M O M S M O N E Y I D
Bugar

Menilik Manfaat Lidah Buaya untuk Penderita Diabetes yang Tak Banyak Diketahui

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari ketahui manfaat lidah buaya untuk penderita diabetes yang tak banyak di ketahui di sini.

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang paling umum di dunia dengan jumlah penderitanya yang terus bertambah setiap tahun.

Penyakit ini memerlukan pengelolaan yang baik melalui kombinasi pengobatan medis, pola makan yang sehat, dan gaya hidup aktif.

Tapi, tahukah Anda bahwa bahan alami seperti lidah buaya juga memiliki manfaat luar biasa dalam membantu mengontrol kadar gula darah?

Lidah buaya ternyata menyimpan khasiat yang jarang diketahui untuk membantu kesehatan penderita diabetes. MomsMoney akan membahasnya di sini. Simak, yuk!

Baca Juga: 15 Rekomendasi Daun yang Dapat Mengontrol Gula Darah Penderita Diabetes

Manfaat lidah buaya untuk penderita diabetes

Dikutip dari laman Everyday Health, lidah buaya dikenal memiliki manfaat kesehatan, termasuk membantu menurunkan kadar gula darah. Vandana Sheth, RDN, CDE, juru bicara nasional untuk American Academy of Nutrition and Dietetics, menjelaskan bahwa ada data yang menunjukkan lidah buaya dapat membantu mengurangi kadar glukosa darah.

Sebuah ulasan penelitian menemukan bahwa suplemen lidah buaya yang dikonsumsi secara oral dapat menurunkan gula darah puasa sebesar 46,6 mg/dL dan mengurangi kadar A1C hingga 1,05 persen.

A1C adalah indikator penting untuk mengukur rata-rata pengelolaan gula darah selama tiga bulan, menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK).

Meta-analisis lain pada orang dengan pradiabetes atau diabetes tipe 2 awal yang belum diobati menunjukkan bahwa konsumsi suplemen lidah buaya dapat menurunkan A1C sebesar 0,4 persen dan gula darah puasa sebesar 30 mg/dL. Namun, penelitian ini umumnya berskala kecil dan kualitasnya masih perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Daun Insulin untuk Penderita Diabetes, Selengkapnya di Sini

Mengapa lidah buaya bermanfaat untuk diabetes?

Menurut para peneliti, suplemen lidah buaya bekerja dengan cara:

  • Mengurangi penyerapan gula di saluran pencernaan setelah makan.
  • Merangsang pemecahan gula dalam tubuh.
  • Mencegah produksi gula berlebih oleh tubuh.

Meskipun manfaat ini menjanjikan, penting untuk memahami risiko potensialnya.

Baca Juga: 7 Makanan Penyebab Diabetes yang Harus Anda Batasi Konsumsinya

Risiko mengonsumsi lidah buaya untuk penderita diabetes

Lidah buaya bukanlah solusi tanpa risiko bagi penderita diabetes. Salah satu efek utamanya adalah kemampuan lidah buaya untuk menurunkan gula darah yang dapat berisiko jika dikombinasikan dengan obat diabetes.

Menurut NCCIH (National Center for Complementary and Integrative Health), penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi obat penurun gula darah perlu berhati-hati jika ingin menambahkan lidah buaya ke dalam rutinitas mereka.

Kombinasi keduanya dapat menyebabkan gula darah turun terlalu rendah, kondisi serius yang disebut hipoglikemia.

Winslett, seorang ahli kesehatan, menjelaskan bahwa hipoglikemia bisa sama berbahayanya dengan hiperglikemia, bahkan lebih buruk.

Ketika gula darah terlalu rendah, gejala yang muncul meliputi kelelahan, gemetar, keringat dingin, hingga detak jantung yang tidak teratur.

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi yang Paling Sehat, Apa Saja?

Dalam kondisi yang lebih parah, hipoglikemia dapat menyebabkan kebingungan, penglihatan kabur, kejang, atau bahkan kehilangan kesadaran.

Selain itu, sifat pencahar lidah buaya dapat mengurangi penyerapan obat oral lainnya, sehingga menurunkan efektivitas obat tersebut. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi mereka yang sedang menjalani pengobatan medis tertentu.

Cara menambahkan lidah buaya ke rencana pengobatan diabetes Anda

Jika Anda ingin mencoba lidah buaya sebagai bagian dari pengelolaan diabetes, langkah pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter.

Meskipun dokter memberikan persetujuan, tetaplah berhati-hati. Pantau kadar gula darah Anda secara teratur untuk menghindari risiko gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), seperti yang disarankan oleh Vandana Sheth, ahli gizi terdaftar.

