M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Kurang Baik untuk Kesehatan, Ini 4 Posisi Tidur yang Sebaiknya Dihindari

Kurang Baik untuk Kesehatan, Ini 4 Posisi Tidur yang Sebaiknya Dihindari
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 4 posisi tidur yang sebaiknya dihindari karena kurang baik untuk kesehatan. Cari tahu selengkapnya di sini.

Tidur adalah bentuk istirahat yang paling sederhana dan efektif. Ini mewakili periode emas bagi tubuh karena memberikan waktu untuk memperbaiki diri.

Karena kita menghabiskan begitu banyak waktu untuk tidur, maka mengadopsi posisi tidur yang benar merupakan hal penting guna mendapatkan manfaat yang maksimal sekaligus meminimalkan risiko cedera dini pada tulang, otot, atau saraf sepanjang waktu.

Baca Juga: 3 Manfaat Minum Air Lemon Setiap Pagi bagi Kesehatan Tubuh

Banyak orang mungkin bertanya-tanya mengapa semakin banyak mereka tidur, justru tubuh mereka semakin lelah. Kondisi semacam ini sering kali disebabkan oleh posisi tidur yang salah atau tidak tepat selain alas tidur yang tidak sesuai, terlalu keras, atau terlalu empuk. Pada akhirnya, hal ini tentu kurang baik bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Perbaiki segera, berikut 4 posisi tidur yang sebaiknya dihindari sebagaimana dilansir dari laman Samitivej Hospitals.

1. Posisi fetal

Posisi tidur yang sebaiknya dihindari pertama adalah posisi fetal (janin).

Posisi fetal mengacu pada posisi tidur yang melibatkan kepala menunduk ke depan, punggung melengkung, serta pinggul dan lutut menekuk. Posisi tidur ini termasuk kurang sehat karena banyak bagian tubuh yang dapat terkena dampak negatifnya.

Tidur dengan posisi fetal dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko terkena masalah berikut:

  • Nyeri lutut, karena ligamen di sekitar lutut dan pinggul meradang akibat fleksi terus-menerus yang terjadi pada sendi tersebut.
  • Peradangan dan nyeri pada punggung bagian bawah, akibat punggung yang melengkung saat dalam posisi fetal sehingga menyebabkan otot punggung meregang dan menegang.
  • Kelainan tulang belakang.
  • Nyeri leher, disebabkan oleh peradangan akibat fleksi otot leher secara terus-menerus yang menyebabkan otot tersebut menegang dan memberikan tekanan lebih besar pada tulang belakang bagian atas.

Bagi penderita hernia diskus, tidur dengan posisi fetal dapat memperparah rasa sakitnya.

2. Posisi tengkurap

Posisi tidur yang sebaiknya dihindari kedua adalah posisi tengkurap.

Tidur dengan posisi tengkurap dianggap kurang sehat karena dapat menghambat pernapasan dan menyebabkan lengkungan tulang belakang yang tidak teratur.

Pada gilirannya, kebiasaan tidur dengan posisi tengkurap bisa menyebabkan peradangan dan nyeri pada otot leher selain nyeri punggung.

Jika Anda harus tidur dalam posisi tengkurap, lakukanlah hanya dalam waktu singkat. Jangan lupa juga untuk memakai bantal di bawah dada atau perut guna menambah kenyamanan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Makanan yang Kaya Vitamin K untuk Anda Konsumsi

3. Posisi setengah duduk dan setengah berbaring

Posisi tidur yang sebaiknya dihindari ketiga adalah posisi setengah duduk dan setengah berbaring.

Sering dilakukan tanpa sadar saat bermain ponsel, membaca buku, atau menonton TV di tempat tidur, posisi setengah duduk dan setengah berbaring mengharuskan leher menekuk atau menunduk dalam waktu lama.

Jika dilakukan secara rutin, posisi ini dapat menyebabkan peningkatan beban kerja pada tulang belakang yang mengakibatkan nyeri dan bengkak pada bahu serta nyeri punggung bagian bawah.

4. Posisi menyandarkan kepala di lengan atas

Posisi tidur yang sebaiknya dihindari terakhir adalah posisi menyandarkan kepala di lengan atas.

Memberikan tekanan terus-menerus pada lengan atas di mana tempat saraf radial berada dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Alih-alih demikian dan mengalami kerusakan saraf, cobalah untuk berhenti menjadikan lengan Anda sebagai bantal dan gunakanlah bantal yang sesungguhnya untuk menopang kepala Anda.

Itulah 4 posisi tidur yang sebaiknya dihindari. Setelah mengetahuinya, mulailah untuk tidur dengan posisi telentang atau posisi miring.

Posisi telentang termasuk posisi tidur yang efektif dalam menyebarkan berat badan ke area punggung yang luas. Artinya, tidak ada satu area yang akan mendapatkan tekanan lebih besar dari area lainnya.

Sementara itu, posisi miring mampu memberikan kenyamanan saat tidur sekaligus mengurangi sakit punggung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (23/7)

​BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami cuaca kabur.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 23 Juli 2026: Leo Bersinar, Gemini Lebih Teliti

Yuk cek ramalan zodiak besok Kamis 23 Juli 2026, simak prediksi karier, cinta, keuangan, dan kesehatan semua zodiak.

Arus Dana ke ETF Bitcoin Berbalik Positif, Sinyal Bitcoin akan Bangkit?

Perubahan arus dana ETF kerap menjadi salah satu indikator untuk membaca arah sentimen institusi. Simak maknanya bagi prospek Bitcoin!

4 Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa yang Wajib Diketahui Pecinta Baking

Bingung membedakan donat kentang dengan donat biasa? Inilah 4 perbedaan donat kentang dan donat biasa yang wajib Anda tahu.

4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang agar Nutrisinya Terjaga

4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang. Wajib tahu, berikut MomsMoney bagikan informasinya.

Jangan Asal Beli Emas! Cek Dulu Selisih Harga Jual dan Buyback Hari Ini

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Berburu Kendaraan di GIIAS 2026, Astra Financial Siapkan Promo Kredit

​Astra Financial menghadirkan berbagai promo pembiayaan mobil, motor, hingga perlindungan asuransi selama GIIAS 2026.

Harga Buyback Emas Kompak Naik: Antam Melejit Rp 54.000, Galeri 24 Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini naik pada seluruh merek logam mulia. Kenaikan buyback terbesar terjadi pada Antam. Cek selengkapnya di sini!

Bukan Sekadar Kasur, Produk AI Ini Bisa Mengikuti Perubahan Posisi Tidur

​DeRUCCI memperkenalkan kasur pintar yang dapat menyesuaikan tingkat kenyamanan sesuai posisi tubuh pengguna.

Harga Emas Dunia Naik Dua Hari, Morgan Stanley Prediksi Emas ke US$ 4.450

Pasar mengabaikan faktor perang AS-Iran. Morgan Stanley memperkirakan harga emas mencapai US$ 4.450 per troi ons pada kuartal keempat.