M O M S M O N E Y I D
Bugar

Asam Urat pada Lansia: Ini Tips Mengelola Nyeri Kronis di Sendi!

Asam Urat pada Lansia: Ini Tips Mengelola Nyeri Kronis di Sendi!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Penyakit asam urat diidentikkan dengan radang sendi yang menyerang para lansia. Bagi lansia, nyeri akibat serangan asam urat bisa sangat melemahkan. 

Sifat nyeri yang tiba-tiba dan parah dapat menyulitkan mereka untuk bergerak, melakukan aktivitas sehari-hari, dan mempertahankan kemandirian. Nyeri kronis juga dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan peningkatan risiko depresi dan kecemasan.

Dr. Stanley Angkodjojo, dokter penyakit dalam menjelaskan bahwa ketika asam urat menumpuk dalam darah, maka bisa menyebabkan terbentuknya kristal tajam di persendian. 

“Gejala asam urat meliputi rasa panas, nyeri, dan bengkak. Jika tidak diobati, serangan dapat terjadi lebih sering dan intens,” ungkapnya.

Baca Juga: Purin Tinggi Picu Asam Urat? Waspada Makanan Ini agar Tak Menyesal

Dilansir dari Skh.com.sg menjelaskan bahwa faktor-faktor asam urat yang berkontribusi meliputi genetika, berjenis kelamin laki-laki, berusia tua, obesitas, menderita diabetes dan tekanan darah tinggi. Penderita asam urat disarankan untuk makan secukupnya, minum lebih banyak air putih, dan mengurangi minuman manis dan jus. 

Kabar baiknya, asam urat dapat dikelola dengan pengobatan, diet, dan olahraga yang tepat. 

Komplikasi akibat penyakit penyerta

Banyak lansia penderita asam urat memiliki kondisi kesehatan lain yang mendasarinya. Mulai dari hipertensi, diabetes, atau penyakit ginjal. 

Mengelola asam urat bersamaan dengan komorbid ini tentu jadi tantangan. Hal ini dikarenakan beberapa obat asam urat dapat berinteraksi secara negatif dengan pengobatan untuk kondisi lain. 

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk mengobati nyeri asam urat dapat memperburuk masalah ginjal atau meningkatkan tekanan darah.

Mobilitas & risiko jatuh pasien asam urat

Asam urat yang parah dapat berdampak signifikan pada mobilitas, terutama jika menyerang sendi penopang berat badan seperti lutut atau pergelangan kaki. Mobilitas yang berkurang dapat meningkatkan risiko jatuh yang sangat berbahaya bagi lansia.

Hal ini memungkinkan patah tulang yang lebih tinggi dan waktu pemulihan yang lebih lama.

Risiko kesehatan lain pada pasien asam urat

Asam urat berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, mulai dari serangan jantung dan stroke. Mengelola kadar asam urat dan mengurangi serangan asam urat dapat berperan dalam melindungi kesehatan kardiovaskular.

Sifat serangan asam urat yang sering dan tidak dapat diprediksi bisa berdampak buruk pada kualitas hidup lansia. Nyeri kronis, rasa takut akan serangan di masa mendatang, dan kebutuhan akan pengobatan berkelanjutan dapat menciptakan kondisi stres dan kecemasan yang terus-menerus.

Hal ini semakin memperumit pengelolaan kesehatan secara keseluruhan.

Tips mengelola penyakit asam urat pada lansia

Mengelola penyakit asam urat secara efektif membutuhkan strategi yang menggabungkan perawatan medis dan perubahan gaya hidup. Berikut tips mengelola penyakit asam urat secara efektif:

1. Perawatan medis

Dokter sering meresepkan obat-obatan untuk mengurangi kadar asam urat dan mencegah serangan asam urat di masa mendatang. Obat-obatan umum meliputi allopurinol dan febuxostat.

Lalu, ada juga obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid, atau kolkisin yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri asam urat akut. Obat-obatan ini harus digunakan dengan hati-hati karena potensi efek samping seperti peningkatan kadar gula darah dan tekanan darah tinggi.

2. Perubahan gaya hidup

Mengurangi asupan makanan kaya purin seperti daging merah dan seafood dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga sangat penting.

Mempertahankan berat badan yang sehat juga dapat mengurangi frekuensi dan keparahan serangan asam urat. Penurunan berat badan melalui diet dan olahraga dapat secara signifikan meningkatkan pengelolaan asam urat.

Olahraga teratur dengan intensitas rendah seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda dapat meningkatkan fungsi sendi dan kesehatan secara keseluruhan. Olahraga membantu dalam pengelolaan berat badan dan mengurangi risiko kambuhnya penyakit asam urat.

Baca Juga: Asam Urat Sering Kambuh? Lakukan 3 Tips Olahraga Ini untuk Pencegahan

3. Pemantauan & dukungan

Pemantauan kadar asam urat dan fungsi ginjal secara berkala sangat penting untuk mengelola penyakit asam urat secara efektif. Pemeriksaan rutin membantu menyesuaikan pengobatan sesuai kebutuhan.

Keluarga dan penyedia layanan kesehatan memainkan peran penting dalam mendukung individu penderita asam urat. Lingkungan yang mendukung membantu kepatuhan terhadap rencana pengobatan dan perubahan gaya hidup, sehingga meningkatkan hasil secara keseluruhan.

Demikian tips mengelola asam urat pada lansia yang tepat, semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.