisan tipis dan halus sel endotel yang membentuk endotelium.
Lapisan terdalam ini bersentuhan langsung dengan aliran darah. Ketika kadar kolesterol LDL meningkat, partikel-partikel ini dapat menembus lapisan endotel dan terperangkap di dalam dinding arteri.
Di dalam dinding pembuluh darah, partikel LDL mengalami kerusakan akibat radikal bebas, sehingga menjadi LDL teroksidasi. Hal ini memicu respons peradangan, di mana sel-sel imun yang disebut makrofag memasuki dinding arteri untuk mencoba menelan LDL teroksidasi yang asing tersebut.
Makrofag ini menjadi penuh dengan lipid dan berubah menjadi sel busa. Gugusan sel busa menumpuk membentuk bercak lemak yang muncul di sepanjang lapisan arteri.
Peradangan tersebut berlanjut lebih jauh, mendorong migrasi dan proliferasi sel otot polos di dalam dinding pembuluh darah. Plak berserat terbentuk di atas garis lemak seiring dengan penumpukan sisa-sisa sel, kalsium, dan kristal kolesterol.
Plak ini menonjol ke dalam lumen arteri, mempersempit saluran dan membatasi aliran darah. Seiring waktu, kadar kolesterol LDL yang tinggi secara terus-menerus mempercepat proses peradangan ini, mendorong penumpukan plak dan aterosklerosis secara progresif di seluruh sistem peredaran darah.
Plak yang sudah terbentuk dapat tiba-tiba pecah, menghasilkan gumpalan darah yang sepenuhnya menghambat aliran darah arteri. Hal ini menyebabkan kejadian kardiovaskular akut seperti serangan jantung atau stroke.
Baca Juga: Bahaya Kolesterol Tinggi Mengintai, Jus Seledri Mampu Tekan Lemak Darah
Faktor genetik perkuat aterosklerosis di usia muda
Gen kita juga menunjukkan hubungan erat antara kadar kolesterol tinggi seumur hidup dan risiko penyakit jantung. Orang yang lahir dengan varian genetik yang menyebabkan peningkatan kolesterol LDL biasanya memiliki tingkat penyakit jantung dini yang lebih tinggi.
Sebaliknya, ornag yang memiliki mutasi genetik yang menyebabkan kadar kolesterol lebih rendah memiliki risiko kejadian kardiovaskular yang jauh lebih rendah. Seringkali, hingga 50% lebih rendah dibandingkan dengan populasi umum.
Hal ini menunjukkan bahwa total paparan kolesterol LDL tinggi sepanjang hidup mendorong proses aterosklerosis yang dimulai sejak usia muda.
Bagaimana gagal jantung didiagnosis?
Dokter akan menanyakan riwayat medis, gejala serta melakukan pemeriksaan fisik. Anda mungkin kemudian akan diminta menjalani tes seperti:
- EKG 24 jam, dalam beberapa kasus pasien memerlukan tes ini untuk merekam irama, kecepatan, dan aktivitas listrik jantung dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Rontgen dada untuk memeriksa apakah ada cairan di paru-paru atau apakah ada kondisi paru-paru yang menyebabkan gejala tersebut.
- Ekokardiogram atau pemeriksaan USG jantung untuk melihat cara kerja jantung.
- Tes darah untuk memeriksa kesehatan secara keseluruhan dan mencari tanda-tanda masalah pada jantung. Ini bisa mencakup pemeriksaan kadar BNP atau sejenis protein, kadar BNP yang tinggi dalam darah bisa menjadi tanda bahwa jantung Anda tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Gaya Hidup Tak Sehat & Kolesterol Tinggi Jadi Faktor Risiko Penyakit Jantung
Bagaimana gagal jantung ditangani?
Gagal jantung tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, namun tersedia berbagai pengobatan untuk membantu mengendalikan gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Dokter akan mendiskusikan pilihan pengobatan yang sesuai dengan stadium gagal jantung yang dialami.
Pengobatan untuk gagal jantung meliputi:
- Alat medis seperti alat pacu jantung atau ICD untuk membantu mengatur detak jantung untuk mengurangi beban kerja jantung. ICD berfungsi mendeteksi dan menangani irama jantung yang tidak teratur dan berbahaya.
- Operasi jantung dilakukan untuk memperbaiki aliran darah ke jantung, memperbaiki dan mengganti katup jantung yang bermasalah yang membebani kerja jantung.
- Obat-obatan untuk melindungi dan meningkatkan fungsi jantung, meredakan gejala, serta mengurangi penumpukan cairan.
Itulah penjelasan mengenai hubungan antara kolesterol dengan penyakit gagal jantung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News