M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Buah Naga Bagus untuk Diet Tubuh? Mari Kupas Faktanya di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Salah satu buah yang menyehatkan, apakah buah naga bagus untuk diet tubuh? Mari simak ulasannya berikut ini.

Buah naga banyak diminati karena selain rasanya yang enak, juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Lalu, apakah buah naga bagus untuk diet?

MomsMoney akan mengupas faktanya pada kesempatan kali ini. Simak sampai akhir, ya.

Baca Juga: Jangan Dibiasakan, Ini yang Efek Samping Sering Menahan Kentut

Apakah buah naga bagus untuk diet?

Melansir dari Healthify Me, buah naga adalah buah yang kaya akan serat, mineral, antioksidan, serta memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga menjadikannya pilihan yang bagus untuk diet.

Berikut ini beberapa alasan mengapa buah naga bagus untuk diet menurunkan berat badan:

1. Rendah kalori

Buah naga adalah pilihan camilan ideal karena rendah kalori dan karbohidrat. Satu buah naga hanya mengandung sekitar 57-60 kalori dan 8 gram gula, jauh lebih sedikit dibandingkan buah-buahan lain seperti apel, yang biasanya memiliki 80-100 kalori.

Mengonsumsi makanan rendah kalori adalah salah satu cara efektif untuk menciptakan defisit kalori, yang penting untuk menurunkan berat badan.

Baca Juga: Bisa Berbahaya, Ini Beberapa Penyakit Akibat Kelelahan yang Perlu Anda Ketahui

2. Kaya serat

Karena kandungan seratnya yang tinggi, buah naga membantu memperpanjang rasa kenyang, yang bermanfaat untuk mencegah makan berlebihan.

Serat juga berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan, sehingga mendukung program diet secara keseluruhan.

3. Mendukung pencernaan yang sehat

Serat dalam buah naga berfungsi sebagai probiotik yang merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Ini membantu memperbaiki pencernaan dan mengatasi sembelit.

Pencernaan yang lancar adalah kunci untuk perjalanan penurunan berat badan.

Baca Juga: Tips Tetap Sehat di Usia Tua, Jalan Kaki Salah Satunya!

4. Mengatur gula darah

Buah naga, terutama yang berdaging merah, memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Kandungan seratnya yang tinggi juga membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh, sehingga baik untuk mencegah resistensi insulin.

Namun, jika Anda memiliki diabetes atau sedang minum obat untuk gula darah, konsultasikan dulu dengan dokter agar tidak menyebabkan gula darah turun terlalu rendah.

5. Mengandung antioksidan

Buah naga memiliki antioksidan seperti vitamin C yang membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Antioksidan juga membantu pemulihan tubuh setelah olahraga, sehingga Anda dapat lebih konsisten berolahraga, yang sangat baik untuk mendukung program diet.

Baca Juga: Berapa Kalori Mie Ayam dalam Satu Porsi? Ketahui Jawabannya di Sini

Cara mengonsumsi buah naga untuk diet

Anda bisa makan buah naga langsung dengan membelahnya dan mengambil daging buahnya dengan sendok. Porsi yang direkomendasikan adalah sekitar satu cangkir atau satu buah sedang.

Namun, kebutuhan ini dapat berbeda untuk tiap orang, tergantung tujuan diet dan kebutuhan kalori harian. Untuk itulah, konsultasikan ke ahli gizi untuk mengetahui porsi yang tepat bagi Anda.

Baca Juga: 5 Minuman Tinggi Antioksidan yang Bagus untuk Penderita Diabetes

Waktu terbaik untuk mengonsumsi buah naga

Pagi hari adalah waktu terbaik untuk mengonsumsi buah-buahan karena tubuh dapat langsung menyerap nutrisinya. Anda juga bisa menikmati buah naga sebagai camilan tengah hari atau malam.

Buah naga juga mengandung magnesium, yang dapat membantu tidur lebih nyenyak, sehingga Anda bisa memakannya beberapa jam sebelum tidur.

Demikianlah ulasan terkait apakah buah naga bagus untuk diet menurunkan berat badan atau tidak. Buah naga adalah pilihan yang sehat dan bergizi untuk mendukung diet menurunkan berat badan.

Namun, konsumsilah secukupnya karena seratnya yang tinggi dapat menyebabkan kembung atau ketidaknyamanan pencernaan jika dikonsumsi berlebihan. Semoga bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kenapa Payudara Besar Sebelah? Ini 4 Penyebabnya yang Harus Anda Tahu

Payudara besar sebelah umumnya dipengaruhi oleh fluktuasi hormon. Selengkapnya, berikut 4 penyebab payudara besar sebelah yang harus wanita tahu.

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 18 Oktober 2026, Pesan untuk Asmara dan Karier

Ramalan zodiak hari ini Minggu 18 Oktober 2026 membahas asmara, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi lengkapnya di sini.

Akun WhatsApp Bebas Peretas jika 6 Fitur Keamanan Ini Diaktifkan

Panggilan WhatsApp ternyata dapat mengekspos lokasi dan alamat IP Anda. Pelajari cara mengalihkan koneksi lewat server resmi.

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 18 Oktober 2026, Tikus hingga Ayam Hoki

Simak ramalan shio hari ini Minggu 18 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap.

Ikuti 3 Langkah Mudah Mengukur Ukuran Bra biar Hasilnya Akurat

Agar tidak salah lagi, mulai perhatikan dan ikuti cara mengukur bra dengan tepat bagi perempuan berikut ini.  

Daftar Buah Tinggi Kandungan Air Cocok Dikonsumsi saat Cuaca Panas

Ini daftar buah tinggi kandungan air yang sebaiknya dikonsumsi saat cuaca panas ekstrem seperti saat ini agar terhindar dari dehidrasi.  

Roti Sourdough Aman Bagi Penderita Diabetes? Bantu Jaga Gula Darah Stabil

Kandungan asam organik roti sourdough terbukti memperlambat penyerapan glukosa usus. Cek cara memilih varietas gandum utuh demi kesehatan usus.

Mau Berat Badan Cepat Turun? Ini 4 Olahraga yang Paling Banyak Membakar Kalori

Dalam proses menurunkan berat badan, mengatur pola makan saja tidak cukup. Berikut adalah 4 olahraga yang paling banyak membakar kalori.

Jangan Abai! Ini 5 Penyebab Kencing Berbusa dari Dehidrasi hingga Masalah Ginjal

Penyebab kencing berbusa bervariasi, mulai dari efek konsumsi obat tertentu, ejakulasi retrograde, hingga kerusakan penyaring pada organ ginjal.  

Sebaran Asap Karhutla Menjauhi Wilayah Jakarta Sekitarnya, Masih di Pesisir Banten

Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla mulai menjauhi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak Sabtu (17/10).