M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jempol Sakit? Bukan Hanya Asam Urat, Waspadai 5 Penyakit Ini

Jempol Sakit? Bukan Hanya Asam Urat, Waspadai 5 Penyakit Ini
Reporter: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Jempol sakit bisa jadi gejala asam urat lo. Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan kristal di dalam sendi yang menyebabkan peradangan dan nyeri. Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang tinggi purin. 

Makanan dan minuman tersebut meliputi minuman beralkohol, minuman manis, seafood, daging olahan, jeroan dan daging merah. Selain memperhatikan pola makan, Anda juga harus mengonsumsi air putih yang cukup untuk mempercepat waktu pemulihan. 

Dr. David Ozeri, dokter spesialis rematologi, mengungkapkan, mengompres ibu jari yang sakit dengan es dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Anda dapat mengompres es hingga 20 menit beberapa kali sehari. 

Baca Juga: Penyakit Asam Urat Kronis Sebabkan Tofi, Ini Gejala & Pengobatannya

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko asam urat

Dilansir dari Verywellhealth.com, berikut beberapa faktor dan beberapa kondisi yang mirip dengan asam urat di jempol:

1. Gen dan riwayat keluarga

Beberapa orang berisiko lebih tinggi terkena asam urat jika memiliki riwayat keluarga yang mengalami penyakit ini. Hiperurisemia atau kadar asam urat tinggi dapat diturunkan secara genetik dengan tingkat pewarisan berkisar antara 45% hingga 73%.

Memiliki kerabat tingkat pertama seperti orang tua atau saudara kandung yang menderita asam urat akan meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit ini. 

2. Obat-obatan

Beberapa obat dapat meningkatkan risiko kadar asam urat tinggi. Obat-obatan tersebut meliputi diuretik, beta-blocker untuk tekanan darah tinggi, siklosporin, dan aspirin.

3. Kondisi kesehatan tertentu

Beberapa kondisi kesehatan dapat meningkatkan kadar asam urat. Kondisi tersebut meliputi tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, dan diabetes. 

Penderita penyakit ginjal sangat berisiko karena mengganggu kinerja ginjal dalam menyaring asam urat.

4. Riwayat cedera 

Beberapa orang yang pernah mengalami cedera memiliki risiko tinggi mengalami asam urat. Cedera dapat memicu penumpukan asam urat di persendian ibu jari yang menyebabkan serangan asam urat. 

5. Diet tinggi purin

Diet tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat. Purin ditemukan dalam makanan seperti daging merah, jeroan, seafood, alkohol dan minuman manis.

Kelebihan berat badan juga meningkatkan risiko terkena asam urat. Menurunkan berat badan 5-10% dapat mengurangi tekanan pada persendian.

6. Usia dan jenis kelamin

Pria umumnya memiliki risiko lebih tinggi terkena asam urat karena wanita biasanya memiliki kadar asam urat yang lebih rendah. Pria seringkali mengalami asam urat lebih awal, biasanya sebelum usia 50 tahun.

Sedangkan, wanita biasanya mengalami peningkatan kadar asam urat setelah menopause. 

Baca Juga: Risiko Preeklampsia Mengintai, Cek Kadar Asam Urat Saat Hamil

Kondisi lain yang menyebabkan nyeri di jempol

Serangan asam urat dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, sehingga sulit untuk diabaikan. Namun, asam urat bukanlah satu-satunya kondisi atau jenis radang sendi yang memengaruhi ibu jari. 

Berikut ini beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan nyeri pada ibu jari:

1. Artritis reumatoid

Artritis reumatoid (RA) adalah penyakit autoimun yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyerang jaringan sehat, terutama lapisan sinovial sendi. RA sering menyerang sendi tangan termasuk jari-jari dan ibu jari. 

Seperti halnya asam urat, RA di ibu jari menyebabkan peradangan pada sendi CMC dan MCP. Gejala nyeri dan bengkak ini dapat mempersulit melakukan tugas sehari-hari.

2. Artritis Psoriatik

Seperti RA, artritis psoriatik (PsA) adalah jenis radang sendi akibat autoimun. Banyak penderita PsA juga memiliki psoriasis, yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh autoimun. 

Ketika PsA menyerang tangan, peradangan dapat menyebabkan pembengkakan dan kekakuan pada sendi tangan dan jari. Penderita PsA akan mengalami peradangan pada sendi interphalangeal (IP) atau ibu jari.

3. Pseudogout

Pseudogout adalah radang sendi inflamasi yang terbentuk ketika kristal kalsium pirofosfat yang mengendap di persendian dan jaringan lunak. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan asam urat dan sering menyerang pergelangan tangan dan tangan. 

Penting untuk membedakan antara asam urat dan pseudogout karena pengobatannya berbeda. Dokter bisa memeriksa sampel cairan dari sendi ibu jari yang terkena untuk menentukan jenis kristal yang menyebabkan peradangan. 

4. Cedera atau infeksi

Pembengkakan ibu jari dapat disebabkan oleh infeksi bakteri pada kuku atau cedera. Infeksi ibu jari dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, dan pembengkakan. 

Cedera apa pun pada tulang dan ligamen ibu jari dapat menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada persendian ibu jari. 

5. Osteoartritis

Jenis radang sendi ibu jari yang paling umum adalah osteoartritis (OA). OA dapat menyebabkan kerusakan pada sendi ibu jari karena keausan alami seiring waktu. 

OA menyebabkan tulang rawan menipis yang akhirnya menyebabkan nyeri akibat gesekan antar tulang dan kerusakan sendi. Tulang rawan berfungsi sebagai bantalan dan memungkinkan tulang untuk bergeser satu sama lain.

Itulah gejala asam urat pada jempol dan faktor penyebab lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​