M O M S M O N E Y I D
Santai

Manfaat Teh dan Kopi untuk Tanaman Lidah Buaya, Begini Cara Menggunakannya

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Tahukah Anda teh dan kopi memiliki manfaat untuk tanaman lidah buaya? Ternyata manfaat teh dan kopi untuk tanaman lidah buaya sangatlah luar biasa.

Anda dapat menggunakan dan memanfaatkan teh dan kopi untuk tanaman lidah buaya.

Sisa-sisa dapur sering kali sangat bermanfaat di kebun, menyediakan nutrisi, tekstur, dan hidrasi secara cuma-cuma. Termasuk teh dan kopi. 

Baca Juga: Cara Menggunakan Rosemary sebagai Penyegar Udara Alami Tanpa Bahan Kimia

Lalu, apa saja manfaat teh dan kopi untuk tanaman lidah buaya? Berikut manfaatnya :

1. Memperkaya Tanah

Teh dan kopi mengandung kalium, fosfor, dan nitrogen, yang merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan tanaman.

Nitrogen dalam kopi membantu perkembangan daun hijau subur, sementara fosfor, yang ditemukan dalam teh, mendukung perkembangan akar.

Bila Anda menyiram lidah buaya dengan salah satu bahan ini, partikelnya akan terurai, menambah bahan organik ke dalam tanah, serta memperbaiki aerasi dan tekstur media.

Seduh teh atau kopi dan encerkan dengan air dalam jumlah yang sama, lalu aplikasikan setiap tiga minggu pada pagi hari.

2. Meningkatkan Keasaman Tanah

Teh memiliki pH asam ringan yang dapat bermanfaat bagi tanaman Anda jika media tempat Anda menanamnya sedikit basa.

Keasamannya membuat tanaman lebih mudah menyerap nutrisi seperti zat besi, mangan, dan seng.

Lidah buaya tumbuh subur di tanah dengan pH 6,0-7,0, dan ampas kopi, yang secara alami lebih asam, membantu menjaganya dalam kisaran ini juga.

Baca Juga: Manfaat Lidah Buaya untuk Menurunkan Kadar Gula Darah, Cek Selengkapnya di Sini

3. Bahan Organik untuk Struktur Tanah

Teh dan kopi
Teh dan kopi

Ampas kopi dan daun teh menambah tekstur pada tanah dan memperbaiki strukturnya. Keduanya juga memperbaiki drainase dan mencegah pemadatan tanah. Ini sangat bermanfaat bagi tanaman lidah buaya Anda, yang tidak menyukai kondisi tergenang air dan tanah padat.

Asam tanat dalam teh juga akan mendukung pertumbuhan mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah. Mikroba ini memecah bahan organik dan melepaskan nutrisi dalam bentuk yang mudah diserap tanaman.

Ampas kopi juga mendorong pertumbuhan bakteri pengikat nitrogen, yang mengubah nitrogen atmosfer menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh tanaman.

Anda dapat menaburkan daun teh atau bubuk kopi bekas sedikit di atas permukaan tanah dan menyiramnya secara menyeluruh setiap dua bulan sekali.

4. Mencegah Penyakit dan Hama

Beberapa senyawa dalam teh dan kopi, seperti kafein dan tanin, merupakan pengusir hama alami. Senyawa-senyawa tersebut membantu mengusir serangga berbahaya, seperti siput dan bekicot, yang dapat memakan daun lidah buaya.

Tanin dalam teh bertindak sebagai fungisida alami, melindungi akar dan tanah.

Baca Juga: Lidah Buaya Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah? Cek Manfaat Lain Lidah Buaya di Sini

Untuk membuatnya, tambahkan 1 bagian teh yang diseduh dan 3 bagian air dan aplikasikan sebagai semprotan daun! 

Gunakan larutan ini secukupnya, hanya jika tanda-tanda hama atau infeksi jamur terlihat.

5. Merangsang Pertumbuhan Akar

Baik teh maupun kopi mengandung nutrisi yang membantu akar tumbuh lebih baik. Ampas kopi mengandung hormon pendorong akar seperti auksin yang terurai di dalam tanah.

Ini, bersama dengan nitrogen yang cukup, menghasilkan sistem akar yang lebih kuat dan lebih luas pada tanaman lidah buaya Anda.

Nah itulah beberapa manfaat teh dan kopi untuk tanaman lidah buaya yang akan membantu memberikan kesuburan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Harga Pangan di Akhir Pekan Awal Oktober, Cabai Masih Pedas

Berikut ini rincian harga-harga komoditas pangan yang tersaji untuk hari Jumat (2/10) dari PIHPS Bank Indonesia.

Indonesia Perlu Ubah Orientasi Pembangunan Industri, Ini Alasannya

Indonesia perlu mengubah orientasi pembangunan industri, dari sekadar mengejar volume produksi menuju industri bernilai tambah.

Indonesia Hadapi 4 Disrupsi Global yang Berlangsung Bersamaan, Dampaknya?

Dewan Ekonomi Nasional mengungkapkan, Indonesia menghadapi empat disrupsi global yang berlangsung secara bersamaan. 

Makan Sedikit, Berat Badan Naik? Resistensi Insulin & Gula Darah Tinggi Penyebabnya

Makan sedikit tak menjamin berat badan turun jika insulin tinggi. Cek bagaimana gangguan gula darah mengubah sisa energi jadi lemak.

Harga Emas dan Buyback Antam Hari Ini (2/10) Kompak Turun Rp 5.000, Cek Harga Terbaru

Harga emas dan buyback Antam hari ini kompak turun Rp 5.000 pada perdagangan Jumat (2/10). Simak harga emas terbaru.

Fakta Seputar Kolesterol, Kurang Gerak dan Makanan Tinggi Lemak Jadi Penyebabnya

Orang rajin bergerak ternyata tetap bisa kena kolesterol tinggi lo. Simak pemicu tersembunyi yang kerap diabaikan banyak orang ini.

Kadar Asam Urat Turun Alami, Cukup Ubah Pola Makan dengan Tips Sederhana Ini

Asam urat ternyata berfungsi menjaga saraf dan jaringan tubuh. Ketahui batas normal pria dan wanita agar tidak menjadi racun.

Formula Skincare dengan Ceramide Ini Mampu Atasi Breakout, Kulit Makin Plumpy

Penggunaan skincare dengan ceramide rutin mampu meredakan breakout. Cek pilihan formula gel bening yang cepat menyerap tanpa residu.

IHSG Rawan Koreksi, Berikut 6 Rekomendasi dari BNI Sekuritas (2/10)

IHSG diproyeksi melanjutan koreksi pada perdagangan Jumat (2/10/2026)​. Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Simak Cara AI Bikin Konten dengan Cepat, Pangkas Biaya Peluncuran Produk Baru

Model generator AI memproses teks dan gambar dari noise murni. Ketahui rahasia pemrosesan frame agar iklan produk tampil profesional.