Selain itu, karena suplemen lidah buaya tidak menjalani pengujian ketat seperti obat konvensional oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), pastikan Anda memilih produk yang telah diuji oleh lembaga pihak ketiga untuk keamanan dan kualitas. Beberapa lembaga terpercaya termasuk NSF International, ConsumerLab, dan USP.

Namun, penting untuk diketahui bahwa tidak semua suplemen lidah buaya mengandung senyawa aktif yang memberikan efek antidiabetes. Sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa beberapa produk suplemen lidah buaya tidak memiliki kandungan fenolik alami yang dianggap bermanfaat.

Baca Juga: 6 Cara Menurunkan Risiko Penyakit Diabetes yang Dapat Anda Terapkan

Berapa dosis lidah buaya yang tepat untuk diabetes?

Hingga saat ini, belum ada panduan dosis yang pasti untuk lidah buaya sebagai pengobatan diabetes. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Namun, beberapa studi kecil memberikan gambaran awal. Dalam sebuah penelitian, peserta dengan diabetes tipe 2 mengonsumsi 100 mg atau 200 mg bubuk gel lidah buaya setiap hari selama tiga bulan, sementara kelompok lain tidak menerima pengobatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi 200 mg lidah buaya mengalami perbaikan paling signifikan, termasuk:

  • Penurunan kadar gula darah puasa sebesar 15,4%.
  • Penurunan kolesterol total sekitar 10,1%.
  • Penurunan kolesterol LDL (kolesterol "jahat") sekitar 14,6%.

Namun, perlu diingat bahwa batas aman konsumsi lidah buaya masih belum jelas. Menurut Mayo Clinic, konsumsi 1 gram lateks lidah buaya selama beberapa hari dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang serius, bahkan fatal.

Baca Juga: Makanan Cepat Saji Meningkatkan Risiko Diabetes, Ini Penjelasannya

Nah, itulah ulasan lengkap terkait manfaat lidah buaya untuk penderita diabetes. Lidah buaya memiliki potensi besar dalam membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darah, namun penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat penting sebelum menambahkan lidah buaya ke dalam rutinitas pengelolaan diabetes, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan penurun gula darah.

Dengan pemantauan yang tepat, lidah buaya dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam mendukung pengelolaan diabetes. Namun, selalu pastikan untuk menjaga keseimbangan agar manfaat lidah buaya tidak berubah menjadi risiko bagi kesehatan Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rekomendasi Saham Dengan Peluang Dividen Tinggi, Kapan Waktu Tepat Serok?

Anjloknya harga saham menawarkan valuasi yang menarik bagi investor untuk membeli saham dengan dividen yield tinggi sebagai passive income.

Perlambatan Kredit jadi Tantangan, Selektif Pilih Saham Bank Himbara

Saham-saham bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) masih berpotensi menjadi pilihan investasi jangka menengah hingga panjang.

Bakmi Ayam nan Nikmat yang Tersembunyi di Kluster

Bakmi Bromo tidak terlihat dari jalan utama. Tapi, pelanggan lama dan baru selalu datang ke kedai yang berdiri di dalam

Mengecap Rasa Tulen Laksa Betawi di Gang Cidodol

Tersembunyi di gang kecil kawasan Cidodol, Ketupat Sayur & Laksa Betawi Cidodol menyajikan hidangan kaya rempah cita ras

Kuliner Jepang dengan Rasa Autentik tapi Harga Terjangkau

Mewarisi resep opa asal Jepang, Takaramono menawarkan kuliner dengan citarasa autentik. Harga makanannya pun ramah di ka  

Ingin Memburu Saham High Yield Dividen Sekarang? Ini yang Harus Diperhatikan

Penurunan IHSG menjadi kesempatan untuk memborong saham-saham yang konsisten membagikan dividen tinggi sebagai passive income.

Catat, Ini Syarat Pekerja Sebagai Penerima BSU 2026

BSU merupakan upaya pemerintah untuk menjaga daya beli pekerja/buruh sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi.​

Blibli Bawa Pop-Up Store Click Jisoo ke Indonesia, Berlangsung 12-29 November

Blibli akan menghadirkan pop-up store Click Jisoo di Gandaria City, Jakarta, pada 12–29 November 2026.​

Hari Pertama Tayang di Bioskop, Film Laut Bercerita Raih 180.292 Penonton

Film Laut Bercerita meraih 180.292 penonton di hari pertama penayangannya di bioskop Indonesia​.     

Ini Alasan Peningkatan Akses Keuangan Perlu Diimbangi dengan Literasi

Berikut ini alasan peningkatan akses keuangan perlu diimbangi dengan literasi kepada masyarakat.   ​