M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Menipis, Ini Perbandingan Spread Tiap Merek

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Menipis, Ini Perbandingan Spread Tiap Merek
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Selisih harga jual dan harga buyback emas alias spread pada Selasa, 19 Agustus 2026, untuk berbagai produk logam mulia yang dipantau  sebagian besar menipis.

Penyusutan spread paling besar terjadi pada emas UBS. Spread UBS menyusut Rp 36.800 menjadi Rp 234.500 per gram dari sebelumnya Rp 271.300 per gram.

Penyusutan itu terjadi setelah harga jual emas UBS hari ini turun Rp 59.800, sedangkan harga buyback terpangkas Rp 28.000. Meski menipis, UBS masih mencatat spread paling lebar di antara merek yang dipantau.

Sedangkan, spread Pegadaian menyusut Rp 2.000 menjadi Rp 129.000 per gram. Dengan demikian, Pegadaian kini memiliki spread paling kecil.

Hanya, spread Antam yang tidak berubah yakni Rp 140.000 per gram. Harga jual dan harga buyback Antam sama-sama turun Rp 50.000, sehingga selisihnya tetap.

Selisih Harga Jual dan Buyback Emas

Peringkat Logam Mulia Harga Jual Harga Buyback Spread Hari Ini Spread Sebelumnya Perubahan
1 UBS Rp 2.580.500 Rp 2.346.000 Rp 234.500 Rp 271.300 -Rp 36.800
2 GALERI 24 Rp 2.645.000 Rp 2.497.000 Rp 148.000 Rp 149.000 -Rp 1.000
3 ANTAM Rp 2.645.000 Rp 2.505.000 Rp 140.000 Rp 140.000 Rp 0
4 HRTA Rp 2.595.000 Rp 2.463.000 Rp 132.000 Rp 137.000 -Rp 5.000
5 PEGADAIAN Rp 2.575.000 Rp 2.446.000 Rp 129.000 Rp 131.000 -Rp 2.000

Baca Juga: Harga Buyback Emas Hari Ini Anjlok, Antam Masih Tertinggi

Spread merupakan selisih antara harga saat membeli dan harga saat menjual kembali emas. Semakin kecil selisih, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Maka, selain membandingkan harga jual dan harga buyback, besarnya spread juga menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan sebelum membeli emas.

Data harga emas Pegadaian menggunakan harga Tabungan Emas. Seluruh data dihimpun dari masing-masing website resmi per 19 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.