MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global turun dua hari berturut-turut mendekati US$ 4.300 per troi ons. Aksi ambil untung mengambat pemulihan harga, yang dipicu data inflasi AS yang terkendali dan berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga.
Mengutip Bloomberg, Jumat (14/8), harga emas spot diperdagangkan turun tipis 0,1% menjadi US$ 4.346,72 per troi ons pada pukul 15.37 WIB. Harga emas hari ini memperpanjang koreksi 1,3% pada sesi sebelumnya.
Sebelumnya, logam mulia menyentuh level tertinggi 10 minggu pada Kamis, setelah inflasi AS lebih rendah dari perkiraan. Inflasi produsen AS melambat menjadi 4,7% YoY pada Juli, lebih rendah dari 5,5% pada Juni dan ekspektasi pasar sebesar 4,9%. Ini menunjukkan bahwa dampak guncangan harga energi akibat perang Iran mereda pada Juli.
Data itu mengurangi tekanan bagi Federal Reserve untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih agresif.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini (14/8) Turun Tajam Rp 36.000 Jadi Rp 2.664.000 per Gram
Hebe Chen, analis senior di Vantage Markets, mengatakan ahrga emas tampaknya mulai mereda setelah kenaikan yang signifikan, dengan para pedagang mengurangi sebagian kepemilikan mereka. "Dorongan ke level tertinggi dua bulan memberi investor level alami untuk mengunci keuntungan, terutama setelah data CPI dan PPI AS yang lebih lemah telah memasukkan banyak kabar baik ke dalam reli tersebut," katanya mengutip Bloomberg, hari ini.
Pasar swap memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada September sekitar satu banding tiga. Sebelum The Fed bertemu lagi bulan depan, laporan tambahan mengenai lapangan kerja akan dirilis. Investor juga akan memperhatikan pernyataan Ketua Fed Kevin Warsh yang akan disampaikan pada simposium tahunan bank sentral di Jackson Hole pada akhir Agustus.
Meskipun prospek tidak adanya kenaikan suku bunga umumnya positif untuk emas yang tidak memberikan bunga, suku bunga yang tetap tinggi dalam jangka waktu lama dapat membebani emas, karena obligasi menjadi lebih menarik. Sementara, setiap gejolak di Timur Tengah berisiko menaikkan harga energi, yang memicu risiko inflasi.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat (14/8) Naik Lagi, UBS 1 Gram Rp 2.747.000
Pemulihan harga emas di atas ambang batas kunci US$ 4.000 per troi ons dalam beberapa minggu terakhir didorong adanya pembaharuan selera investor dan pembelian bank sentral. Kenaikan pada awal pekan ini membawa emas melampaui rata-rata pergerakan 100 hari untuk pertama kalinya sejak April, meskipun setelah itu kembali turun di bawah ambang batas.
Menurut Christopher Wong, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., kondisi makro telah berubah menjadi lebih konstruktif, meskipun posisi pasar kurang mendukung dan momentum teknis mulai terlihat meredup setelah rebound baru-baru ini.
"Risiko konsolidasi tetap berada di sekitar level saat ini," taksirnya mengutip Bloomberg, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News