MOMSMONEY.ID - Stres tidak secara langsung menyebabkan asam urat. Tetapi secara tidak langsung dapat berkontribusi meningkatkan kadar asam urat, produk limbah yang dapat memperburuk gejala nyeri di sendi.
Dr. Nancy Carteron, dokter penyakit dalam, menjelaskan, asam urat adalah jenis radang sendi yang terjadi ketika kristal asam urat yang biasanya dikeluarkan melalui urin malah menumpuk di persendian. Anda akan mengalami peningkatan kadar asam urat jika banyak mengonsumsi makanan tinggi purin.
Bisakah stres menyebabkan asam urat?
Mengutip dari Healthline.com, stres tidak secara langsung menyebabkan asam urat, tapi secara tidak langsung meningkatkan risiko dengan meningkatkan kadar asam urat. Selama masa stres, tubuh akan meningkatkan kadar asam urat sebagai cara untuk mengatasi stres oksidatif.
Baca Juga: Serangan Asam Urat Mendadak? Ini Cara Menghentikannya Seketika
Stres juga dapat membuat Anda lebih rentan terhadap pilihan gaya hidup yang kurang sehat. Mengonsumsi makanan yang tidak seimbang, kurang minum air, dan melewatkan olahraga akan semakin meningkatkan kadar asam urat.
Seiring waktu, kadar ini dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di persendian yang memicu gejala asam urat.
Adakah kaitan antara asam urat dan kecemasan atau depresi?
Hubungan antara asam urat dan stres, kecemasan, dan depresi itu rumit. Stres dapat meningkatkan peluang terkena asam urat, tetapi asam urat juga dapat membuat Anda lebih stres.
Peradangan kronis akibat asam urat dikaitkan dengan risiko depresi yang lebih tinggi. Protein yang disekresikan atau sitokin inflamasi juga dapat memengaruhi neurotransmiter.
Protein tersebut adalah pembawa pesan kimia yang membawa informasi melintasi sel saraf Anda. Sitokin inflamasi dapat memengaruhi bagian otak yang mengatur suasana hati, sehingga berkontribusi pada gejala depresi.
Baca Juga: Bukan Hanya Lidah Sapi, Ini Beberapat Makanan yang Bisa Tingkatkan Asam Urat
Strategi manajemen stres untuk menurunkan asam urat
Jika Anda menderita asam urat, ada baiknya untuk mempraktikkan teknik manajemen stres berikut ini:
1. Tarik napas dalam-dalam
Lakukan latihan pernapasan dalam untuk membantu menenangkan pikiran dan tubuh Anda. Hirup perlahan melalui hidung, tahan selama beberapa detik, dan hembuskan perlahan melalui mulut.
2. Relaksasi otot progresif
Langkah ini dilakukan dengan menegangkan dan merileskan setiap kelompok otot di tubuh, dimulai dari jari kaki dan berlanjut hingga kepala. Latih kesadaran dengan memfokuskan perhatian pada saat ini tanpa menghakimi.
Langkah ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesadaran akan pikiran dan perasaan Anda.
3. Yoga atau tai chi
Lakukan aktivitas fisik ringan seperti yoga atau tai chi. Latihan ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi melalui gerakan dan teknik pernapasan.
4. Lakukan aktivitas yang disukai
Lakukan aktivitas yang Anda sukai, seperti membaca, mendengarkan musik, atau menghabiskan waktu di alam. Hal ini akan sangat membantu Anda rileks dan merasa santai.
5. Gaya hidup sehat
Pertahankan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan seimbang, tidur yang cukup dan menghindari konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan.
6. Dukungan sosial
Tetap terhubung dengan teman dan keluarga untuk dukungan emosional. Berbicara dengan seseorang yang dipercayai mengenai perasaan Anda akan membantu mengurangi stres.
Menjadi sukarelawan di komunitas Anda juga dapat menjadi cara positif untuk mengalihkan fokus dari diri sendiri dan tentunya bisa membantu orang lain.
Baca Juga: Jempol Sakit? Bukan Hanya Asam Urat, Waspadai 5 Penyakit Ini
Pilihan pengobatan untuk mengelola asam urat
Meski teknik manajemen stres berpotensi membantu gejala asam urat, teknik ini bukanlah pilihan pengobatan tunggal. Jika Anda menderita asam urat, dokter akan meresepkan obat-obatan dan merekomendasikan perubahan gaya hidup.
Beberapa pilihan pengobatan meliputi:
1. Obat-obatan
Obat antiinflamasi nonsteroid, kolkisin, dan kortikosteroid dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan selama serangan asam urat. Untuk manajemen jangka panjang, obat-obatan seperti allopurinol, febuxostat, dan probenecid dapat diresepkan untuk menurunkan kadar asam urat dan mencegah serangan di masa mendatang.
2. Perubahan gaya hidup
Melakukan perubahan pada pola makan seperti mengurangi makanan kaya purin, menjaga hidrasi, dan mempertahankan berat badan yang moderat. Langkah ini dapat membantu mengelola gejala asam urat.
3. Perawatan sendi
Mengistirahatkan dan meninggikan sendi yang terkena, mengoleskan kompres es, dan menggunakan alat bantu seperti tongkat dapat membantu meredakan nyeri. Tanpa pengobatan, serangan biasanya mereda dalam satu atau dua minggu, terutama pada tahap awal penyakit.
Namun, pengobatan dapat mempercepat perbaikan gejala. Sekian informasi mengenai hubungan stres dan kecemasan dengan asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News