M O M S M O N E Y I D
Bugar

Puasa Sehat Ramadan: 5 Kunci Jaga Tubuh Bugar Sepanjang Hari

Puasa Sehat Ramadan: 5 Kunci Jaga Tubuh Bugar Sepanjang Hari
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Bulan Suci Ramadan 1447 H menjadi momen yang dinanti umat Muslim. Selain menjalankan ibadah puasa, masyarakat juga perlu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit selama hampir 30 hari berpuasa.

Puasa yang sehat tidak hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga ditentukan oleh pola makan saat sahur dan berbuka, kecukupan cairan, hingga kualitas tidur. Tanpa pengaturan yang tepat, puasa justru bisa memicu gangguan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Operations Group Head Astra Life Dokter Tengku Raya Sharin mengingatkan, pentingnya memahami kondisi kesehatan masing-masing sebelum berpuasa. Menurutnya, bagi orang dengan riwayat penyakit, perlu memperhatikan pantangan agar tidak memicu kondisi yang lebih serius hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.

“Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Jika memiliki riwayat penyakit, kenali pantangan selama berpuasa agar tidak memicu gangguan kesehatan,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (4/3).

Berikut lima hal yang perlu diperhatikan agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap bugar:

1. Melewatkan Sahur dan Langsung Tidur

Sahur berperan penting menjaga energi dan kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari. Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oat, atau roti gandum, serta tambahkan protein seperti telur, ayam, tahu, atau tempe. Konsumsi sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan serat.

Hindari langsung tidur setelah sahur karena dapat mengganggu pencernaan dan memicu asam lambung naik. Idealnya, total waktu tidur tetap terpenuhi sekitar 6–8 jam per hari untuk mencegah migrain dan dehidrasi.

2. Kurang Minum Air

Selama Ramadan, kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi. Pola 2-4-2 bisa diterapkan: dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Batasi minuman manis dan berkafein.

Dehidrasi bisa memperberat kerja jantung, memicu kelelahan, serta memperburuk kondisi tertentu seperti asma. Pada penderita diabetes, dehidrasi juga memerlukan pemantauan gula darah yang lebih ketat.

Baca Juga: 4 Bahaya Makan Terlalu Cepat, Awas Kolesterol Naik!

3. Berbuka Berlebihan

Berbuka sebaiknya dilakukan bertahap. Awali dengan air putih dan 1–3 butir kurma atau buah, kemudian lanjutkan dengan makanan utama dalam porsi wajar.

Langsung menyantap makanan berat dalam jumlah besar dapat membuat lambung “kaget” setelah kosong seharian. Selain itu, kebiasaan merokok berlebihan saat berbuka juga dapat meningkatkan risiko mual, pusing, hingga gangguan pernapasan.

4. Kurang Serat dan Protein

Menu sahur dan berbuka idealnya mengandung karbohidrat kompleks, protein, sayur, serta lemak sehat dalam jumlah seimbang. Kurangi gorengan, makanan tinggi gula, makanan pedas, berlemak, bersantan, serta produk ultra proses.

Pola makan yang kurang seimbang dapat memicu gangguan pencernaan seperti diare dan meningkatkan risiko penyakit dalam jangka panjang.

5. Tidak Disiplin Minum Obat

Bagi yang rutin mengonsumsi obat, jadwal minum perlu disesuaikan. Obat sekali sehari bisa diminum saat sahur atau berbuka. Jika dua kali sehari, dapat dikonsumsi saat berbuka dan sahur. Untuk tiga kali sehari, bisa diatur saat berbuka, tengah malam, dan sahur. Konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian yang tepat.

Selain menjaga pola makan, olahraga ringan seperti jalan kaki setelah berbuka dapat membantu menjaga kebugaran. Hindari olahraga berat di siang hari. Jika mengalami pusing berat, jantung berdebar, muntah terus-menerus, atau tanda dehidrasi berat, sebaiknya segera membatalkan puasa dan mencari pertolongan medis.

Baca Juga: Tren Perjalanan Imlek 2026, Lanskap Perjalanan Domestik Makin Terdiversifikasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.