M O M S M O N E Y I D
Bugar

Stop Gorengan! Dokter Anjurkan Batasan Garam dan Minyak Harian untuk Asam Urat

Stop Gorengan! Dokter Anjurkan Batasan Garam dan Minyak Harian untuk Asam Urat
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Kebiasaan pola makan tinggi serat dan konsumsi air lemon ternyata bisa bantu jaga asam urat normal.

Selain itu, metode memasak makanan yang tepat juga memainkan peran penting untuk pencegahan dan pengendalian asam urat tinggi. 

Mengurangi garam, minyak, bumbu, dan makanan yang lebih ringan dapat membantu mengendalikan atau mengurangi kadar asam urat.

Dr. Ashley Braun, dokter ahli gizi menganjurkan, agar asupan garam harian tidak melebihi 5gram dan minyak goreng harian tidak melebihi 25-30gram. 

Kurangi metode memasak seperti menggoreng, menumis, dan mengawetkan. Dianjurkan untuk merebus daging sebelum dimakan dan sebisa mungkin menghindari makanan tinggi purin. 

Baca Juga: Kunci Sukses Diet Asam Urat: Turunkan Berat Badan dan Redakan Serangan

Daging yang diawetkan, diasamkan, atau diasap memiliki kandungan purin dan garam yang tinggi. Sehingga, penderita asam urat tinggi dan asam urat sebaiknya tidak mengonsumsinya.

Dilansir dari Verywellhealth.com, ini dia kebiasaan pola makan sehat yang bantu menjaga asam urat:

Mengapa harus mengurangi makanan kaya purin?

Membatasi makanan kaya purin dalam diet dapat membantu mengurangi kambuhnya asam urat. Faktor yang berkontribusi pada kambuhnya asam urat salah satunya karena produksi purin.

Penggunaan beberapa obat, seperti diuretik juga bisa meningkatkan produksi urin. Terakhir, risiko asam urat bisa meningkat jika ada masalah ekskresi ginjal.

Pola makan sehat bantu menjaga asam urat

Jalani pola makan sehat seperti berikut ini untuk membantu menjaga kadar asam urat normal:

1. Ikuti pola makan nabati

Makanan tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Untuk mengatasi kadar asam urat tinggi, lakukan diet tinggi serat seperti diet DASH.

Ada beberapa alasan mengapa diet berbasis tumbuhan meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat. Hal ini berkaitan dengan respons insulin terhadap kadar karbohidrat yang lebih rendah.

2. Konsumsi air lemon

Vitamin C bermanfaat untuk penyakit asam urat, karena makanan kaya vitamin C seperti jeruk, paprika, stroberi, dan brokoli dapat membantu tubuh membuang asam urat. Selain itu, konsumsi air lemon bisa bantu mengubah tingkat pH darah dan urin.

Dengan begitu, air lemon ini bisa mengurangi jumlah asam urat. 

Baca Juga: Kristal Asam Urat Menumpuk? Cek Daftar Makanan Pemicunya

3. Konsumsi suplemen tambahan

Suplemen makanan dapat membantu mengelola kadar asam urat tinggi. Jika Anda kekurangan vitamin dalam makanan, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin A, vitamin E, atau vitamin C. 

Ketiganya dapat membantu mengurangi peradangan dan menurunkan kadar asam urat. Beberapa mineral juga dapat memberikan efek positif pada kadar asam urat dan penyakit asam urat. 

Kekurangan kalium, seng, kalsium, tembaga, besi, atau selenium berpotensi menyebabkan perkembangan penyakit asam urat. 

4. Tingkatkan asupan serat

Kesehatan usus juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan secara keseluruhan. Anda harus mengonsumsi jumlah serat yang tepat dapat membantu mengatasi asam urat.

Mengonsumsi serat sehat dapat membantu mengatur peradangan pada penyakit asam urat dan mengurangi produksi asam urat. Anda dapat menemukan serat sehat dalam biji-bijian utuh, sayuran, dan buah-buahan. 

Diet DASH dan diet Mediterania sama-sama menganjurkan konsumsi serat nabati ini.

5. Aktiflah secara fisik

Beraktivitas fisik tidak hanya dapat membantu mengurangi rasa sakit tetapi juga memperbaiki suasana hati. Temukan aktivitas berdampak rendah yang tidak memberatkan persendian seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang. 

Tetapkan target selama 150 menit untuk berolahraga tiap minggunya. Anda bisa melakukan aktivitas fisik 30 menit selama lima hari dalam seminggu untuk mencapai target ini.

Baca Juga: Tips Mencegah Lonjakan Kolesterol & Asam Urat Saat Liburan, Lakukan Hal Berikut!

Siapa saja yang berisiko terkena asam urat?

Penyakit asam urat memiliki beberapa faktor risiko. Beberapa di antaranya tidak dapat dikendalikan seperti usia dan genetika. Namun, Anda bisa memodifikasi faktor-faktor lain seperti pola makan dan aktivitas.

Faktor risiko terkena asam urat meliputi beberapa hal seperti berikut:

  • Pola makan tinggi purin, fruktosa, dan alkohol meningkatkan risiko terkena asam urat. 
  • Semakin naik berat badan Anda, maka ginjal akan kurang efektif dalam mengeluarkan asam urat dari tubuh. Jika kelebihan berat badan, Anda berisiko lebih tinggi terkena asam urat dan mungkin mengembangkannya lebih awal dalam hidup. 
  • Di bawah usia 50 tahun, pria cenderung memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi. Lalu, kondisi menopause pada wanita juga meningkatkan risiko terkena asam urat di kemudian hari. 
  • Kondisi medis seperti penyakit ginjal, diabetes, sindrom metabolik, dan tekanan darah tinggi berkontribusi pada peningkatan risiko asam urat. Memiliki kerabat yang menderita asam urat berarti Anda lebih mungkin mengidapnya.

Itulah rangkuman detail yang meringkas tentang kebiasaan pola makan sehat yang bantu menjaga asam urat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pembiayaan Syariah Bisa Dilirik Untuk Pengembangan Industri Kreatif

ICEFF 2026 di Batam membuka peluang pembiayaan syariah sebesar Rp 4,8 Miliar untuk pegiat ekonomi kreatif.

Hasil Final French Open 2026: Meski Tak Juara, Ubed Ukir Rekor Ini

Hasil French Open 2026 babak final, Minggu (25/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah finish sebagai runner up.

6 Cara Mengatasi Nafsu Belanja Yang Bisa Gerogoti Dompet Hingga Mental

Mengenali dampak doom spending alias nafsu belanja bagi kesehatan finansial termasuk juga jiwa seseorang.

22 Provinsi Ini Diguyur Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (26/10)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 26 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Prakiraan Cuaca Besok Senin (26/10) di Jakarta Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (26/10) di Jakarta berdasarkan ramalan BMKG, beberapa daerah turun hujan pada pagi dan sore hari.

Ramalan Zodiak Besok Senin 26 Oktober 2026, Waktunya Evaluasi Diri Secara Total

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 26 Oktober 2026 tentang asmara, karier, keuangan, dan kesehatan, lengkap dengan saran untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 26 Oktober 2026, Naga Berpeluang Paling Hoki

Simak ramalan shio besok Senin 26 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap di sini.

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.