M O M S M O N E Y I D
Bugar

Gaya Hidup Tak Sehat & Kolesterol Tinggi Jadi Faktor Risiko Penyakit Jantung

Gaya Hidup Tak Sehat & Kolesterol Tinggi Jadi Faktor Risiko Penyakit Jantung
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Gaya hidup tidak sehat dan memiliki kadar kolesterol tinggi meningkatkan faktor risiko penyakit jantung. Kadar LDL-C yang terlalu tinggi bisa berbahaya, karena dapat menempel di bagian dalam arteri. 

Jabeen Begum, dokter bedah, memaparkan, hal ini dapat menyebabkan penumpukan plak lemak dan mempersulit darah untuk mencapai jantung atau otak. Terkadang, plak lemak dapat pecah dan darah yang mengalir di atas plak yang pecah tersebut dapat menggumpal yang menyumbat arteri.

Apa penyebab kolesterol tinggi?

Siapa pun bisa terkena kolesterol tinggi dan tidak ada satu penyebab tunggal. Banyak faktor berbeda yang berperan dalam kadar kolesterol, semuanya saling memengaruhi.

Dilansir dari Webmd.com, berikut beberapa penyebab kolesterol melonjak tinggi:

Baca Juga: Pangkas Kolesterol dan Berat Badan, 6 Diet Ini Efektif Jaga Jantung

1. Tidak rutin melakukan pemeriksaan

Kadar kolesterol yang tidak sehat biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun, jadi penting untuk memeriksakannya. Jika ditemukan masalah, pengaturan pola makan, perubahan gaya hidup, dan pengobatan dapat membantu mengontrol kadar kolesterol.

Setelah usia 20 tahun, dokter biasanya akan menyarankan tes darah sederhana setiap 4 hingga 6 tahun untuk memastikan kadar kolesterol berada dalam kisaran yang normal. 

2. Jarang olahraga

Olahraga teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mengontrol kolesterol. Anda tidak perlu lari maraton. Cukup berjalan kaki, berenang dan bersepeda selama 40 menit sebanyak 4 kali seminggu sudah cukup efektif. 

Jika waktu terbatas, Anda bisa membaginya menjadi sesi-sesi singkat berdurasi 10 menit. Latihan seperti push-up, pull-up, atau angkat beban juga bisa membantu.

3. Terlalu banyak duduk

Duduk terlalu lama dapat dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Kebiasaan ini menurunkan kadar kolesterol baik dan meningkatkan kadar trigliserida. 

Jika Anda bekerja di balik meja, cobalah untuk bangkit dan bergerak setiap 30 menit atau pertimbangkan untuk menggunakan standing desk.

4. Punya kebiasaan merokok

Merokok menurunkan kadar kolesterol baik dan menaikkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Kebiasaan ini juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung. 

Berhenti merokok dapat memperbaiki kadar kolesterol dan membantu melindungi pembuluh darah arteri. Jika tidak merokok, usahakanlah untuk menghindari paparan asap rokok orang lain.

Baca Juga: Kalori Nasi Putih yang Berisiko Melonjakkan Kolesterol Tanpa Disadari

5. Memiliki berat badan berlebih

Kelebihan berat badan, terutama penumpukan lemak di area perut dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Menurunkan berat badan hanya sebesar 10%, Anda bisa memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kadar kolesterol. 

Konsultasikan dengan dokter mengenai program diet dan olahraga terbaik untuk membantu menurunkan berat badan. 

6. Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh

Lemak ini berasal dari daging sapi, domba, produk susu tinggi lemak seperti mentega, krim, susu, keju, dan yogurt. Semua itu dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat. 

Anda bisa menyiasatinya dengan membuang lemak yang terlihat pada daging serta memilih susu skim atau yogurt rendah lemak. Jika kadar LDL tinggi, asupan kalori dari lemak jenuh sebaiknya tidak melebihi 6% dari total kalori harian.

7. Terlalu sering mengonsumsi lemak trans

Lemak trans juga disebut sebagai lemak atau minyak terhidrogenasi. Lemak ini dapat ditemukan dalam gorengan, pastri, adonan pizza, donat, muffin, cookies, cracker, dan banyak makanan kemasan. 

Lemak trans mampu meningkatkan kadar kolesterol jahat sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik. Periksalah label makanan untuk membatasi asupan lemak trans. 

Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, daging unggas, ikan, dan kacang-kacangan.

Baca Juga: Stop Gorengan! Konsumsi 2 Butir Telur Lebih Aman Bagi Penderita Kolesterol 

8. Kurang mengonsumsi serat

Ada dua jenis serat yakni serat larut dalam air dan serat tidak larut dalam air. Keduanya bermanfaat bagi kesehatan jantung, namun serat larut secara khusus dapat membantu menurunkan kadar LDL. 

Tambahkan serat ke dalam pola makan dengan mengonsumsi semangkuk oatmeal di pagi hari, buah-buahan, kacang-kacangan maupun sayuran.

9. Terlalu banyak minum alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kadar kolesterol yang tidak sehat. Secara khusus, hal ini dapat meningkatkan kadar lemak dalam darah. 

Pria sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari dua takaran minuman per hari, sedangkan wanita satu takaran. Jika mematuhi batasan tersebut, Anda bisa meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik.

10. Mengabaikan kondisi kesehatan yang lain

Penting untuk memahami dan menangani masalah medis yang berkaitan dengan kadar kolesterol buruk seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit ginjal, penyakit hati, dan hipotiroidisme. Jika Anda menanganinya dengan baik, hal itu juga dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol.

Ikuti petunjuk dokter mengenai obat yang diresepkan. Jika Anda lupa minum obat, jangan mencoba mengganti dosis yang terlewat dengan meminum lebih banyak pada kesempatan berikutnya. 

Pastikan untuk memberi tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Itulah informasi mengenai gaya hidup tidak sehat dan memiliki kadar kolesterol tinggi meningkatkan faktor risiko penyakit jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.