M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Lewatkan! Ini 9 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan yang Luar Biasa

Jangan Lewatkan! Ini 9 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan yang Luar Biasa
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada sejumlah manfaat jalan kaki setelah makan yang luar biasa. Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

Setelah makan, kebanyakan orang memilih untuk duduk santai, menonton TV, atau langsung kembali bekerja. Tahukah bahwa ada kebiasaan sederhana setelah makan yang bisa memberi banyak manfaat bagi tubuh? Yap, berjalan kaki.

Kebiasaan kecil ini sering diabaikan, padahal berjalan setelah makan bisa menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan dalam jangka panjang. Jika Anda ingin menjaga tubuh tetap sehat tanpa harus melakukan olahraga berat, jalan kaki setelah makan bisa menjadi langkah praktis yang patut dicoba.

Baca Juga: 5 Tips Jalan Kaki yang Efektif Bakar Kalori dari Ahli, Apa Saja?

Melansir dari laman Very Well Health, berikut ini beberapa manfaat jalan kaki setelah makan yang luar biasa:

1. Mengurangi Gas dan Kembung

Berjalan kaki setelah makan bisa membantu meredakan rasa begah, gas, dan kembung karena gerakan tubuh membuat sistem pencernaan bekerja lebih lancar.

Dalam sebuah penelitian, penderita sindrom iritasi usus besar yang menambah langkah hariannya dari sekitar 4.000 menjadi 9.500, mengalami penurunan gejala hingga 50 persen.

Studi lain juga menemukan bahwa orang yang rutin berjalan 10–15 menit setelah makan selama sebulan merasakan lebih sedikit keluhan pencernaan seperti bersendawa, kembung, dan gas. Manfaat ini bahkan lebih efektif dibandingkan mengonsumsi obat pencernaan.

2. Membantu Mengatur Gula Darah

Bagi penderita diabetes, berjalan kaki sebentar setelah makan bisa membantu menjaga kestabilan gula darah. Dalam sebuah penelitian pada orang dewasa dengan diabetes tipe 2, berjalan 10 menit setelah setiap makan lebih efektif menurunkan gula darah dibandingkan berjalan 30 menit sekali dalam sehari.

Para ahli menjelaskan bahwa aktivitas ringan setelah makan membantu mencegah lonjakan gula darah, dan manfaatnya lebih besar jika dilakukan segera setelah selesai makan.

3. Meningkatkan Kualitas Tidur

Rutin berjalan setelah makan juga berhubungan dengan tidur yang lebih nyenyak. Orang yang rata-rata melangkah lebih dari 7.000 langkah per hari dilaporkan memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Penelitian lain bahkan menemukan bahwa orang yang terbiasa mencapai 10.000 langkah sehari bisa lebih cepat tertidur. Berjalan di malam hari mendekati waktu tidur juga dapat membuat tidur lebih efisien karena tubuh sudah lebih rileks.

Baca Juga: Ini Tips Jalan Kaki untuk Menurunkan Berat Badan dari Ahli

4. Menurunkan Tekanan Darah

Berjalan setelah makan bermanfaat untuk kesehatan tekanan darah, terutama bagi mereka yang sebelumnya jarang bergerak. Sebuah program jalan kaki khusus yang dirancang untuk penderita hipertensi terbukti mampu membantu mengatur tekanan darah mereka.

Penelitian lain menunjukkan bahwa berjalan tiga kali sehari masing-masing selama 10 menit dapat menurunkan tekanan darah diastolik pada orang dengan pra-hipertensi atau tekanan darah yang cenderung tinggi.

5. Mendukung Kesehatan Mental

Jalan kaki singkat juga terbukti bermanfaat untuk kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan cepat sekitar 1,25 jam per minggu bisa menurunkan risiko depresi sebesar 18 persen, sementara 2,5 jam per minggu bisa menurunkan risiko hingga 25 persen.

Walaupun banyak faktor yang memengaruhi risiko gangguan mental, aktivitas fisik ringan seperti berjalan tetap memberi dorongan positif bagi suasana hati. Cobalah berjalan 20 sampai 30 menit setelah makan, lima kali seminggu, untuk mendapatkan manfaat ini.

6. Membantu Pencernaan Lebih Cepat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berjalan setelah makan bisa mempercepat proses pencernaan. Aktivitas ini merangsang kerja lambung dan usus sehingga makanan lebih cepat bergerak melalui saluran pencernaan.

Jalan kaki setelah makan malam juga sangat bermanfaat untuk orang yang cenderung pasif sepanjang hari atau penderita sindrom iritasi usus besar.

Baca Juga: Ini Manfaat Jalan Kaki ala Jepang bagi Kesehatan Menurut Para Ahli

7. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Olahraga teratur, termasuk berjalan setelah makan, dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Aktivitas ini membantu mengontrol tekanan darah, menurunkan kolesterol jahat, serta mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

Misalnya, berjalan cepat 10 menit setelah makan tiga kali sehari selama lima hari seminggu sudah cukup untuk memenuhi rekomendasi aktivitas fisik yang baik bagi kesehatan jantung.

8. Mendukung Penurunan Berat Badan

Walaupun olahraga intensitas tinggi sering dianggap lebih efektif membakar kalori, berjalan juga memberi manfaat dalam menjaga berat badan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang berjalan 25 menit dua kali sehari berhasil menurunkan lebih banyak berat badan dan lemak perut dibandingkan mereka yang berjalan 50 menit sekali sehari.

Jadi, berjalan singkat setelah makan siang dan makan malam bisa menjadi strategi sederhana untuk mendukung penurunan berat badan.

9. Mengurangi Dampak Duduk Terlalu Lama

Terlalu sering duduk dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan fungsi pembuluh darah, tekanan darah tinggi, hingga penurunan fungsi otak.

Berjalan sebentar setelah makan bisa membantu mengurangi dampak buruk dari gaya hidup pasif. Alih-alih langsung duduk di sofa setelah makan malam, coba biasakan berjalan santai sebentar agar tubuh tetap aktif dan sirkulasi darah lebih lancar.

Baca Juga: Metode Jalan Kaki 6-6-6 Bisa Menurunkan Berat Badan lo, Kata Ahli

Itulah beberapa manfaat jalan kaki setelah makan yang luar biasa. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?