M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga Bitcoin (BTC) sempat menembus level US$ 87.000 pada perdagangan awal pekan ini, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Mengutip data Coinmarketcap, Bitcoin sempat menyentuh US$ 87.200, sebelum agak melandai di rentang US$ 85.000-US$ 86.000 pada Selasa (22/9). Hingga pukul 18.34 WIB, Bitcoin dihargai US$ 86.025, naik sekitar 1,2% dalam 24 jam terakhir.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, mengatakan penguatan Bitcoin kali ini didorong sejumlah faktor yang muncul secara bersamaan. Mulai dari masuknya dana institusional, membaiknya sentimen pasar, hingga perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat.

“Minat investor institusional kembali menguat, serta sentimen terhadap aset digital juga membaik. Selain itu, perkembangan regulasi di Amerika Serikat turut memperbaiki sentimen terhadap ekosistem aset digital secara lebih luas dan turut mendorong harga Bitcoin,” ujarnya mengutip siaran pers, Selasa (22/9).

Salah satu pendorong penguatan raja aset kripto itu berasal dari arus dana institusional. Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat net inflow sekitar US$ 1,591 miliar pada periode 17-21 September 2026.

Arus dana institusional juga terlihat dari Strategy. Perusahaan tersebut membeli 950 BTC senilai sekitar US$ 75,7 juta pada periode 14-20 September. Dengan pembelian tersebut, total kepemilikan Bitcoin Strategy mencapai sekitar 846.000 BTC atau senilai US$ 63,8 miliar.

Baca Juga: Harga Bitcoin Kembali Tembus US$ 80.000, Kripto Ini Melonjak Hampir 30%

Selain aliran dana, sentimen pasar juga mendapat dukungan dari perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat.

Securities and Exchange Commission (SEC) menerbitkan kebijakan sementara yang membuka ruang lebih luas bagi perdagangan saham yang ditokenisasi melalui teknologi blockchain. Kebijakan tersebut memang tidak berkaitan langsung dengan Bitcoin, tetapi dinilai memperkuat persepsi bahwa teknologi blockchain semakin mendapat ruang dalam sistem keuangan tradisional.

Harga minyak jadi perhatian

Dari sisi makroekonomi, membaiknya selera risiko di pasar global turut memberikan dorongan positif bagi Bitcoin.

Penurunan harga minyak berpotensi meredakan tekanan inflasi. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memperkuat sentimen terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Baca Juga: Bitcoin Solid Meski The Fed Menaikkan Suku Bunga, Ada Apa?

Meski momentum penguatan masih terlihat, Aloysia mengingatkan investor untuk tetap mencermati dinamika ekonomi global dan kebijakan suku bunga yang dapat memengaruhi arah pasar selanjutnya.

Menurutnya, penguatan harga Bitcoin sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai momentum kenaikan harga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi investor untuk memahami dinamika pasar.

Saat harga Bitcoin bergerak positif, investor sebaiknya tidak hanya melihat momentumnya, tetapi juga memahami konteks di balik pergerakan tersebut. "Tetap lakukan riset mandiri dan tidak mengambil keputusan hanya karena harga sedang naik atau karena Fear of Missing Out (FOMO),” saran Aloysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Inilah Salah Satu Langkah Sektor Jasa Bisa Tembus Pasar Global

Peluang merambah pasar global di ragam bidang jasa, mulai dari jasa fasilitas manajemen hingga jasa digital terbuka via TEI.

4 Penyebab Otot Tidak Berkembang Meski Rajin Olahraga, Salah Satunya Kurang Tidur

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 penyebab otot tidak berkembang meski rajin olahraga. Simak, ya.  

BMKG Beri Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Daerah Ini Masuk Kategori Awas

Kali ini, wilayah yang masuk dalam kategori awas cukup mendominasi. Jumlahnya cukup besar dibandingan kategori siaga dan waspada.

4 Buku Financial Freedom Terbaik yang Wajib Anda Baca

Bagi Anda yang ingin mulai melangkah menuju kemandirian finansial, berikut adalah 4 buku financial freedom terbaik yang wajib Anda baca.

Upaya Mengembangkan Koperasi Bukan Sekadar Simpan Pinjam Semata

Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk mulai berani merambah sektor-sektor strategis seperti produksi, distribusi hingga keuangan.

Tetap Bugar di Tengah Kesibukan! Ini 7 Pola Makan Hidup Sehat untuk Pekerja Kantoran

Penerapan pola makan hidup sehat sangat penting untuk menjaga kebugaran pekerja kantoran jangka panjang. Ketahui tips lengkapnya di sini.

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000

Data inflasi AS yang dirilis Rabu (14/10) akan menjadi katalis penting bagi pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Moms, Ini 6 Sinyal Bahaya yang Menunjukkan Kesehatan Mental Anak sedang Terganggu

Anak tidak selalu bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Ini 6 tanda masalah kesehatan mental anak agar Moms bisa memberikan solusi tepat.

Bukannya Segar, Ini 6 Akibat Tidur Terlalu Lama untuk Tubuh Termasuk Penyakit Jantung

Memiliki durasi tidur melebihi 9 jam bisa memicu gangguan metabolisme dan nyeri fisik. Ketahui akibat tidur terlalu lama untuk kesehatan di sini.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (13/10) dan Lusa, Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah 13-14 Oktober didominasi berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Klaten.