M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini yang Terjadi Ketika Berhenti Berhubungan Intim dalam Waktu Lama

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mengulik fakta tentang apa yang terjadi ketika berhenti berhubungan intim dalam waktu lama.

Berhenti berhubungan intim dalam waktu lama dapat membawa beberapa perubahan pada tubuh dan kondisi mental. Kehidupan seksual yang sehat memiliki manfaat bagi kesehatan fisik dan emosional, sehingga ketika aktivitas ini terhenti, efeknya dapat dirasakan secara menyeluruh.

Apa yang terjadi ketika berhenti berhubungan intim dalam waktu lama? Melansir dari laman WebMD, inilah yang terjadi pada fisik dan emosional Anda:

1. Meningkatkan Kecemasan

Saat stres, berhubungan intim mungkin bukan prioritas utama Anda. Namun, berhubungan intim bisa membantu mengurangi kecemasan karena dapat menurunkan hormon stres.

Aktif berhubungan intim juga dikaitkan dengan kebahagiaan dan kesehatan mental yang lebih baik, sehingga bisa membantu mencegah perasaan cemas.

Baca Juga: 15 Makanan Tinggi Protein yang Ampuh Menurunkan Berat Badan, Jangan Lewatkan!

Jadi, jika Anda berhenti berhubungan intim dalam jangka waktu yang lama, bisa jadi ini akan meningkatkan perasaan cemas Anda.

2. Kesehatan Jantung Mungkin Menurun

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berhubungan berhubungan intim kurang dari sekali sebulan lebih sering terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang melakukannya dua kali seminggu atau lebih.

Alasannya karena berhubungan intim memberikan sedikit aktivitas fisik yang bermanfaat untuk kesehatan jantung serta mengurangi risiko depresi.

3. Aktivitas Fisik Menurun

Berhubungan intim membakar sekitar 5 kalori per menit, mirip dengan jalan cepat. Meski terdengar kecil, manfaatnya bisa terasa dalam jangka panjang.

Dengan berhenti berhubungan intim, Anda mungkin kehilangan bentuk aktivitas ini, yang berpotensi mengurangi keinginan untuk berolahraga secara keseluruhan.

Baca Juga: Apakah Buah Naga Bagus untuk Diet Tubuh? Mari Kupas Faktanya di Sini

4. Memori Mungkin Terganggu

Berhubungan intim teratur dapat berhubungan dengan peningkatan daya ingat, terutama pada mereka yang berusia antara 50 hingga 89 tahun.

Meskipun alasannya belum jelas, studi menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas berhubungan intimual dan kesehatan kognitif.

5. Sistem Kekebalan Tubuh Melemah

Berhubungan berhubungan intim sekali seminggu dikaitkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh, sebagian karena peningkatan produksi imunoglobulin A (IgA), zat yang melawan infeksi.

Namun, terlalu banyak berhubungan intim juga bisa menurunkan kadar IgA.

6. Hubungan dengan Pasangan Bisa Berubah

Berhubungan intim membantu melepaskan hormon yang memperkuat ikatan emosional antara pasangan, yang bisa bertahan hingga 48 jam setelahnya.

Tanpa berhubungan intim, hubungan mungkin kehilangan sebagian dari kepuasan emosional. Pasangan yang berhubungan berhubungan intim secara teratur cenderung lebih bahagia dan memiliki hubungan yang lebih kuat.

Baca Juga: Jangan Dibiasakan, Ini yang Efek Samping Sering Menahan Kentut

7. Kesehatan Prostat Mungkin Terganggu

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang jarang ejakulasi (kurang dari tujuh kali sebulan) lebih berisiko terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang melakukannya lebih dari 21 kali sebulan.

Namun, penting untuk tetap berhati-hati dan menghindari risiko penyakit menular seksual.

8. Kualitas Tidur Berkurang

Berhubungan intim membantu tubuh melepaskan hormon seperti oksitosin dan prolaktin yang membantu untuk tidur nyenyak. Tanpa berhubungan intim, Anda mungkin mengalami kesulitan tidur yang lebih sering.

9. Nyeri Bertahan Lebih Lama

Orgasme memicu pelepasan endorfin dan hormon lain yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri, seperti sakit kepala, sakit punggung, dan nyeri sendi.

Berhenti berhubungan berhubungan intim bisa membuat nyeri-nyeri ini terasa lebih lama dan sulit diatasi.

Baca Juga: Bisa Berbahaya, Ini Beberapa Penyakit Akibat Kelelahan yang Perlu Anda Ketahui

10. Masalah Seksual di Kemudian Hari

Bagi wanita menopause, berhenti berhubungan berhubungan intim bisa menyebabkan jaringan vagina menipis, kering, dan menyusut, yang membuat berhubungan intim terasa menyakitkan.

Pada pria, jarang berhubungan berhubungan intim dikaitkan dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi.

11. Tekanan Darah Mungkin Naik

Berhubungan intim bisa membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain memberikan latihan aerobik ringan, berhubungan intim juga dapat mengurangi kecemasan, yang berperan penting dalam menjaga tekanan darah normal.

Jika Anda berhenti berhubungan intim dalam waktu yang lama, tekanan darah Anda mungkin bisa naik.

Demikianlah ulasan tentang apa yang terjadi ketika berhenti berhubungan intim dalam waktu lama. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!