MOMSMONEY.ID - Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.
Beige sering dianggap sebagai warna aman yang membuat interior terlihat biasa saja. Padahal, jika memilih nuansa yang tepat, warna ini justru bisa membuat rumah terasa hangat, tenang, dan tetap modern.
Di Indonesia, warna netral hangat dan earthy tone juga masih banyak digunakan untuk menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman dan dekat dengan unsur alami.
Melansir dari Southern Living, desainer interior Anne Pappas menilai beige memiliki potensi besar selama pemilihannya disesuaikan dengan pencahayaan dan elemen lain di dalam ruangan.
“Biasanya, bukan warna cat krem itu sendiri yang membuat ruangan terasa standar bangunan, melainkan elemen lain selain warna cat,” ujar Anne Pappas, pendiri Anne Pappas Interiors.
Baca Juga: 5 Warna Cat Serbaguna untuk Rumah yang Mudah Dipadukan dengan Interior
Mengapa beige menarik untuk interior rumah?
Beige memiliki karakter yang berada di antara putih dan cokelat. Warnanya tidak seterang putih polos, tetapi juga tidak seberat cokelat sehingga cukup fleksibel untuk berbagai konsep ruangan.
Karakter tersebut membuat beige dapat digunakan pada ruang keluarga, kamar tidur, dapur, hingga kabinet. Namun, tampilan akhirnya tidak selalu sama karena cahaya matahari, jenis lampu, warna lantai, furnitur, dan material di sekitarnya ikut memengaruhi hasil warna.
Karena itu, memilih beige sebaiknya tidak hanya berdasarkan tampilan pada katalog atau layar ponsel. Sampel warna tetap perlu dicoba langsung di ruangan yang akan dicat.
4 pilihan warna beige Benjamin Moore
Anne Pappas memiliki beberapa warna beige yang digunakan berulang kali dalam proyek desain interiornya. Setiap warna mempunyai karakter berbeda dan dapat dipilih berdasarkan suasana yang ingin dibangun.
1. Tapestry Beige
Tapestry Beige menjadi salah satu warna yang digunakan Pappas untuk dinding dan kabinet. Karakternya memberikan kesan hangat dan dapat berpadu dengan material bernuansa natural.
Warna ini dapat menjadi pertimbangan untuk ruang keluarga, ruang makan, maupun kabinet dapur. Material kayu dan dekorasi bernuansa alami juga bisa membantu menciptakan tampilan yang lebih menyatu.
2. Pale Oak
Pale Oak mempunyai karakter lembut dengan sedikit nuansa kehijauan. Pappas menggunakannya pada kabinet dalam salah satu proyek rumah di Montana karena dinilai dapat melengkapi arsitektur serta material kayu alami.
Untuk hunian di Indonesia, warna dengan karakter lembut seperti ini dapat dipertimbangkan bagi pemilik rumah yang menginginkan warna netral tetapi tidak terlalu kuning atau cokelat.
3. Paris Rain
Paris Rain menawarkan beige dengan sentuhan hijau sehingga tampilannya terasa sedikit berbeda dari warna krem yang sepenuhnya hangat.
Nuansa tersebut dapat digunakan untuk menghadirkan kesan tenang sekaligus mengurangi tampilan monoton. Paris Rain juga dapat dipadukan dengan kayu, tanaman, kain bertekstur, dan dekorasi dengan warna alami.
Baca Juga: Warna Cat Rumah di Tahun 2027 Jadi Tren Baru, Pintu Cottage Biru Akan Dominan?
4. Swiss Coffee
Swiss Coffee merupakan krem putih dengan karakter hangat. Pappas menggunakannya pada sejumlah area seperti dapur, ruang keluarga, dan kamar tidur.
Warna ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang menyukai ruangan terang tetapi merasa putih polos terlalu dingin. Meski demikian, pencahayaan ruangan tetap harus diperhatikan karena warna krem putih dapat berubah tampilan pada kondisi cahaya yang berbeda.
Cara membuat beige tidak terlihat monoton
Beige sebenarnya tidak harus membuat ruangan terlihat datar. Kuncinya terletak pada kombinasi warna, tekstur, material, dan pencahayaan. Beberapa cara yang dapat diterapkan yaitu:
- Padukan beige dengan kayu bernuansa natural.
- Gunakan kain dengan tekstur berbeda pada sofa, gorden, atau dekorasi.
- Kombinasikan beberapa tingkat warna beige dalam satu ruangan.
- Tambahkan material seperti batu alam untuk memberikan variasi visual.
- Gunakan pencahayaan yang sesuai agar warna tidak terlihat kusam.
- Coba sampel cat pada pagi, siang, dan malam hari sebelum mengecat seluruh ruangan.
Pappas juga tidak membatasi beige hanya pada dinding. Warna serupa dapat diterapkan pada lis, plafon, maupun kabinet sehingga tercipta ruangan dengan tampilan yang lebih menyatu.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum mengecat?
Sebelum membeli cat dalam jumlah banyak, perhatikan kondisi ruangan terlebih dahulu. Ruang yang mendapat banyak sinar matahari dapat menghasilkan tampilan warna berbeda dibandingkan ruangan yang minim cahaya alami.
Warna furnitur juga penting. Beige yang terlihat cocok pada ruangan kosong belum tentu menghasilkan tampilan serupa setelah sofa, meja, karpet, dan dekorasi ditempatkan.
Untuk rumah di Indonesia, kondisi iklim dan karakter cahaya alami juga menjadi pertimbangan praktis. Pengujian sampel secara langsung dapat membantu mengurangi risiko warna terlihat terlalu kuning, abu abu, atau gelap setelah diaplikasikan.
Baca Juga: Warna Cat Rumah yang Diprediksi Jadi Tren 2027, Ada Nuansa Alam Lo
Beige bisa menjadi pilihan yang lebih berkarakter
Beige tidak selalu identik dengan interior yang membosankan. Tapestry Beige, Pale Oak, Paris Rain, dan Swiss Coffee menunjukkan bahwa warna krem dapat mempunyai karakter yang berbeda tergantung nuansanya.
Daripada menggunakan satu warna secara monoton, pemilik rumah dapat memainkan gradasi, tekstur, material alami, dan pencahayaan. Cara tersebut, beige dapat menjadi bagian dari interior yang terasa hangat, nyaman, dan lebih personal.
Pada akhirnya, warna yang terlihat paling menarik di rumah bukan selalu warna yang sedang populer. Pilihan terbaik perlu disesuaikan dengan pencahayaan, material, fungsi ruangan, serta karakter hunian masing masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News