M O M S M O N E Y I D
Hemat

Profit Taking Memicu Harga Emas Hari Ini Tergelincir di bawah US$ 5.000

Profit Taking Memicu Harga Emas Hari Ini Tergelincir di bawah US$ 5.000
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global tergelincir di bawah US$ 5.000 per troi ons. Para pedagang merealisasikan keuntungan setelah kenaikan pada sesi sebelumnya, yang dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) yang moderat.

Mengutip Bloomberg, Senin (16/2) pukul 13.22 WIB, harga emas spot diperdagangkan turun 1% menjadi US$ 4.989,62 per troi ons. Harga emas hari ini turun di bawah level US$ 5.000, setelah ditutup naik 2,4% pada Jumat lalu.

Data Indeks Harga Konsumen AS bulan Januari meredakan kekhawatiran tentang lonjakan yang lebih besar. Hal ini memperkuat argumen bagi Federal Reserves untuk memangkas suku bunga, sebuah dorongan positif bagi emas, yang tidak memberikan bunga.

Menurut Di Lin Wu, Ahli Strategi di Pepperstone Group Ltd., pasar masih dalam fase penyeimbangan kembali antara pembeli dan penjual, tanpa katalis yang jelas untuk menembus kisaran tersebut. "Pada harga US$ 5.100, beberapa upaya untuk mendorong harga lebih tinggi gagal, karena aksi ambil untung di puncak harga memicu tekanan jual," jelasnya, mengutip Bloomberg, Senin.

Baca Juga: Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Dengan pasar di China tutup minggu ini karena liburan Tahun baru Imlek, likuiditas lebih tipis dari biasanya selama jam perdagangan Asia. Permintaan emas di negara itu sangat tinggi dalam beberapa bulan terakhir, mendorong otoritas di pusat perdagangan ritel Shenzen mengeluarkan peringatan keras melawan aktivitas perdagangan emas ilegal.  

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi di atas US$ 5.595 per troi ons pada akhir Januari, karena gelombang pembelian spekulatif. Penurunan tajam selama dua hari di awal Februari menyeretnya kembali hampir ke US$ 4.400, tetapi emas telah pulih sekitar setengahnya dari kerugian itu.

Hebe Chen, Analis di Vantage Markets, mengatakan, pergerakan harga baru-baru ini mencerminkan konsolidasi yang teratur dan aksi ambil untung yang ringan setelah lonjakan di atas US$ 5.000, pasca-angka inflasi AS dirilis pada Jumat.  

"Secara struktural logam ini terus menunjukkan ketahanan, latar belakang makro tetap stabil tetapi tidak mengganggu, dan dukungan teknikal tetap utuh," imbuh Chen, dikutip dari Bloomberg, hari ini.

Baca Juga: Investor Wajib Tahu: Standar LBMA Penyelamat Aset Emas Anda

Pasar AS juga akan tutup pada Senin karena libur Hari Presiden.

Banyak bank memperkirakan harga emas akan kembali melanjutkan tren kenaikannya, karena alasan yang mendasari kenaikannya masih tetap ada, yakni gejolak geopolitik, serangan terhadap independensi The Fed, serta pergeseran dari aset tradisional mata uang dan obligasi pemerintah. ANZ Group Holdings Ltd., salah satu yang optimistis prospek harga emas mencapai US$ 5.800 per troi ons pada kuartal kedua. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sunscreen Mulai 20 Ribuan: SPF Tinggi, Lindungi Kulit dari UV Ekstrem

Sunscreen SPF tinggi tak perlu mahal. Cek 5 rekomendasi mulai Rp20 ribuan yang ampuh lindungi kulit dan bikin glowing seharian.

Gejala Asam Urat: 7 Sinyal Tubuh Ini Selamatkan Sendi dari Kerusakan

Gejala asam urat sering muncul tanpa peringatan, bahkan kulit mengelupas. Pahami pemicu dan tips pencegahannya agar bebas dari kekambuhan. 

Promo Krispy Kreme Terbaru: Beli 1 Lusin Gratis 1, Untung Besar 3 Hari

Donat Krispy Kreme tawarkan 2 lusin dengan harga hemat. Temukan cara mendapatkan diskon fantastis ini sebelum promonya berakhir dalam 3 hari.

HP 2 Jutaan: Redmi Note 15 Pro Punya Kamera 200MP & Fitur AI Canggih

HP 2 jutaan ini dijuluki Titan Tough dengan Gorilla Glass Victus 2 dan IP68. Ketahui fitur lengkapnya sebelum memutuskan beli.

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Ciri-Ciri Petugas yang Wajib Anda Kenali

Sensus Ekonomi 2026 dimulai serentak. Kenali ciri petugas resmi yang sah agar partisipasi Anda aman dan data tidak disalahgunakan.

Messi Cetak Sejarah, Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia

Lionel Messi mencatatkan sejarah dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang Piala Dunia saat Argentina menang 2-0 atas Austria.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (23/6) Sama-Sama Naik

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Selasa (23/6) kompak naik dari perdagangan sebelumnya.

Ide Me Time untuk Akhir Pekan, Dijamin Bikin Stres Minggat

Ingin hidup lebih tenang? Temukan ide me time yang bikin stres hilang, mulai dari maraton film hingga olahraga. Pilih aktivitas favoritmu!

Yordania vs Aljazair (23/6): Duel Penentuan Nasib Grup J di Piala Dunia 2026

Prediksi Yordania vs Aljazair yang lengkap dengan jadwal, line up, head to head, dan prediksi skor laga krusial Grup J Piala Dunia 2026.

6 Khasiat Chia Seed untuk Kesehatan Tubuh, Mulai Konsumsi Rutin

Apakah Anda salah satu yang pernah mencoba chia seed sebagai menu diet? Sudah tahu manfaatnya buat kesehatan? Cek di sini.