M O M S M O N E Y I D
AturUang

Uang Usaha Sering Terpakai untuk Belanja Rumah? Ini yang Perlu Diubah

Uang Usaha Sering Terpakai untuk Belanja Rumah? Ini yang Perlu Diubah
Reporter: Amandus Rusdianto Tefa  |  Editor: Amandus


MOMSMONEY.ID - Menjalankan usaha dari rumah bisa menjadi salah satu cara menambah penghasilan keluarga. Namun, uang usaha dan kebutuhan rumah tangga sebaiknya tidak dicampur agar kondisi keuangan lebih mudah dipantau.

Bagi pelaku usaha rumahan, memisahkan uang bisnis dan uang rumah tangga mungkin terlihat sederhana. Namun, ketika semuanya masuk ke tempat yang sama, uang hasil penjualan bisa tanpa sadar ikut terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Akibatnya, uang yang seharusnya digunakan untuk membeli bahan baku atau kebutuhan operasional usaha justru berkurang.

Head of Group Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan, pemisahan uang usaha dan kebutuhan rumah tangga menjadi salah satu hal dasar dalam literasi keuangan bagi perempuan.

Baca Juga: 3 Aturan Keuangan dari Suze Orman Ini Bisa Bantu Atur Uang Lebih Bijak

“Ini uang perusahaan, ini uang usaha. Ini uang kebutuhan rumah tangga. Jadi dan itu harus dipisahkan,” ujar Mona dalam wawancara eksklusif dengan Momsmoney di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Mona, uang yang terlihat tersedia belum tentu seluruhnya bisa digunakan untuk kebutuhan pribadi.

“Kadang dia tidak sadar bahwa ini semua uang usaha,” katanya.

Jangan anggap uang usaha sebagai uang lebih

Ketika usaha mendapatkan pemasukan, ada kemungkinan pelaku usaha merasa memiliki uang lebih dan langsung menggunakannya untuk kebutuhan rumah.

Padahal, sebagian dari pemasukan tersebut masih dibutuhkan untuk menjaga usaha tetap berjalan, seperti membeli bahan, membayar biaya operasional atau menyiapkan modal untuk penjualan berikutnya.

Karena itu, pencatatan sederhana bisa membantu melihat kondisi keuangan dengan lebih jelas. Setidaknya, pelaku usaha tahu berapa uang yang masuk, berapa biaya yang harus dikeluarkan dan berapa yang benar-benar bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga: Ide Bisnis Rumahan Ibu Rumah Tangga Modal Rp 1 Juta, Cocok untuk Pemula

Mulai dari mencatat pemasukan dan pengeluaran

Pemisahan uang juga akan lebih mudah dilakukan jika pelaku usaha memahami dasar pengelolaan keuangan.

Mona mengatakan, edukasi yang diberikan dalam program pemberdayaan perempuan yang dijalankan DBS juga dimulai dari pemahaman dasar mengenai keuangan.

“Pertama mengerti debit kredit. Kemudian kedua ngerti ini uang perusahaan, ini uang usaha. Ini uang kebutuhan rumah tangga. Jadi dan itu harus dipisahkan,” ujarnya.

Dalam praktiknya, pencatatan tidak harus rumit. Pelaku usaha bisa mulai dengan mencatat pemasukan dari usaha, biaya yang dikeluarkan dan kebutuhan rumah tangga secara terpisah.

Dengan begitu, ketika uang masuk, pemilik usaha tidak lagi bingung menentukan mana yang masih menjadi bagian dari modal usaha dan mana yang memang bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga.

Bicarakan keuangan sejak sebelum menikah

Literasi keuangan juga tidak hanya penting bagi mereka yang sudah menjalankan usaha. Menurut Mona, pembahasan mengenai uang bahkan bisa dimulai sebelum menikah.

Dalam edukasi keuangan bagi calon pasangan, misalnya, kondisi penghasilan dan rencana kebutuhan setelah menikah dapat mulai dibicarakan.

Baca Juga: Order Makin Banyak, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Pelaku Usaha

“Jadi kayak mereka belajar, oke, gaji calon suaminya berapa. Kamu punya gaji atau tidak. Terus rencananya kamu setelah berumah tangga mau langsung beli rumah atau tidak,” ujar Mona.

Artinya, mengatur keuangan tidak harus menunggu sampai memiliki penghasilan besar atau menghadapi masalah keuangan.

Bagi pelaku usaha rumahan, langkah sederhananya bisa dimulai dengan memisahkan uang usaha dan uang rumah tangga, kemudian mencatat pemasukan serta pengeluaran secara rutin. Dengan begitu, uang hasil usaha tetap bisa digunakan untuk menjaga bisnis berjalan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Model Rumah Ukuran 6 × 12 Meter 1 Lantai Modern Tropical yang Hemat Biaya

Model rumah 6 × 12 meter 1 lantai modern tropical dengan denah 2 sampai 3 kamar dan estimasi biaya bangun hemat pada tahun 2026.

Bayar Pakai QRIS, ShopeePay Pastikan Pengguna Dapat Cashback Tiap Transaksi

ShopeePay menggelar kampanye Bayar QRIS Pasti Cashback hingga Rp 100.000. Tiap transaksi dipastikan dapat cashback.

Mau Kulit Glowing Tanpa Skincare? Minum 5 Infused Water Ini Secara Teratur

Kali ini MomsMoney akan membagikan resep 5 infused water untuk kulit glowing dari dalam. Yuk, simak dan catat!

Ide Rumah Minimalis Ukuran 7 × 9 Meter yang Nyaman dan Ramah Anak

Denah rumah minimalis 7 × 9 meter dengan tata ruang terbuka, ventilasi baik, dan desain nyaman untuk keluarga serta anak.

Berapa Persen Gaji Suami untuk Dana Pendidikan Anak? Ini Patokan yang Bisa Dipakai

Berapa persen gaji suami untuk dana pendidikan anak? Simak patokan 5–20% dan cara menentukan nominal yang sesuai kondisi keluarga.​

Pasar Modal Bisa Menjadi Salah Satu Alternatif Usaha Menengah Mencari Dana

Kementerian UMKM tengah mengadakan pendampingan bagi usaha kalangan menengah untuk bisa melantai di bursa lewat Rise to IPO. 

Cara Lindungi Keuangan Rumah Tangga dari Penipuan Digital saat HP Hilang

Ponsel hilang bisa membuka risiko keuangan. Simak cara amankan rekening, akun digital, dan anggaran rumah tangga dengan cepat.

Cinta Laura Baca 3 Buku Ini yang Bisa Bantu Membuka Perspektif

Cinta Laura membagikan tiga buku yang dia baca yang bantu melihat pengaruh lingkungan, memahami perilaku manusia, dan memperluas cara pandang.

Bitcoin Solid Meski The Fed Menaikkan Suku Bunga, Ada Apa?

The Fed menaikkan bunga, tetapi Bitcoin justru menguat ke dekat US$ 77.000. Kenaikan bunga The Fed dinilai sudah banyak diantisipasi pasar.

Uang Usaha Sering Terpakai untuk Belanja Rumah? Ini yang Perlu Diubah

Uang hasil jualan kerap ikut dipakai untuk kebutuhan rumah tangga? Ini alasan keuangan usaha dan keluarga perlu dipisahkan.