M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Dibiasakan, Ini yang Efek Samping Sering Menahan Kentut

Jangan Dibiasakan, Ini yang Efek Samping Sering Menahan Kentut
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata, ini lo beberapa efek samping sering menahan kentut yang perlu Anda tahu. Apa saja ya?

Kentut adalah proses alami tubuh untuk melepaskan gas dari saluran pencernaan. Meski sering dianggap kurang sopan, kentut sebenarnya menunjukkan bahwa sistem pencernaan bekerja dengan baik.

Namun, banyak orang yang memilih menahan kentut karena merasa malu atau tidak nyaman, terutama saat berada di tempat umum.

Menahan kentut mungkin terlihat sepele, namun jika dilakukan terlalu sering, bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Baca Juga: Tips Tetap Sehat di Usia Tua, Jalan Kaki Salah Satunya!

Melansir dari laman The Healthy, inilah beberapa efek samping sering menahan kentut:

1. Nyeri

Menahan gas dalam usus bisa menyebabkan peningkatan tekanan, yang mengakibatkan rasa sakit. Rasa nyeri ini bisa berupa nyeri tumpul hingga nyeri tajam di area perut.

2. Kembung

Menahan kentut dapat menyebabkan kembung, di mana gas terperangkap dan membuat perut terasa penuh atau membesar. Selain membuat perut terlihat membuncit, kembung juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama saat memakai pakaian ketat.

Baca Juga: Berapa Kalori Mie Ayam dalam Satu Porsi? Ketahui Jawabannya di Sini

3. Kentut keluar melalui mulut

Menahan kentut tidak berarti gas tersebut akan hilang begitu saja. Dalam beberapa kasus, gas yang tertahan akan diserap kembali oleh tubuh dan dapat keluar melalui sendawa atau napas.

Ini terjadi karena gas yang tidak dikeluarkan melalui kentut dapat bergerak ke lambung dan dikeluarkan melalui mulut.

4. Divertikulitis

Menahan kentut secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko divertikulitis, yaitu peradangan pada kantong di saluran pencernaan, khususnya di usus besar. Divertikulitis bisa menyebabkan nyeri, muntah, sembelit, atau ketidaknyamanan di perut.

Baca Juga: Perhatikan! Inilah Penyebab Asam Lambung Sering Kambuh yang Jarang Disadari

Itulah beberapa efek samping sering menahan kentut. Kentut adalah fungsi alami tubuh yang penting untuk kesehatan pencernaan.

Meskipun terkadang menahan kentut diperlukan dalam situasi tertentu, melakukannya terus-menerus dapat menyebabkan ketidaknyamanan hingga risiko kesehatan yang lebih serius.

Jika memungkinkan, cobalah melepaskan gas di waktu dan tempat yang aman agar sistem pencernaan tetap sehat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perempuan UMKM Perlu Perisai Hukum dan Finansial untuk Naik Kelas

Potensi UMKM perempuan di Indonesia sangat besar. Legalitas dan inovasi jadi fondasi agar usaha bisa melesat jadi penggerak ekonomi nasional.

Fokus Anda Mudah Hilang? Ini 5 Pemicu Tak Terduga Konsentrasi Menurun

Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar? Ternyata, 5 hal ini diam-diam menguras konsentrasi Anda. Kenali pemicunya di sini.  

Generasi Muda Perlu Melek Investasi, Bisa Mulai dari Reksadana

Generasi muda perlu melek investasi yang bisa mereka mulai lewat investasi reksadana dengan Rp 10.000 saja.

5 Pilihan Susu Kolesterol yang Aman, Turunkan Lemak Jahat Tanpa Was-Was

Jangan lagi khawatir minum susu! Pahami 5 jenis susu yang aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi, demi jantung sehat dan hidup lebih baik.

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (24/4) Tidak Berubah

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (24/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Promo Solaria Baru, Makan Enak Cuma Rp 12.000 & Diskon Rp 50.000 Pakai Kartu Ini

Pengguna Maybank dan KB Bank wajib tahu! Solaria tawarkan harga Bowl Ayam Rp 12 ribu & diskon Rp 50 ribu. Buruan cek!

Nobel Run 2026 Ajak Masyarakat Gaungkan Setara Satu Lintasan

Dukung anak berkebutuhan khusus dalam beraktivitas, Nobel Run 2026 gaungkan setara satu lintasan di pagelaran lari.

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

​Harga minyak goreng naik perlahan sejak awal tahun. Salah satu faktor utamanya adalah mahalnya kemasan plastik imbas konflik Timur Tengah.

Kata CEO SAP soal Masa Depan AI, Software Tak Tergantikan

​CEO SAP Christian Klein mengungkap masa depan AI yang ternyata sangat bergantung pada software, bukan menggantikannya dalam bisnis modern.

7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Mengonsumsi gula dan garam berlebih adalah penyebab kanker ginjal yang jarang disadari. Temukan 7 pemicu lainnya untuk perlindungan optimal.