M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Manfaat Jalan Kaki ala Jepang bagi Kesehatan Menurut Para Ahli

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, ketahui beberapa manfaat jalan kaki ala Jepang bagi kesehatan menurut para ahli di sini.

Di tengah kesibukan hidup modern, banyak orang mencari cara sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan tubuh. Tahukah bahwa salah satu rahasia tetap sehat adalah jalan kaki?

Alih-alih mengandalkan kendaraan pribadi untuk jarak dekat, terbiasa berjalan kaki jauh lebih menyehatkan. Belakangan, muncul tren berbeda yang disebut jalan kaki ala Jepang, yang sempat viral di TikTok.

Para pendukungnya menyebut metode ini bisa memberikan manfaat lebih besar dibanding sekadar jalan kaki biasa.

MomsMoney akan membahas sejumlah manfaat jalan kaki ala Jepang bagi kesehatan menurut para ahli di sini. Mari simak.

Baca Juga: Inilah Cara Diet Sehat untuk Ibu Menyusui yang Aman, Intip di Sini

Apa itu jalan kaki ala Jepang?

Jalan kaki ala Jepang sebenarnya merujuk pada metode interval walking training (IWT), yaitu jalan kaki dengan pola bergantian cepat dan lambat dalam waktu tertentu.

Teknik ini pertama kali diperkenalkan hampir 20 tahun lalu oleh tim peneliti dari Universitas Shinshu di Matsumoto, Jepang, yang dipimpin oleh Dr. Hiroshi Nose dan Dr. Shizue Masuki.

Mereka ingin mengetahui apakah jalan kaki dengan interval intensitas tinggi bisa memberikan hasil lebih baik dibanding jalan santai biasa, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.

Menurut Dr. Masuki, jalan kaki normal kadang kurang menantang sehingga efeknya terbatas. Dari situlah lahir ide IWT, yang terinspirasi dari pola latihan interval para atlet muda.

Bagaimana cara melakukan jalan kaki ala Jepang?

Dalam studi aslinya, peserta diminta untuk:

  • Berjalan cepat selama 3 menit (lebih dari 70% kapasitas aerobik),
  • Lalu berjalan lambat selama 3 menit (sekitar 40% kapasitas aerobik).

Siklus ini diulang lima kali, sehingga total durasi latihan sekitar 30 menit. Latihan dilakukan setidaknya 4 kali seminggu selama 5 bulan.

Sebagai pembanding, kelompok lain hanya berjalan dengan kecepatan sedang dan stabil hingga mencapai 8.000 langkah per hari.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2007 di Mayo Clinic Proceedings menunjukkan, kelompok IWT mengalami peningkatan signifikan pada kesehatan jantung, kekuatan otot, dan kebugaran secara keseluruhan dibanding kelompok yang berjalan biasa.

Baca Juga: 12 Minuman Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi, Ada Jus Tomat

Manfaat jalan kaki ala Jepang menurut para ahli

Menyadur dari laman Today, berikut ini beberapa manfaat jalan kaki ala Jepang menurut para ahli:

1. Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru

Menurut Dr. Jeanne Doperak, dokter kedokteran olahraga di University of Pittsburgh Medical Center, IWT membuat jantung bekerja lebih keras secara bergantian, ibarat menginjak gas lalu mengurangi kecepatan. Hal ini memperkuat sistem kardiovaskular dan kapasitas paru-paru.

2. Membakar kalori lebih banyak dalam waktu singkat

Ahli fisiologi olahraga, Ben Yamuder, menjelaskan bahwa intensitas tinggi membuat tubuh membakar lebih banyak kalori meski durasi latihan singkat.

Efek ini dikenal sebagai EPOC (excess post-exercise oxygen consumption), yaitu kondisi tubuh yang tetap membakar energi bahkan setelah latihan selesai.

3. Mengontrol gula darah

Karena otot bekerja lebih keras saat berjalan cepat, glukosa lebih banyak diserap oleh otot. Menurut Yamuder, ini cara efektif untuk mengatur kadar gula darah, terutama bagi orang tua yang rentan diabetes.

Baca Juga: 8 Tips Menjaga Sistem Imun Tetap Sehat, Yuk Terapkan!

4. Meningkatkan kekuatan otot dan mencegah hipertensi

Dalam studi Nose dan Masuki, peserta IWT menunjukkan kekuatan otot paha yang lebih baik serta tekanan darah yang lebih terkontrol.

5. Meningkatkan kesehatan mental dan kualitas tidur

Penelitian lanjutan pada tahun 2020 terhadap lebih dari 10.000 orang dewasa menemukan bahwa IWT tidak hanya memperbaiki kondisi terkait usia dan gaya hidup, tetapi juga meningkatkan fungsi kognitif, kualitas tidur, serta membantu mengurangi gejala depresi.

6. Aman dan ramah persendian

Dibanding olahraga intensitas tinggi lain, jalan kaki Jepang tergolong low impact, sehingga aman dilakukan siapa saja. Dr. Doperak menekankan bahwa metode ini efektif tanpa memberi tekanan berlebihan pada sendi.

Baca Juga: 8 Makanan Sehat Pencegah Kanker yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Demikianlah ulasan tentang manfaat jalan kaki ala Jepang bagi kesehatan menurut para ahli. Jalan kaki ala Jepang atau interval walking training terbukti memberikan manfaat besar bagi tubuh, mulai dari memperkuat jantung dan paru-paru hingga membantu mengontrol gula darah.

Metode ini juga mampu membakar kalori lebih efisien, meningkatkan kualitas tidur, serta menjaga kesehatan mental. Dengan sifatnya yang aman dan ramah persendian, latihan ini bisa menjadi pilihan sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran di segala usia.

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa latihan ini tidak bisa menggantikan olahraga kekuatan dan mobilitas. Latihan beban tetap diperlukan, terutama untuk menjaga kepadatan tulang dan kekuatan otot seiring bertambahnya usia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.