M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gagal Jantung Tak Selalu Berakhir dengan Transplantasi, Kini Ada Teknologi LVAD

Gagal Jantung Tak Selalu Berakhir dengan Transplantasi, Kini Ada Teknologi LVAD
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu kondisi yang paling serius adalah gagal jantung stadium lanjut, yaitu ketika jantung tidak lagi mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Selama ini, transplantasi jantung menjadi terapi utama bagi pasien dengan kondisi tersebut. Namun, tidak semua pasien bisa menjalani prosedur itu karena terbatasnya donor jantung dan tenaga medis yang memiliki keahlian khusus.

Kini, secercah harapan hadir melalui perkembangan teknologi medis. Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhasil melakukan implantasi Left Ventricular Assist Device (LVAD) CoreHeart 6, perangkat bantu jantung berukuran paling kecil di dunia. Pencapaian ini menjadi yang pertama di Asia dan membuka peluang lebih besar bagi pasien gagal jantung stadium lanjut untuk memperoleh terapi yang lebih efektif.

LVAD (Left Ventricular Assist Device) sendiri adalah alat mekanis yang dipasang melalui operasi untuk membantu bilik kiri jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Perangkat ini bukan pengganti jantung, melainkan bekerja sebagai "asisten" yang membantu jantung menjalankan fungsinya ketika organ tersebut sudah terlalu lemah.

Baca Juga: Samsung Rilis Tiga HP Lipat Berbeda, Kenali Fungsi Galaxy Z Series

LVAD umumnya digunakan pada pasien gagal jantung stadium lanjut yang:

  • Menunggu transplantasi jantung (bridge to transplant).
  • Tidak memenuhi syarat menjalani transplantasi, tetapi tetap membutuhkan bantuan jangka panjang (destination therapy).
  • Membutuhkan dukungan sementara hingga fungsi jantung membaik.

Menariknya, teknologi CoreHeart 6 yang digunakan di RSCM merupakan salah satu LVAD terkecil di dunia sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, mengatakan bahwa kehadiran teknologi LVAD menjadi lompatan besar dalam penanganan gagal jantung kronis. Dalam catatannua selama ini terapi utama gagal jantung stadium akhir adalah transplantasi jantung. Namun tantangannya sangat besar karena keterbatasan donor dan dokter dengan kompetensi khusus.

"Kehadiran teknologi LVAD memberi harapan baru untuk memperpanjang usia sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien," ujar Azhar di RSCM, Jakarta, Rabu (5/8).

Direktur Utama RSCM Supriyanto Dharmoredjo menyebut keberhasilan implantasi LVAD CoreHeart 6 menjadi tonggak baru layanan jantung nasional sekaligus bukti kepercayaan dunia internasional terhadap kemampuan tenaga medis Indonesia.

Ia berharap kerja sama dengan HeartSpan.ai terus berkembang sehingga RSCM dapat menjadi pusat pelatihan (training center) teknologi LVAD di Asia. "Ini merupakan harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Kami ingin RSCM menjadi pusat pengembangan teknologi ini di kawasan Asia," katanya.

Baca Juga: Jadwal Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026 dan Cara Menontonnya

Sementara itu, Kepala Departemen Kardiovaskular RSCM Birry Karim menjelaskan keberhasilan implantasi merupakan hasil kerja tim multidisiplin yang melibatkan dokter jantung, dokter bedah jantung, dokter anestesi, dokter intensif, perawat, hingga tenaga kesehatan lainnya.

Menurutnya, program penanganan gagal jantung lanjut di RSCM telah dirintis sejak 2017 melalui pembentukan layanan khusus heart failure, yang kemudian berkembang menjadi sistem pelayanan terpadu. "Keberhasilan ini bukan hasil kerja satu orang, tetapi hasil kolaborasi seluruh tim. Penanganan gagal jantung lanjut memang harus dilakukan secara multidisiplin," sebut Birry Karim.

Birry menambahkan pasien pertama yang menjalani implantasi menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Dalam waktu sekitar 24 jam setelah operasi, pasien sudah dapat dilepas dari ventilator, mulai menjalani latihan mobilisasi, serta menunjukkan perbaikan berbagai parameter klinis.

Meski demikian, tim medis masih melakukan pemantauan ketat terhadap risiko infeksi, perdarahan, dan gangguan fungsi organ yang lazim terjadi pada fase pascaoperasi. "Sejauh ini kondisi pasien terus membaik. Begitu pasien berhasil melewati fase kritis dan dapat dilepas dari ventilator, kami merasa sangat lega. Ini menjadi milestone penting bagi pengembangan layanan gagal jantung di Indonesia," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Pangan Awal Pekan Ketiga Oktober, Cek Harga Daging Sapi Moms

Berikut informasi harga pangan untuk hari Senin (12/10) yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) BI.

Serbu 5 Promo Kopi Hari Ini! Starbucks hingga Kopi Kenangan Ada Diskon Gede-gedean

Cek daftar promo kopi hari ini 12 Oktober 2026 di gerai favorit Starbucks, Point Coffee, hingga Kopi Kenangan. Dapatkan penawaran menariknya!

Depo Air Minum Biru Rilis Air Minum Isi Ulang Reverse Osmosis, Apa Bedanya?

Air minum isi ulang kini punya pilihan berbasis reverse osmosis (RO). Simak perbedaan pengolahannya dan harga yang ditawarkan.​

Cek Promo Point Coffee Hari Ini! Ada Diskon I Do Like Monday & Ekstra Potongan BTN

Cek menu dan syarat klaim promo Point Coffee terbaru, 12 Oktober 2026. Dapatkan kopi favorit hemat dan ekstra potongan harga khusus hari ini.

Cara Melepas Wallpaper Tanpa Merusak Dinding, Tips Praktis biar Tetap Aman

Mau ganti wallpaper tanpa merusak dinding? Simak cara melepas wallpaper lama, membersihkan sisa lem, dan menjaga tembok tetap rapi.

Tips Mengurus Rekening Orang yang Meninggal, Simak Syarat dan Prosedurnya

Rekening keluarga yang meninggal masih memiliki saldo? Simak syarat, dokumen, dan cara mengurusnya agar proses lebih mudah.

Harga Emas Antam Melonjak Rp 22.000 Hari Ini (12/10), Cek Daftar Harga Terbarunya

Harga emas Antam hari ini naik menjadi Rp 2.572.000 per gram pada Senin (12/10). Harga buyback juga bergerak naik.​

Ramalan Shio Hari Ini Senin 12 Oktober 2026, Shio Kuda Punya Peluang Emas

Simak ramalan shio hari ini Senin 12 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap.

Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi dan Stabilkan Emosi

Ramalan 12 zodiak hari ini Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi lengkapnya di sini.

IHSG Berpotensi Menguat, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (12/10)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (12/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.