M O M S M O N E Y I D
Bugar

Asam Urat Tinggi? Hindari 7 Pemicu Ini Demi Hidup Sehat

Asam Urat Tinggi? Hindari 7 Pemicu Ini Demi Hidup Sehat
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Asam urat tinggi ditandai dengan rasa nyeri, bengkak dan kemerahan pada sendi yang terkena. Kadar asam urat biasanya berkisar antara 2,5–7,0 miligram per desiliter (mg/dL) pada pria dan 1,5–6,0 mg/dL pada wanita. 

Menurut Dr. Roger Bielinski, dokter urologi, jika kadar asam urat melebihi atau di bawah kisaran yang sehat, hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan. Kadar yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko asam urat dan batu ginjal.

Ketika tubuh memecah purin, asam urat adalah produk limbahnya. Ginjal menyaringnya dari darah dan mengeluarkannya dari tubuh melalui urin.

Dilansir dari Medicalneswtoday.com, homeostasis adalah istilah yang menggambarkan upaya tubuh untuk menjaga kadar berbagai zat dalam kisaran normal. Jika kadar dalam darah terlalu tinggi, ekskresi akan meningkat.

Dalam kasus asam urat, sebagian besar ekskresi terjadi melalui ginjal dan urin. Kadar asam urat yang tinggi dalam urin dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Baca Juga: Obat Asam Urat Mana Paling Efektif Redakan Nyeri dan Cegah Kambuh

Penyebab kadar asam urat tinggi

Penyebab kadar asam urat tinggi tidak selalu jelas. Namun, faktor genetik dan lingkungan seperti diet dan kesehatan turut berperan penting. Ada beberapa faktor lainnya seperti berikut:

1. Konsumsi makanan tinggi purin dan fruktosa

Makanan yang kaya purin dapat meningkatkan produksi asam urat. Makanan seperti daging merah, jeroan dan seafood memiliki kandungan purin yang tinggi dan meningkatkan asam urat. 

Jika Anda sering konsumsi steak, kerang, atau minuman soda manis maka kemungkinan besar inilah penyebabnya. Pola makan yang meningkatkan gula darah dan resistensi insulin juga memperburuk masalah asam urat secara bersamaan.

2. Konsumsi alkohol

Alkohol memengaruhi produksi asam urat dan pembersihannya. Bahkan konsumsi dalam jumlah sedang, dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk membuang asam urat secara efisien.

3. Beberapa obat-obatan

Obat-obatan tertentu seperti diuretik atau beberapa imunosupresan dapat meningkatkan asam urat sebagai efek samping yang tidak diinginkan. Anda harus menghentikan pengobatan yang diperlukan dengan memantau dan mungkin menyesuaikan kebiasaan lain.

4. Berjenis kelamin laki-laki atau memiliki riwayat keluarga

Pria umumnya memiliki risiko lebih tinggi mengalami peningkatan kadar asam urat, pola keluarga berperan penting. Genetika membentuk metabolisme, fungsi ginjal, dan cara tubuh menangani purin. 

Jika Anda memiliki riwayat keluarga penyakit asam urat atau batu ginjal, pertimbangkan untuk menggabungkan tes asam urat dengan penilaian pengujian genetik untuk gambaran yang lebih lengkap.

Baca Juga: Risiko Asam Urat Mengintai Usia Muda, Cek Kebiasaan Pemicunya

5. Obesitas, masalah metabolisme, atau kondisi lainnya

Berat badan berlebih, sindrom metabolik, atau kondisi terkait seperti tekanan darah tinggi dapat mengurangi efisiensi tubuh dalam menangani asam urat. Kondisi-kondisi ini sering tumpang tindih, menciptakan siklus di mana satu faktor mendukung faktor lainnya. 

6. Fungsi ginjal dan hidrasi

Jika ginjal kurang efektif atau hidrasi yang buruk, asam urat tidak akan terbuang dengan baik. Dehidrasi mengubah cara zat-zat seperti asam urat terkonsentrasi dalam darah. 

Pengujian kadar kreatinin dan penanda fungsi ginjal dapat membantu menilai seberapa baik ginjal dalam membersihkan produk limbah. 

7. Masalah kesehatan atau obat lainnya

Beberapa obat seperti niasin,atau kondisi kesehatan seperti psoriasis dan gangguan darah dapat menjadi bagian dari penyebab asam urat.

Ketika sel mati, sel tersebut akan melepaskan purin yang ketika dipecah oleh tubuh akan melepaskan asam urat ke dalam darah. Beberapa pengobatan kanker seperti kemoterapi menyebabkan sel-sel dalam tubuh mati. Itulah penyebab asam urat tinggi yang harus diwaspadai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.