MOMSMONEY.ID - Mengonsumsi nanas dapat membantu mengatasi serangan asam urat. Asam urat sendiri disebabkan oleh penumpukan asam urat dalam tubuh, menyebabkan terbentuknya kristal kecil di persendian.
Tubuh secara alami memproduksi asam urat, tetapi akan memproduksi lebih banyak jika Anda mengonsumsi makanan dan minuman tinggi purin. Gejalanya bisa muncul tiba-tiba dan parah, mengurangi kemampuan Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Dr. Brenda B. Spriggs, dokter penyakit dalam menyebutkan bahwa pasien bisa mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid, dan obat-obatan yang menghambat produksi asam urat.
Namun, pasien juga bisa mencoba konsumsi nanas untuk mengurangi beberapa gejala peradangan.
Baca Juga: Asam Urat pada Lansia: Ini Tips Mengelola Nyeri Kronis di Sendi!
Apakah nanas baik untuk asam urat?
Dilansir dari Healthline.com, nanas kaya akan vitamin, enzim, dan antioksidan yang dikenal dapat meningkatkan kesehatan. Beberapa nutrisi dan senyawa ini bahkan dapat mengurangi gejala asam urat.
Nanas mengandung enzim yang disebut bromelain yang dapat mengurangi peradangan dan membantu pencernaan. Nanas juga kaya akan serat, nutrisi yang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Satu potong nanas mengandung 7 persen dari kebutuhan folat harian. Asam folat dapat memecah protein yang disebut homosistein yang ditemukan dalam kadar tinggi pada penderita asam urat.
Selaim itu, sepotong nanas juga mengandung 131 persen dari asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Menurut Mayo Clinic, suplemen yang mengandung vitamin C dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.
Cara mengonsumsi nanas yang tepat
Menambahkan nanas ke dalam makanan dapat membantu mencegah dan mengurangi intensitas gejala asam urat. Konsumsilah satu porsi nanas yang setara dengan satu cangkir potongan nanas segar.
Anda bisa coba mengonsumsi nanas dengan langkah berikut:
1. Konsumsi nanas segar
Mengonsumsi satu cangkir nanas segar per hari sangat dianjurkan. Nanas segar lebih disukai karena kandungan nutrisinya yang lebih tinggi dan tidak mengandung bahan tambahan seperti yang terdapat pada nanas olahan.
2. Hindari penambahan gula berlebih
Minuman manis, makanan olahan, dan makanan penutup yang mengandung nanas tidak disarankan untuk penderita asam urat. Produk-produk ini sering mengandung gula berlebihan dan bahan-bahan berbahaya lainnya.
3. Nanas kalengan
Nanas kalengan sebaiknya dihindari karena kekurangan banyak nutrisi sehat yang biasanya terdapat dalam nanas segar. Produk kalengan biasanya mengandung bahan kimia dan pemanis buatan yang tidak cocok untuk diet asam urat.
Makanan lain yang baik untuk penderita asam urat
Selain nanas, makanan lain yang baik untuk dikonsumsi pasien asam urat meliputi:
- Produk susu, terutama susu rendah lemak
- telur
- buah-buahan, terutama ceri
- rempah-rempah dan bumbu
- kacang-kacangan, seperti lentil dan kedelai
- kacang-kacangan
- minyak nabati, seperti minyak zaitun dan rami
- sayuran
- biji-bijian utuh
Makanan yang harus dihindari pasien asam urat
Jika penderita asam urat, Anda perlu menghindari makanan yang tinggi purin, tinggi gula tambahan, serta makanan yang rendah nutrisi. Makanan-makanan ini dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, beberapa di antaranya seperti:
- Gula tambahan,seperti madu dan sirup jagung tinggi fruktosa
- Permen dan kue
- Seafood
- Daging merah
- Jeroan
- Karbohidrat olahan
- Ragi
Peran bromelain untuk mengontrol asam urat
Peran bromelain dalam mengelola asam urat karena adanya sifat antiinflamasi. Bromelain efektif dalam mengurangi rasa sakit dan gejala yang terkait dengan kondisi peradangan.
Bromelain dipercaya dapat melawan peradangan pada penyakit asam urat dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Efek samping mengonsumsi nanas berlebihan
Nanas memang bermanfaat bagi banyak orang, tapi ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan. Terutama, bagi penderita asam urat dengan kondisi kesehatan lainnya:
1. Reaksi alergi
Nanas mengandung protein dan enzim yang dapat memicu reaksi alergi pada beberapa individu. Bisa menimbulkan ruam kulit, pembengkakan, dan masalah pencernaan.
2. Gejala saluran pencernaan
Nanas mentah mengandung bromelain dan serat makanan yang tinggi, bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti mulas atau gangguan pencernaan. Terutama, pada individu dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) atau sistem pencernaan yang sensitif.
3. Interaksi obat
Mengonsumsi nanas turut memengaruhi metabolisme obat-obatan tertentu yang berpotensi menyebabkan efek samping atau peningkatan risiko toksisitas.
4. Risiko diabetes
Nanas memiliki kandungan gula alami yang tinggi, dapat meningkatkan kadar gula darah dan risiko terkena diabetes atau resistensi insulin. Hal ini bisa terjadi jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
5. Asam lambung
Bromelain dan tingginya kadar asam dalam nanas dapat menyebabkan asam lambung, terutama jika mengonsumsi nanas yang belum matang.
Baca Juga: Purin Tinggi Picu Asam Urat? Waspada Makanan Ini agar Tak Menyesal
Demikian manfaat mengonsumsi nanas yang bisa membantu mengatasi serangan asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News