MOMSMONEY.ID - Menurunkan asam urat bisa dilakukan lewat diet sehat dan kebiasaan sederhana. Asam urat adalah produk limbah alami yang dihasilkan selama pemecahan purin.
Dr. Roger Bielinski, dokter urologi, memaparkan,senyawa kimia ini biasa ditemukan dalam makanan tertentu dan dalam sel tubuh sendiri. Biasanya, asam urat larut dalam darah dan melewati ginjal ke dalam urin.
Namun, ketika tubuh memproduksi asam urat berlebihan atau ginjal tidak cukup membuangnya, hasilnya adalah hiperurisemia atau kadar asam urat tinggi.
Menurut National Institutes of Health, kisaran normal asam urat adalah sekitar 3,4-7,0 mg/dL untuk pria dan 2,4–6,0 mg/dL untuk wanita. Prevalensi hiperurisemia meningkat karena faktor makanan tinggi purin, genetik, dan gaya hidup.
Oleh karena itu, menjaga keseimbangannya melalui metode alami penting untuk menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan kesehatan metabolisme secara keseluruhan.
Baca Juga: Seorang Pria Seimbangkan Asam Urat Cuma Modal Air Putih dan Cuka Apel
Pengobatan rumahan terbaik untuk diet asam urat
Dilansir dari Medicalnewstoday.com, melakukan perubahan kecil dan konsisten pada pola makan adalah salah satu pengobatan rumahan paling efektif untuk menjaga kadar asam urat. Di bawah ini adalah beberapa pengobatan rumahan dan kebiasaan yang harus diterapkan:
1. Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik
Minum setidaknya 2,53 liter air setiap hari untuk membantu mengeluarkan kelebihan asam urat dari tubuh melalui urin. Hidrasi juga mendukung fungsi ginjal, yang sangat penting untuk pembuangan asam urat.
Tambahkan irisan lemon atau daun mint untuk meningkatkan kesegaran dan keseimbangan alkali dalam tubuh.
2. Air lemon
Air lemon kaya akan vitamin C dan asam sitrat, keduanya membantu menetralkan asam urat dalam tubuh. Peras setengah buah lemon ke dalam segelas air hangat dan minum setiap pagi saat perut kosong.
4. Makanlah ceri dan buah beri
Ceri, blueberry, dan stroberi memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu menurunkan asam urat dengan mengurangi pembentukan kristal di persendian.
5. Sertakan produk susu rendah lemak
Lemak Susu dan yogurt dapat membantu mengurangi kadar asam urat. Produk ini mampu meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin.
Baca Juga: Kenalan yuk Dengan Pola Makan Food Genomics
6. Tambahkan makanan kaya serat
Biji-bijian utuh, oat dan apel membantu menyerap asam urat dari aliran darah dan meningkatkan pencernaan serta detoksifikasi.
7. Konsumsi seledri dan biji seledri
Seledri dapat mendukung fungsi ginjal dan mengandung antioksidan yang dapat membantu mengurangi produksi asam urat. Teh biji seledri adalah pengobatan rumahan lain untuk meredakan asam urat.
8. Gunakan cuka apel
Cuka apel dapat membantu menghilangkan asam urat. Campurkan satu sendok makan cuka apel dalam segelas air dan minum sekali sehari.
9. Sertakan makanan yang kaya vitamin c
Jeruk, kiwi, paprika, dan jambu biji kaya akan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan ekskresi asam urat. Suplementasi vitamin C juga terbukti dapat mengurangi kadar asam urat serum seiring waktu.
10. Tingkatkan konsumsi sayuran hijau
Bayam, brokoli, dan mentimun adalah makanan yang menghidrasi dan kaya nutrisi yang dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap normal.
Baca Juga: 4 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama selain Telur, Cocok untuk Diet!
11. Hindari alkohol dan minuman manis
Bir, wiski, dan minuman manis mengandung purin dan fruktosa yang meningkatkan kadar asam urat. Menggantinya dengan teh herbal atau air kelapa dapat membantu detoksifikasi.
12. Modifikasi gaya hidup
Selain melakukan diet, kebiasaan gaya hidup berkelanjutan merupakan kunci untuk menjaga kadar asam urat yang sehat. Kelebihan lemak tubuh meningkatkan produksi asam urat dan menambah beban pada ginjal.
Penurunan berat badan secara bertahap dan seimbang melalui makanan bergizi dan aktivitas harian membantu mengurangi asam urat secara alami dan mencegah hiperurisemia.
13. Berolahragalah secara teratur
Aktivitas fisik sedang meningkatkan metabolisme dan fungsi ginjal, membantu tubuh mengatur asam urat dengan lebih efisien. Aktivitas seperti berjalan kaki, berenang, dan yoga membantu menjaga kadar asam urat tetap normal tanpa memberi tekanan pada persendian.
Hidrasi yang cukup juga mendukung pengeluaran asam urat melalui urin. Minumlah 8-10 gelas air setiap hari untuk mengencerkan konsentrasi asam urat dan mencegah pembentukan kristal di persendian atau ginjal.
14. Kelola stres secara efektif
Hormon stres meningkatkan produksi asam urat. Meditasi dan tidur berkualitas bantu mengatur metabolisme, menyeimbangkan hormon, dan secara alami membantu mengurangi kadar asam urat seiring waktu.
Pengurangan kalori secara tiba-tiba meningkatkan pemecahan purin, sehingga meningkatkan kadar asam urat. Sebaliknya, ikuti perubahan pola makan secara bertahap dengan waktu makan yang teratur untuk mengontrol asam urat secara alami dan menjaga energi.
15. Pantau kadar asam urat secara teratur
Pengujian asam urat secara teratur membantu mendeteksi ketidakseimbangan sejak dini. Pengujian setiap 6-12 bulan membantu pasien melacak kemajuan dan mengelola kontrol asam urat sebelum timbul komplikasi.
Baca Juga: Tips Mencegah Lonjakan Kolesterol & Asam Urat Saat Liburan, Lakukan Hal Berikut!
Tes penting untuk mengukur kadar asam urat dalam tubuh
Untuk memahami kadar asam urat, pasien disarankan untuk melakukan tes asam urat secara berkala.
Tes asam urat serum bertugas untuk mengukur konsentrasi asam urat dalam aliran darah. Ideal untuk pemeriksaan rutin atau jika muncul gejala seperti nyeri sendi dan pembengkakan.
Lalu, tes asam urat menggunakan urin membantu mengevaluasi seberapa banyak asam urat yang dikeluarkan ginjal dalam sehari. Ini berguna untuk mendiagnosis masalah fungsi ginjal yang mendasarinya.
Dokter juga bisa melakukan analisis cairan sendi yang diperiksa di bawah mikroskop untuk mencari kristal monosodium urat berbentuk jarum. Terakhir, ada tes fungsi ginjal untuk mengevaluasi kesehatan ginjal.
Itulah ringkasan yang merangkum tentang cara menurunkan asam urat dengan diet dan kebiasaan-kebiasaan sehat.
Selanjutnya: Promo CFC Tebus Murah, Ambil 2 Menu Favorit Mulai Rp 14.000-an Saja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News