M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mengenal Japanese Walking, Jalan Kaki ala Jepang yang Bagus untuk Kesehatan

Mengenal Japanese Walking, Jalan Kaki ala Jepang yang Bagus untuk Kesehatan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui tentang Japanese walking, jalan kaki ala Jepang yang bagus untuk kesehatan di sini!

Jepang dikenal sebagai negara dengan masyarakat yang panjang umur dan memiliki gaya hidup sehat. Selain karena pola makan seimbang, salah satu rahasia kesehatan mereka ternyata terletak pada kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki.

Namun, bukan sembarang berjalan kaki. Ada metode khusus yang disebut Japanese walking atau jalan kaki ala Jepang, yang kini mulai populer di berbagai negara karena manfaatnya yang luar biasa bagi tubuh.

Apa itu Japanese walking sebenarnya, ya? Pada kesempatan kali ini, MomsMoney akan membahasnya secara lengkap. Simak, yuk!

Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki Metode 6-6-6 yang Bisa Turunkan Berat Badan Menurut Ahli

Apa Itu Japanese Walking?

Japanese walking atau yang dikenal juga dengan jalan kaki interval ala Jepang, kini sedang populer sebagai rutinitas olahraga yang bisa dilakukan siapa saja. Teknik ini melibatkan pergantian antara jalan cepat dan jalan santai selama waktu tertentu. Banyak orang menyukai metode ini karena sederhana, efektif, dan bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan pikiran.

Di TikTok, banyak pengguna yang membagikan pengalaman mereka setelah mencoba Japanese walking. Mereka mengklaim bahwa teknik ini bisa memperbaiki suasana hati, meningkatkan energi dan fokus, serta lebih efektif daripada sekadar mengejar target 10.000 langkah per hari yang selama ini dianggap standar sehat.

Cara Melakukan Japanese Walking

Mengutip dari laman Health, Japanese walking pertama kali diperkenalkan lewat sebuah studi pada tahun 2007 di Jepang. Begini cara melakukan Japanese walking yang viral di TikTok:

  • Jalan cepat selama 3 menit
  • Dilanjutkan dengan jalan pelan selama 3 menit
  • Ulangi pola ini sebanyak 5 kali, sehingga total waktu latihan adalah 30 menit

Teknik sederhana ini ternyata punya banyak efek positif bagi tubuh.

Baca Juga: Inilah Waktu Terbaik Jalan Kaki untuk Stabilkan Tekanan Darah

Manfaat Japanese Walking

Berdasarkan penelitian, dibandingkan hanya berjalan santai 8.000 langkah sehari, orang yang melakukan jalan kaki interval seperti Japanese walking menunjukkan peningkatan kekuatan otot, daya tahan, dan tekanan darah yang lebih stabil.

Penelitian lanjutan pada tahun 2018 juga menemukan bahwa mereka yang rutin melakukan teknik ini selama 10 tahun mengalami:

  • Kekuatan otot kaki meningkat hingga 20%
  • Kapasitas latihan maksimal meningkat 40%

Menariknya, bahkan mereka yang hanya menjalankan metode ini dalam waktu lebih singkat pun tetap mendapat manfaat meskipun tidak sebesar itu. Ini menunjukkan bahwa jalan kaki interval dapat membantu menjaga kebugaran seiring bertambahnya usia, dan melindungi dari penurunan kondisi fisik.

Tak hanya itu, jalan kaki dengan intensitas bervariasi seperti ini juga dinilai lebih efektif membakar kalori dan lemak dibanding jalan biasa. Hal ini tergantung pada seberapa sering dan seberapa intens Anda melakukannya.

