M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Dunia Ambles 3%, Imbal Hasil Tinggi Mengikis Daya Tarik Emas

Harga Emas Dunia Ambles 3%, Imbal Hasil Tinggi Mengikis Daya Tarik Emas
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global anjlok karena kebuntuan AS-Iran atas Selat Hormuz menyebabkan biaya energi tetap tinggi, sehingga memperkuat tekanan pada Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lagi.

Mengutip Bloomberg, Senin (28/9), harga emas spot ambles 3,14% menjadi US$ 4.149,71 per troi ons pada pukul 15.46 WIB.

Harga minyak mentah mendaki setelah perundingan AS-Iran baru-baru ini gagal menghasilkan terobosan terkait jalur perairan penting, sementara perang antara Washinton dan Teheran memasuki bulan kedelapan.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) naik, semakin mengikis daya tarik logam mulia yang tidak menghasilkan bunga.

Oleh Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank A/S, mengatakan, pelemahan ini mencerminkan kombinasi dari lonjakan imbal hasil obligasi, penguatan dollar dan aksi jual teknis setelah tembus level support, yang diperkuat oleh aksi ambil untung dari investor China menjelang liburan Golden Week.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Sepekan Menuju Koreksi 2%, Yield Obligasi AS jadi Beban

Harga emas  turun lebih dari 6% bulan ini, setelah The Fed menaikkan suku bunga pertama kalinya sejak 2023 untuk memerangi inflasi AS yang tinggi, dan mengisyaratkan kemungkinan pengetatan lebih lanjut. Pengetatan ini telah berkontribusi pada lonjakan imbal hasil US Treasury.

Saat ini, investor menaksir sekitar 70% kemungkinan kenaikan bunga pada Oktober nanti.

"Tekanan dari suku bunga semakin sulit diabaikan. Secara tradisional, peningkatan tajam dalam biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil akan menjadi hambatan besar bagi emas," kata Hansen mengutip Bloomberg, hari ini.

Presiden Federal Reserve Cleveland Beth Hammack mengatakan pada Jumat bahwa imbal hasil jangka panjang sedang didorong lebih tinggi, karena kekhawatiran mengenai utang pemerintah, dan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Selama akhir pekan, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan para pembuat kebijakan agar tetap berpikiran terbuka mengenai suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Promo Guardian Super Hemat 15-28 Oktober 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lencir

Cek dan manfaatkan promo Guardian Super Hemat periode 15-28 Oktober 2026 untuk belanja produk kecantikan dan kesehatan.

Film Horor The Doll Ghawiah Tayang di Layar IMAX, Begini Sinopsisnya

Film horor Indonesia The Doll Ghawiah siap menyapa penonton di seluruh layar IMAX di Indonesia mulai 29 Oktober 2026.​

Ruang Mahjong Hadirkan Ruang Bermain sekaligus Bersosialisasi

Meningkatnya popularitas permainan mahjong membuka peluang bisnis penyediaan tempat bermain yang menggabungkan hiburan dan interaksi sosial.​

Ingin Kuliah Sambil Bangun Bisnis? Cek Tawaran Beasiswa Sandiaga Uno Ini

​Melalui kerja sama i3L University dan OK OCE, peserta bisa mengembangkan keterampilan bisnis sambil melanjutkan pendidikan tinggi.

Dari Dapur Rumah Jadi Ladang Cuan, Pelaku Usaha Kuliner Perlu Perhatikan Hal Ini

Banyak usaha kuliner berawal dari dapur rumah sehingga pelaku UMK perlu mendapat dukungan untuk mengembangkan usahanya.

Hapus File Duplikat, Memori HP Langsung Lega Tanpa Hapus Aplikasi Utama

File duplikat dan recycle bin terlupakan menjadi biang keladi memori HP penuh. Ikuti panduan lengkap membersihkannya segera.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 19-25 Oktober 2026

Inilah berbagai merek produk yang termasuk dalam promo Alfamidi Hemat Satu Pekan periode 19-25 Oktober 2026.

IHSG Tertekan, Arus Keluar Asing Capai Rp 111 Triliun

Nett sell asing di pasar saham Indonesia secara year to date di angka Rp 111 triliun, perbesar risiko volatilitas dan menghambat pemulihan pasar.

Cek 13 Promo Hari Ini 19 Oktober 2026, Makan Enak Lebih Hemat di Starbucks hingga McD

Bingung cari menu makan siang atau teman jajan di hari Senin? Manfaatkan promo hari ini untuk menikmati paket hemat dari Starbucks hingga McD.

MR.D.I.Y. dan CIMB Niaga Dorong IKM Kembangkan Bisnis Hijau

Tantangan ini cukup besar mengingat jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7% dari total industri nasional.