M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Makanan Penyebab Diabetes yang Harus Anda Batasi Konsumsinya

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja makanan penyebab diabetes yang harus dibatasi konsumsinya? Yuk, cek daftarnya di sini!

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang terus meningkat jumlah penderitanya setiap tahun. Salah satu penyebab utamanya adalah pola makan yang kurang sehat. Meskipun genetik memiliki peran, banyak kasus diabetes tipe 2 dipicu oleh gaya hidup, termasuk kebiasaan makan sehari-hari.

Tanpa disadari, beberapa makanan yang sering kita konsumsi ternyata dapat meningkatkan risiko diabetes jika tidak dibatasi.

Baca Juga: 6 Cara Menurunkan Risiko Penyakit Diabetes yang Dapat Anda Terapkan

Melansir dari laman Healthify Me, ini dia beberapa makanan penyebab diabetes yang harus dibatasi konsumsinya:

1. Daging Merah

Daging merah sering dikaitkan dengan penyakit jantung, tetapi penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi daging merah setiap hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 19%.

Hal ini diyakini karena kandungan zat besi yang tinggi dalam daging merah dapat merusak sel-sel yang memproduksi insulin.

Daging merah olahan, seperti sosis dan bacon memiliki risiko tambahan karena kandungan garam dan pengawetnya. Sebagai alternatif, pilih sumber protein yang lebih sehat, seperti unggas tanpa kulit, kacang-kacangan, susu rendah lemak, atau biji-bijian.

2. Makanan Olahan

Makanan olahan seperti keripik, biskuit, dan makanan cepat saji mengandung pengawet, gula tambahan, perasa buatan, dan natrium dalam jumlah tinggi.

Konsumsi makanan ini setiap hari meningkatkan risiko diabetes hingga 51%. Pilihlah makanan segar atau utuh untuk mengurangi paparan zat-zat berbahaya tersebut.

Baca Juga: Makanan Cepat Saji Meningkatkan Risiko Diabetes, Ini Penjelasannya

3. Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Lemak jenuh ditemukan dalam produk hewani seperti mentega dan susu murni, sementara lemak trans sering terkandung dalam makanan ringan goreng dan makanan panggang olahan.

Kedua jenis lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), menurunkan sensitivitas insulin, dan memengaruhi toleransi glukosa, yang semuanya dapat memicu diabetes.

Sebagai gantinya, konsumsi makanan yang kaya lemak tak jenuh, seperti alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan untuk mendapatkan manfaat lemak sehat.

4. Gula Tambahan dan Natrium Berlebih

Diet yang tinggi gula tambahan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, sementara natrium yang berlebihan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Kombinasi ini sering memicu pradiabetes dan dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Kurangi konsumsi makanan atau minuman manis, seperti soda, jus kemasan, dan makanan ringan olahan. Pilihlah alternatif seperti air putih, teh tanpa gula, atau makanan dengan kandungan gula alami.

Baca Juga: Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Sayuran Bertepung?

5. Buah Kering

Meskipun buah kering terlihat seperti camilan sehat, kandungan seratnya jauh lebih sedikit dibandingkan buah segar. Hal ini membuat gula dari buah kering lebih cepat diserap tubuh, yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Sebagai gantinya, pilih buah segar dengan kandungan air tinggi dan indeks glikemik (GI) rendah, seperti apel, jeruk, atau buah beri.

6. Makanan Tinggi Karbohidrat Sederhana

Karbohidrat sederhana, seperti yang ditemukan dalam nasi putih, roti putih, dan sayuran bertepung seperti kentang dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Kombinasi makanan tinggi karbohidrat, misalnya nasi dengan ubi jalar, dapat meningkatkan kadar glukosa pasca makan secara signifikan.

Sebagai alternatif, pilih karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, nasi merah, atau quinoa. Karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Diabetes Gestasional dan Cara Mencegahnya

7. Sereal Manis

Sereal sarapan berperisa sering dianggap sebagai pilihan cepat dan mengenyangkan, tetapi makanan ini biasanya tinggi gula tambahan dan biji-bijian olahan. Konsumsi rutin sereal manis dapat meningkatkan risiko diabetes dan masalah kesehatan lainnya.

Sebagai pengganti, pilih oatmeal tanpa pemanis atau mangkuk salad dengan tambahan yogurt Yunani untuk sarapan sehat dan rendah gula.

Itu dia beberapa makanan penyebab diabetes yang harus Anda batasi konsumsinya. Menghindari makanan-makanan di atas adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah diabetes tipe 2.

Sebagai gantinya, pilihlah makanan segar, tinggi serat, dan rendah lemak jenuh untuk mendukung pola makan yang seimbang.

Baca Juga: Ini Buah Pantangan untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes, Apa Saja?

 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​

Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/5)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 14 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok(14/5) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (14/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat hanya di daerah berikut ini.

Pengusaha Kecil pun Sudah Adaptasi dengan AI dalam Kegiatan Bisnis

Di Indonesia, pengusaha kecil dan menengah sudah adaptasi dengan artificial intelligence atau AI dalam kegiatan bisnisnya.