MOMSMONEY.ID - Ada beberapa kesalahan yang harus dihindari saat menjalani diet asam urat lo. Mengelola asam urat lebih dari sekadar minum obat, tetapi juga untuk menjaga kadarnya agar tetap terkendali.
Banyak orang kesulitan karena mereka tidak tahu jenis makanan yang menyebabkan asam urat naik. Makanan tertentu dapat menyebabkan kristal asam uratdi persendian.
Dr. Senol Kobak, dokter reumatologi, memaparkan, asam urat adalah produk limbah yang biasanya larut dalam darah dan disaring oleh ginjal. Jika tubuh memproduksi asam urat terlalu banyak atau ginjal tidak dapat menyaringnya dengan baik, kadar asam urat akan meningkat.
Ketika kadar asam urat terlalu tinggi, ia berubah menjadi kristal tajam. Kristal ini menyebabkan banyak peradangan dan nyeri pada persendian.
Baca Juga: Durian dan Jengkol Aman? Ternyata Ini Pemicu Asam Urat
Dilansir dari Int.livhospital.com, berikut kesalahan yang harus dihindari saat menjalani diet asam urat:
Kesalahan yang harus dihindari saat menjalani diet asam urat
Berikut ini kesalahan yang harus dihindari saat menjalani diet asam urat:
1. Mengabaikan protein hewani dengan kandungan purin tinggi
Salah satu kesalahan besar adalah mengonsumsi terlalu banyak protein hewani dengan kandungan purin tinggi. Makanan ini dapat meningkatkan risiko serangan asam urat hingga 40%.
Seafood seperti sarden dan kerang bahkan lebih buruk, meningkatkan risiko hingga hampir 50%. Hindari juga jeroan seperti hati, ginjal, daging sapi dan kambing.
Pilihlah makanan rendah lemak, rendah purin dan tinggi serat untuk mengontrol asam urat.
2. Mengabaikan bahaya konsumsi fruktosa
Banyak orang terlalu fokus pada protein dan mengabaikan bahaya pemanis. Fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat secara signifikan.
Zat-zat ini terdapat dalam camilan olahan dan minuman manis yang memperburuk radang sendi asam urat. Maka dari itu, penting untuk memeriksa label saat berbelanja.
Minum air putih atau teh tanpa pemanis sebagai pengganti soda untuk mengontrol kadar asam urat.
3. Hanya fokus pada makanan yang dilarang
Kesalahan umum pasien asam urat adalah hanya fokus pada makanan yang harus dihindari dalam diet asam urat. Penting juga untuk menambahkan makanan yang membantu tubuh seperti produk susu rendah lemak.
Makanan-makanan ini membantu menurunkan asam urat dengan membuat Anda lebih sering buang air kecil. Membuat daftar makanan yang harus dihindari untuk asam urat itu baik, tetapi jangan lupa untuk menambahkan makanan alternatifnya juga.
4. Kesalahpahaman tentang sumber purin nabati
Seringkali terjadi kebingungan tentang protein nabati dan sayuran. Beberapa orang khawatir tentang sayuran yang harus dihindari penderita asam urat, padahal purin nabati terbilang cukup aman.
Misalnya, kedelai biasanya aman dikonsumsi dalam jumlah sedang.
Baca Juga: 6 Cara Menghindari Asam Urat Kumat saat Menikmati Daging Kurban
Makanan yang direkomendasikan untuk pasien asam urat
Diet yang ramah asam urat meliputi produk susu rendah lemak, biji-bijian utuh, ceri, buah jeruk, sayuran, kacang-kacangan, dan banyak air. Sebagian besar sayuran aman, bahkan yang tinggi purin seperti bayam dan asparagus karena tidak meningkatkan risiko asam urat.
Ceri, beri, produk susu rendah lemak, sayuran hijau, dan makanan kaya vitamin C juga sangat baik untuk menurunkan asam urat dan mendukung kesehatan sendi. Itulah kesalahan yang harus dihindari saat menjalani diet asam urat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News