MOMSMONEY.ID - Idul Adha penuh hidangan daging, tapi asam urat harus aman. Temukan 6 cara menghindari asam urat kumat dan menjaga kadar purin. Nikmati momen tanpa rasa waswas.
Saat Idul Adha tiba, meja makan biasanya dipenuhi dengan berbagai hidangan menggugah selera berbahan daging, baik daging sapi, kambing, maupun domba.
Bagi sebagian orang, ini adalah momen kebahagiaan kuliner. Namun, di balik kelezatannya, perlu Anda ketahui bahwa cara menghindari asam urat kumat menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi para penderita asam urat. Mengapa?
Baca Juga: Jeroan Daging Kurban: Mengapa Penderita Asam Urat Wajib Hindari?
Karena hidangan daging saat Idul Adha kerap diolah dengan santan kental dan minyak yang tinggi, sehingga kadar lemak dan purinnya pun melonjak.
Jika dikonsumsi secara berlebihan, kadar asam urat dalam darah bisa naik drastis dan memicu serangan nyeri hebat yang mengganggu aktivitas.
Oleh karena itu, cara menghindari asam urat saat momen ini tidak hanya sekadar mengurangi porsi daging, tetapi juga memilih metode memasak yang lebih sehat.
Baca Juga: 5 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk Lumer di Mulut, Bisa Hemat Gas
Berikut beberapa cara menghindari asam urat kumat saat Idul Adha, dikutip dari www.halodoc.com:
1. Batasi mengonsumsi daging
Saat Idul Adha tiba, hendaknya Anda tidak kalap untuk mengonsumsi daging. Apalagi bagi Anda yang menderita asam urat.
Mengingat bahwa daging merah mengandung purin yang tinggi. Sehingga bisa meningkatkan kadar asam urat. Jadi, Anda perlu membatasi mengonsumsi daging dengan sebaik mungkin.
2. Pilih daging yang rendah lemak
Mengonsumsi daging bagi penderita asam urat sebaiknya dipilih bagian yang rendah lemak. Karena daging yang mengandung lemak jenuh bisa berpengaruh pada metabolisme asam urat.
Bagian yang banyak mengandung lemak, misalnya saja di bagian sandung lamur, iga, dan has luar.
Baca Juga: Daging Kurban Aman Disantap! Ini 5 Minuman Penurun Kolesterol yang Wajib Anda Coba
3. Terapkan pola makan seimbang
Meski sedang Idul Adha dengan berbagai sajian berbahan daging, hal tersebut sebaiknya tidak menjadi alasan untuk menerapkan pola makan yang seimbang.
Di samping mengonsumsi daging, Anda juga harus mengimbanginya dengan sayuran, biji-bijian, dan buah. Cara seperti ini bisa membantu agar asam urat tidak kumat.
4. Penuhi asupan air putih
Di saat makan yang berlemak, memang paling segar kalau minum yang dingin dan manis. Namun, hal seperti ini sebaiknya Anda hindari.
Pilihkan air putih dan cukupi kebutuhan akan air putih untuk tubuh Anda. Hal ini bisa menghilangkan asam urat di tubuh dengan mengeluarkannya melalui urin.
Baca Juga: Daging Kurban Lezat & Sehat, Padukan dengan 6 Rempah untuk Menurunkan Kolesterol Ini
5. Metode masak yang tepat
Cara menghindari asam urat berikutnya adalah dengan menerapkan metode masak yang tepat. Tujuannya agar mengurangi lemak jenuh yang menyebabkan asam urat.
Metode masak yang bisa Anda lakukan, seperti merebus, memanggang, dan mengukus.
6. Fisik harus tetap aktif
Usahakan agar tubuh Anda tetap aktif ya. Hal ini untuk menjaga berat badan Anda agar tetap stabil dan pastinya menjaga kesehatan.
Karena berat badan yang berlebihan bisa meningkatkan risiko terkena asam urat.
Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati hidangan Idul Adha tanpa rasa waswas. Ingatlah selalu, cara menghindari asam urat kumat adalah kunci utama agar momen kebersamaan bersama keluarga tidak terganggu oleh rasa sakit yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News