MOMSMONEY.ID - Benarkan cuka sari apel bisa menurunkan kadar asam urat tinggi? Cuka sari apel dibuat dari sari apel yang difermentasi. Selama fermentasi, gula alami akan dipecah untuk menghasilkan etano yang kemudian diubah oleh bakteri jadi asam asetat.
Asam asetat yang ditemukan baik dalam cuka putih maupun cuka sari apel dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya asam urat. Serangan asam urat terjadi ketika kadar asam urat dalam tubuh tinggi dan menyebabkan peradangan hingga nyeri sendi hebat.
Ashley Braun, dokter gizi, menjelaskan, asam urat akan diproduksi ketika tubuh memecah purin. Ginjal yang normal akan menyaring asam urat dari darah, kemudian dikeluarkan melalui urin.
Baca Juga: Asam Urat Tinggi? Hindari 7 Pemicu Ini Demi Hidup Sehat
Mengonsumsi makanan tinggi purin seperti daging sapi, kerang, dan minuman beralkohol mampu peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Tingkat pH dan implikasinya terhadap asam urat
Dilansir dari Verywellhealth.com, asam asetat merupakan bahan utama dalam cuka apel dapat membantu mengurangi atau mengelola faktor risiko asam urat. Mulai dari peradangan, hipertensi, kolesterol tinggi dan diabetes.
Cuka apel juga mampu menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki profil lipid serum dengan mengurangi kadar kolesterol, trigliserida, hingga lipoprotein densitas rendah.
Cara konsumsi cuka apel yang tepat
Cuka apel harus diencerkan dengan air sebelum diminum. Cuka apel sangat asam dan dapat menyebabkan kerusakan gigi jika tidak diencerkan.
Cuka apel juga bisa menyebabkan rasa terbakar pada kerongkongan. Cobalah mencampurkan 1 sendok makan cuka apel ke dalam segelas air sebelum tidur.
Jika rasanya terlalu pahit, coba tambahkan sedikit madu atau pemanis rendah kalori. Anda juga bisa mencampur cuka apel dengan minyak untuk menghasilkan saus salad yang lezat dan sedikit asam.
Pengobatan rumahan lain untuk asam urat
Banyak pengobatan rumahan alami dapat membantu mengobati atau mencegah serangan asam urat. Beberapa perubahan pola makan dan gaya hidup yang paling berpotensi memengaruhi asam urat meliputi:
1. Makan ceri atau jus ceri asam
Minum jus ceri dapat bermanfaat bagi penderita asam urat. Senyawa dalam ceri yang disebut antosianin juga bertindak sebagai agen anti-inflamasi dan antioksidan.
2. Konsumsi jahe
Senyawa dalam jahe yang disebut flavonoid juga mampu menurunkan kadar asam urat. Tak hanya mengonsumsi jahet, penderita sebaiknya menghindari konsumsi alkohol, daging sapi, seafood dan makanan manis.
Baca Juga: Gejala Asam Urat: Sendi Nyeri & Kulit Kering, Komplikasi Fatal jika Dibiarkan
3. Konsumsi vitamin C
Vitamin C yang terdapat dalam banyak buah jeruk dapat mengurangi risiko dengan meningkatkan jumlah asam urat yang dikeluarkan ginjal. Konsumsi lebih dari 500 mg vitamin C setiap hari bisa mengurangi kadar asam urat serum di dalam darah.
4. Hindari atau batasi konsumsi alkohol
Alkohol merupakan faktor risiko yang bisa menyebabkan penyakit asam urat. Jenis alkohol juga berpengaruh, bir akan meningkatkan kadar asam urat.
Sebagai alternatif, cobalah produk susu rendah lemak atau tanpa lemak. Senyawa dalam susu yakni asam orotik, kasein, dan laktalbumin dapat membantu mengurangi serangan dengan meningkatkan jumlah asam urat yang dikeluarkan ginjal.
Senyawa lain dalam produk susu juga dapat membantu mengurangi peradangan dan serangan asam urat akut. Demikian informasi tentang cuka sari apel dan beberapa alternatif yang bisa menurunkan kadar asam urat tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News