Menurut Dr. Rekha B. Kumar, teknik ini membantu Anda memenuhi target aktivitas fisik seperti yang disarankan oleh American Heart Association, yaitu 150 menit aktivitas sedang per minggu. Ini juga cocok untuk Anda yang mungkin tidak bisa lari atau melakukan olahraga intensitas tinggi.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Silent Walking yang Bagus untuk Kesehatan Mental

Tips Melakukan Japanese Walking

Agar hasil yang didapat optimal, teknik Japanese walking sebaiknya dilakukan dengan benar. Menurut Brent Blaudow, kuncinya adalah jelas membedakan antara jalan cepat dan jalan lambat. Saat Anda menyelesaikan bagian jalan cepat, detak jantung seharusnya terasa meningkat. Sedangkan pada sesi jalan lambat, tubuh idealnya mulai merasa lebih tenang dan pulih.

Bagi Anda yang belum terbiasa berolahraga, tidak masalah jika memulainya secara perlahan. Cukup dengan rutin jalan kaki biasa terlebih dahulu, lalu secara bertahap mulai menambahkan pola interval.

Namun, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah yang tidak stabil, radang sendi, gangguan keseimbangan, atau sedang dalam masa pemulihan dari masalah jantung, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mencoba teknik ini.

Bila Anda sudah terbiasa jalan cepat, Anda bisa mulai menyesuaikan durasi dan intensitas, misalnya dengan memperpendek waktu jalan lambat atau menambah kecepatan saat jalan cepat, agar manfaatnya semakin maksimal.

Baca Juga: 5 Tips Jalan Kaki yang Efektif Bakar Kalori dari Ahli, Apa Saja?

Demikian ulasan tentang Japanese walking, jalan kaki ala Jepang yang bagus untuk kesehatan. Untuk melakukannya, Anda cukup memulai dengan berjalan cepat selama tiga menit, lalu menurunkan tempo menjadi berjalan santai selama tiga menit berikutnya.

Pola ini diulang sebanyak lima kali hingga total durasi latihan mencapai sekitar 30 menit. Meski terkesan sederhana, metode ini mampu memberikan beragam manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Semoga membantu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG Deteksi Bibit Siklon Baru di Timur Indonesia, Hujan Sangat Lebat Provinsi Ini

BMKG mendeteksi bibit siklon baru yang terpantau di wilayah Laut Arafura barat Papua Selatan dan berdampak hujan sangat lebat di provinsi ini.

Selain Kopi, Ini 7 Makanan dan Minuman yang Harus Anda Hindari sebelum Tidur

Sederet makanan dan minuman ini harus dihindari sebelum tidur. Kandungannya bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan mengganggu istirahat.

4 Tanda-Tanda Serum Vitamin C Telah Teroksidasi, Segera Buang!

Wajib tahu, kenali 4 tanda-tanda serum vitamin C telah teroksidasi ini sebelum menggunakannya sampai habis.

14 Cara Turunkan Kadar Gula Darah yang Tinggi secara Alami

Bagaimana cara turunkan kadar gula darah yang tinggi secara alami, ya? Intip di sini, yuk!            

Sribu Ajak Pekerja Pertahankan Karir Di Tengah Perubahan Industri

Sribu membekali freelancer untuk berkembang di tengah ketidakpastian ​dan dinamika industri Tanah Air.  

Menu Diet Turun Berat Badan Tanpa Nasi untuk Seminggu, Coba yuk!

Intip beberapa menu diet turun berat badan tanpa nasi untuk seminggu di sini, yuk! Tertarik coba?   

5 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula untuk Kulit, Atasi Jerawat hingga Flek Hitam

MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 manfaat mengurangi konsumsi gula untuk kulit. Simak, ya.

Potensi Santa Claus Rally, IPOT Rekomendasi 3 Saham Pekan Ini

IPOT merekomendasikan saham-saham yang siap melaju tertopang fenomena window dressing dan santa claus rally dengan teknikal yang menarik.

Penjualan Tiket Kereta untuk Nataru Capai 1,44 Juta, 41% dari Kapasitas

Penjualan tiket kereta api pada masa angkutan nataru periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 1.441.421 tiket.

Awas! Ini 12 Makanan yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Ternyata ini, lho, makanan yang bisa tekanan darah naik. Kira-kira ada apa saja, ya?