MOMSMONEY.ID - Seledri mampu redakan kolesterol tinggi, sayuran ini seringkali jadi bahan pelengkap untuk salad tuna. Kandungan kalori dalam setengah cangkir seledri sangat rendah hanya 7 kalori.
Menurut Kathleen M, dokter ahli gizi, seledri mengandung senyawa khusus yang dapat melawan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan menetralkan sifat asam dari beberapa makanan seperti daging olahan. Senyawa unik dalam seledri juga berpotensi menurunkan kadar kolesterol tinggi dan trigliserida.
Menurut sebuah artikel di jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology, para peneliti meyakini bahwa senyawa bernama 3-n-butilftalida berperan dalam potensi seledri untuk menurunkan kolesterol.
Dalam sebuah artikel tahun 2010 di jurnal Journal of Agriculture and Food Chemistry, para peneliti mengisolasi senyawa bernama oleamida yang ditemukan dalam minyak atsiri biji seledri.
Baca Juga: Perbanyak Buah Beri, Catat 6 Buah Penurun Kolesterol Tinggi Ini
Mengutip dari Webmd.com, senyawa ini mampu menurunkan lemak darah. Saat mereka memproduksi senyawa ini di laboratorium, ditemukan bahwa oleamida dapat menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida meski tidak meningkatkan kadar kolesterol HDL.
Menurut sebuah studi tahun 2011 di Pharmacognosy Magazine, kgombinasi seledri dengan makanan lain yang menyehatkan jantung dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi tanpa obat-obatan.
Jika ingin menurunkan tekanan darah, cobalah mengolah beberapa batang seledri menggunakan juicer. Seledri mengandung flavonoid, apiin, apigenin, kalsium, dan magnesium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Sebuah studi tahun 2021 dalam Journal of Health menemukan, 10 orang yang mengonsumsi jus seledri mengalami penurunan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 30 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 14 mmHg.
Senyawa bioaktif seperti 3-n-butylphthalide dan apigenin membantu mengatur tekanan darah serta menurunkan detak jantung.
Sebuah artikel tahun 2015 dalam International Medical Journal menyebutkan, seledri juga bisa menjadi pelengkap yang baik untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Alternatif makanan yang aman untuk penderita kolesterol
Berikut daftar beberapa makanan yang paling bermanfaat untuk penderita kolesterol:
1. Oat dan biji-bijian utuh
Oatmeal, barley, dan roti gandum utuh mengandung serat larut yang mengikat kolesterol LDL dan membantu mengeluarkannya dari tubuh. Memulai hari dengan sarapan semangkuk oatmeal adalah cara terbaik untuk menjaga kadar kolesterol.
2. Buah dan sayuran
Buah-buahan seperti apel, jeruk, pir, bayam, kale dan sawi kaya akan serat hingga antioksidan. Nutrisi ini membantu menurunkan kolesterol dan juga mengurangi peradangan pada arteri.
3. Kacang dan biji-bijian
Kacang almond hingga kenari merupakan sumber lemak sehat, asam lemak omega-3, dan serat yang sangat baik. Hanya segenggam kecil almond setiap hari sudah bisa menurunkan kadar kolesterol sekaligus meningkatkan kesehatan jantung.
4. Ikan berlemak
Salmon, mackerel dan sarden kaya akan asam lemak omega-3 yang dikenal dapat menurunkan trigliserida dan mendukung kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Usahakan untuk memasukkan ikan berlemak ke dalam makanan beberapa kali seminggu.
5. Lemak dan minyak sehat
Gantilah lemak jenuh dengan minyak sehat seperti minyak zaitun, minyak alpukat, dan minyak canola. Minyak-minyak ini dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL.
Tambahkan minyak zaitun ke salad atau gunakan dalam masakan untuk menambah cita rasa pada makanan.
6. Kedelai dan protein nabati
Produk kedelai seperti tahu, tempe, dan edamame dikaitkan dengan penurunan kolesterol yang moderat. Protein ini serbaguna dan mudah dimasukkan ke dalam masakan tumis, salad, atau bahkan smoothie.
Baca Juga: Suka Kulineran? Kesadaran Jaga Kolesterol Perlu Dimulai Sejak Masih Muda
Gaya hidup yang bisa menurunkan kolesterol secara alami
Terdapat beberapa kiat gaya hidup yang dapat membantu menurunkan kolesterol secara alami:
1. Manajemen stres
Tingkat stres yang tinggi dapat secara tidak langsung memengaruhi kadar kolesterol. Pertimbangkan untuk menerapkan praktik mindfulness, meditasi, atau meluangkan waktu setiap hari untuk bersantai.
Bahkan sesi singkat pernapasan dalam atau meditasi terpandu setiap hari dapat mengurangi stres secara signifikan.
2. Tidur yang cukup
Tidur adalah aspek kesehatan secara keseluruhan yang sering diabaikan. Pola tidur yang buruk telah dikaitkan dengan kadar kolesterol abnormal.
Usahakan untuk mendapatkan tujuh hingga sembilan jam tidur berkualitas setiap malam untuk membantu tubuh mengatur kolesterol dengan lebih efektif.
3. Tetap terhidrasi
Minum banyak air putih tidak hanya membuat tubuh tetap terhidrasi, tetapi juga membantu tubuh mengelola dan memproses kolesterol dengan lebih efisien. Pertimbangkan untuk membawa botol air sebagai pengingat untuk terus minum air secara teratur.
4. Pemeriksaan kesehatan rutin
Pemeriksaan rutin dengan penyedia layanan kesehatan sangat penting, terutama jika Anda sedang berupaya mengelola kadar kolesterol. Melalui tes darah dan konsultasi rutin, Anda bisa melakukan penyesuaian gaya hidup sesuai kebutuhan.
Itulah informasi mengenai manfaat seledri yang mampu redakan kolesterol tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News